Mar 082017
 

ADiK Shipyard akan mengirimkan kapal pertama dari Kapal Pendarat Tank (LST) kelas baru bulan ini, TCG Bayraktar, menyusul keberhasilan dalam menyelesaikan serangkaian ujicoba.

Landing Ship Tank TCG Bayraktar untuk Angkatan Laut Turki diluncurkan oleh Anadolu (ADiK) Shipyard. (Β© ADiK Shipyard)

Kapal pertama yang disebut sebagai TCG Bayraktar menggantikan TCG Bayraktar tua, sebuah kapal pendarat tank tua kelas LST-511 yang telah pensiun. Kapal ini dimaksudkan untuk memainkan peran utama dalam hal proyeksi kekuatan dan operasi amfibi. Kapal ini juga akan bertindak sebagai kapal utama dan kapal dukungan logistik.

Anadolu (ADiK) Shipyard bertanggung jawab untuk desain, konstruksi dan integrasi sistem pada keseluruhan proyek. Kontrak asli yang ditandatangani pada tahun 2011 ditujukan untuk pengadaan 2 unit dengan opsi tambahan untuk 2 unit kapal lagi.

Kapal pertama dari kelas ini diluncurkan pada tanggal 3 Oktober 2015 dan yang kedua, TCG Sancaktar diluncurkan pada tanggal 17 Juli 2016. Kapal LST kedua diatur akan disampaikan pada bulan Oktober tahun ini.

LST tersebut adalah jenis kapal mono-hull, konstruksi seluruhnya baja, yang dirancang untuk memenuhi persyaratak kecepatan, kemampuan manuver dan stabilitas untuk Komando Angkatan Laut Turki.

Dirancang untuk membawa Tank Tempur Utama (MBT) sebanyak 24 unit, LST dilengkapi dengan 2 ponton bermotor untuk mengangkut MBT dan kendaraan lain dari LST menuju pantai. Bila tidak digunakan, ponton tersebut disimpan di pelabuhan dan disisi kanan lambung dari LST ini.

Sistem Tempur, Sensor dan Senjata:

  • Sistem manajemen tempur GENESIS
  • Radar Thales Smart-S Mk2 (diproduksi lokal di bawah lisensi oleh Aselsan)
  • Radar LPI, Navrad, IRST, ESM, LWS, EOD, IFF, WAIS, WECDISS
  • Persenjataan kelas ini terdiri
    2 x Oto Melara Fast Forty 40 mm di haluan
    2 x CIWS Phalanx Mk15
    2 x RWS Aselsan STAMP 12,7 mm.
  • Kapal ini juga dilengkapi dengan peluncur umpan dan sistem penanggulangan torpedo.

Spesifikasi Umum:

  • Bobot: 7.125 Ton
  • Panjang LOA: 138,75 m
  • Panjang LWL: 130,80 m
  • Lebar: 19,60 m
  • Draft: Kurang dari 2 m ke depan, kurang dari 5 m belakang pada beban penuh
  • Propulsi:
    4 x mesin diesel utama berdaya 2.880 kW (masing-masing)
    2 x shaft
    2 x baling-baling yang dapat dikontrol
    1 x 500 kW pendorong lambung
  • Kecepatan (max): 18 knot pada beban penuh.

Kelengkapan:

  • Kapal: 12 petugas, 51 bintara, 66 tamtama
  • Markas Grup Bersama: 17 petugas
  • Marinir: 370
  • Kapal ini mampu membawa 1.200 ton kendaraan campuran atau kendaraan kargo dan dek terbuka pada kinerja penuh.

Untuk Operasi Amfibi:

  • 2 x Pusat Kendali dan Komando
  • 4 x LCVP (masing-masing dapat membawa 40 Marinir atau 8 ton kargo)
  • Mampu mengakomodasi 1 Batalyon Marinir, tersedia dek untuk helikopter berbobot 15 ton
  • 3 x gerbang bongkar/muat (depan, belakang, dan sisi lambung)
  • Busur trifold 18 m (dengan rancangan bagian depan kurang dari 2 m, yang memungkinkan untuk melakukan pendaratan kering)
  • Kapasitas kargo hingga 1.200 ton (18 Tank)
  • Terdapat dek kendaraan dan dek bagian atas
  • Ramp dua arah untuk kendaraan beroda antara dek kendaraan di bagian atas dan interior

Navy Recognition

Artikel Terkait :

  39 Responses to “ADiK Shipyard Kirim LST Baru ke Angkatan Laut Turki”

  1. Bagus mana sama punya RI nih? πŸ˜€

    • Sama LST nya .
      Cuma yang ini persenjataan nya lengkap sekali Dan semua nya sudah di install …
      Bagus mana ? …sangat meyakinkan yang ini…
      LST made in NKRI …bagus Tapi polosan ..
      Anggaran Alutsista nya terlalu minim terbatas sekali

      • Yang penting platform dudukan senjatanya jadi.

        Kalo senjata belum datang, itu persoalan lain.

    • punya RI masih beda jauh dgn ini.
      yg menahkodai kapal ini betul2 dimanjakan,

      propellernya type CPP ganda (tanpa daun baling2), bagian haluan dilengkapi bow thruster yg memudahkan bersandar/berputar ditempat tanpa perlu ditarik kapal tunda/harbor tug.

      kecanggihan kapal ini bukan masalah pd penguasaan teknologi, tapi anggaran dan doktrin tempur masing2 negara saja.

      tapi barang canggih jangan lupa dirawat ya?!

      • coba perhatikan ;
        bobotnya 7125 ton tapi muatan cargonya cuma 1200 ton. ini sih bukan kapal landing, ini lebih mirip kapal LPD littoral.
        muatnya dikit berat di armament nya

  2. Pertomak

  3. Yah keduluan lagi

  4. .
    Yha gagal lagi gue Njirrrrrr ”

    Kecewa lah πŸ™

  5. Para momod saling berebut petromax…xixixi

  6. Haha.coba lagi bung biar dapat

  7. Kampret nih LST pake 2 biji CIWS Phalanx, Sedangkan pkr kita cuma bawa 1 biji CIWS

  8. gagal pertamax gara2 susah komen

  9. Turki jooooossssss

  10. Kok coment nya pada di hapus yahh …

  11. negri arabiah pada tangguh ya,lalu bgmn dengan kekuatan
    afsel dan negara afrika yg lainya ya

  12. Korvet sigma kita aja cuma pake radar variant…lha kok ini LST doang pake radar smart-S, ada radar LPI-nya, esm dan irst???

    Mbok kalo mo ngledek jangan kebangetan to om esdegan…..

  13. punya RI masih beda jauh dgn ini.
    yg menahkodai kapal ini betul2 dimanjakan,

    propellernya type CPP ganda (tanpa daun baling2), bagian haluan dilengkapi bow thruster yg memudahkan bersandar/berputar ditempat tanpa perlu ditarik kapal tunda/harbor tug.

    kecanggihan kapal ini bukan masalah pd penguasaan teknologi, tapi anggaran dan doktrin tempur masing2 negara saja.

    tapi barang canggih jangan lupa dirawat ya?!

  14. Wow bisa mengankut 24 MBT, sebagai pembanding KRI teluk bintuni cuman bisa angkut 10 tank leopard..

  15. Bung TNP kapan nih artikel mari berhitung nya muncul .. he.he

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)