Jan 162016
 
Serangan di Hotel Spendid, Burkina Faso

Serangan di Hotel Spendid, Burkina Faso

Ouagadougou – Sedikitnya 20 orang tewas dan 15 lainnya terluka, akibat serangan Al Qaeda ke satu hotel mewah di ibu kota Burkina Faso, Jumat (15/1/2016) malam. Hotel Spendid ini populer bagi para staf PBB yang bertugas di Afrika dan warga asing dari negara-negara Barat. Banyak di antara mereka memilih tinggal di hotel ini, selama penugasan di Burkina Faso.

AFP melaporkan, tembakan dan ledakan terjadi di hotel Splendid yang ada di Ouagadougou.

Dari keterangan resmi pejabat setempat, pasukan Komando Burkina Faso dan pasukan Perancis bergabung melawan teroris yang berada di dalam hotel.

Serangan ini terjadi kurang dari dua bulan setelah para teroris mengepung sebuah hotel mewah, Radisson Blu Hotel, di ibu kota Mali, Bamako, pada November 2015. Serangan itu menyebabkan 20 orang tewas, dan 14 di antaranya adalah warga asing.

burkina faso 1 2

“Kami sudah mengetahui ada korban tewas dan ada penyanderaan. Saat ini, area di sekitar lokasi sudah ditutup untuk upaya pembebasan sandera,” ujar Menteri Luar Negeri Burkina Faso, Alpha Barry.

Selain korban tewas, 10 kendaraan dilaporkan terbakar di jalan, yang berdekatan dengan hotel tersebut. Al Qaeda (AQIM) mnegaku bertanggung jawab atas serangan itu.

burkina faso 1

Negara Burkina Faso yang terletak di Afrika Barat mengalami serangan kekacauan politik sejak 2014 ketika Presiden Blaise Compaore digulingkan dalam protes massa.

AFP

  6 Responses to “Al Qaeda Serang Hotel Mewah di Burkina Faso, 20 Tewas”

  1. Syabas al qaeda

  2. Astaga

  3. paham jihad yg trlalu dlm, hingga slah arti. harusnya jihad itu diartikan melawan keburukan hati kt diperjuangkan hngga kita mati

    • Baru tau saya, Setahu sy Nabi Muhammad Nenyerukan Jihad itu Perang. Kalau melawan keburukan hati seh Nabi & Sahabat2 ga perlu pergi perang, hatix sudah suci semuasemua ^_^

      • saya juga baru tahu kalau ini arti dari kasih

        Bilangan 31:17
        Maka sekarang bunuhlah semua laki-laki di antara anak-anak mereka, dan juga semua perempuan yang pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu bunuh.

        Matius 10:34
        Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai , melainkan pedang.

        alamak keceplosan ^^

        • ente kepo tp cuma asal comot ayat aja….gk tau artinya jangan ditelan mentah mentah..tau gk kenapa ada perjanjian lama dan perjanjian baru. itu sebagai penyimbang…kalo anda muslim sebaiknya jangan kepo alkitab agama lain.

          nih baca ini aja…anda kan diam diam suka baca injil hahahhahaha

          http://siapaisa.blogspot.co.id/

          Bahkan ketidaktahuan tersebut dapat berakibat fatal bagi hubungan sesama manusia di dunia ini serta terhadap “pribadi” setiap orang yang hanya membaca Al Quran saja, karena yang bersangkutan tanpa sadar bisa menyangkal / tidak percaya bahwa “Allah Maha Adil !”

          Coba perhatikan ayat dibawah ini:

          Q.69:50
          Dan sesungguhnya Al Quran itu benar-benar menjadi penyesalan bagi orang-orang kafir (di akhirat).

          Jadi:
          Siapakah “orang-orang kafir” yang akan menyesali Al Quran di akhirat ?

          Jawabannya:
          Karena “Allah Maha Adil” : Maka tidaklah mungkin
          Al Quran diturunkan kemudian akan disesali oleh
          orang-orang yang bukan pemegangnya.
          Jadi jelas, nanti orang-orang yang menyesali Al Quran hanya para pembacanya saja, hal itu memang sudah ditegaskan di Q.5:68 kalimat terakhir, bahwa “kekafiran” bertambah-tambah karena dari generasi – kegenerasi para pembacanya tidak mau mencari tahu “yang hak !”

          Oleh karena itu kita sangat keliru jika berpendapat bahwa nanti di akhirat yang menyesali Al Quran adalah orang-orang diluar Islam!

          Sampai saat ini semua para pembaca Al Quran sangat meyakini bahwa “Allah Maha Adil”.
          Tetapi kenyataannya hampir semua belum memahami siapa yang di katakan “kafir” di akhirat nanti seperti yang sudah tertulis dalam ayat Al Quran di Q.69:50, akibatnya segala ayat-ayat yang bermakna “untuk menghukum orang kafir” sangat riskan bagi pembacanya bahkan bisa menjadi boomerang bagi yang bersangkutan.

          Dengan demikian tidak heran karena kekeliruan tersebut, maka ayat Al Quran yang bernada perintah: “untuk melenyapkan orang kafir” ditelan
          mentah-mentah tanpa disadarinya, kemudian terjadilah “eksekusi” diri sendiri (bom bunuh diri) yang artinya dirinya sendiri yang paling pertama dilenyapkannya, dan kemudian efek ledakkan tersebut baru akan membunuh atau melukai orang lain.

 Leave a Reply