Jan 092017
 

U.S. Marine Corps, Fox Company, 2nd Battalion, 8th Marine Regiment, Regimental Combat Team 7, participates in a mission rehearsal at Camp Bastion, Helmand province, Afghanistan, May 28, 2013. (U.S. Marine Corps photo by Cpl. Kowshon Ye/Released)

Kabul- Sekitar 300 Marinir Amerka Serikat (USMC) akan dikirim ke Provinsi Helmand untuk membantu pasukan Afghanistan dalam menumpas Taliban, khususnya dalam bidang intelijen dan perbekalan, ujar komandan satuan terkait pada akhir pekan lalu.

Penempatan pasukan ke Helmand itu akan menjadi tugas pertama Angkatan Laut AS ke provinsi selatan Afghanistan, sejak mereka dipulangkan pada 2014.

Pada saat itu, pemerintah menyatakan tugas AS di Afghanistan berakhir.

Meski demikian, tentara Afghanistan masih dibantu pasukan serangan udara AS dan ratusan penasihat perang.

Akan tetapi bantuan itu dinilai belum cukup menghentikan pemberontakan Taliban di Helmand.

Brigadir Jenderal Roger Turner dalam jumpa pers via telepon mengatakan, penempatan ini dilakukan untuk mengganti anggota Angkatan Darat AS yang telah melatih tentara Afghanistan di Helmand.

Walaupun 300 pasukan itu adalah tentara yang terlatih di bidang intelijen, logistik, dan administrasi, mereka tetap menjalani misi berbahaya, kata Turner.

“Ini adalah misi berisiko tinggi. Penempatan ini adalah misi penting di medan perang,” ujarnya.

Puluhan ribu tentara AL sempat berperang melawan Taliban di Helmand selama lima tahun.

Setidaknya 1.000 tentara gabungan tewas sejak militer AS mengintervensi konflik di negara itu sejak 2001.

Taliban telah menguasai sejumlah wilayah dalam dua tahun terakhir, diantaranya lokasi perang mematikan bagi pasukan AL AS seperti Sangin, Marjah, dan Nowzad.

Pegaris keras itu juga mengancam akan mengambil alih ibukota provinsi, Lashkar Gah tahun lalu.

Petinggi Taliban via internet menyatakan, penempatan pasukan Angkatan Laut adalah “kebijakan gagal terakhir” yang dibuat Presiden AS Barak Obama untuk menghentikan kerusuhan di Afghanistan.

Militer AS dalam beberapa bulan terakhir mengumumkan, sekitar 3.000 tentara Angkatan Darat akan dirotasi. Setidaknya ada 8.400 tentara Amerika yang menjalani misi antiterorisme memerangi IS dan al-Qaeda di kawasan itu.

Sekelompok kecil tentara Angkatan Laut dikabarkan telah tiba di Afghanistan. Sekitar 60 di antaranya bertugas membantu mengamankan pangkalan udara di Bagram.

Antara/Reuters

Artikel Terkait :

  3 Responses to “Amerika Serikat Kirim 300 Marinir ke Afghanistan”

  1. dikit amat cuma 300 ekor

    • Kalo si Rambo masih gagah perkasa bahkan cukup dia sendiri yang berangkat. Tapi sekarang Rambo sudah sepuh, agak encok, dan kalo bertempur nggak tahan lama.

  2. Tahun 2014 obama berjanji secara bertahap seluruh pasukan internasional khususnya AS dari Afganistan dan menyerahkan urusan keamanan pada pemerintahan Afganistan ,tapi setelah kemenangan Trump sepertinya menghidupkan kembali kebijakan geopolitik ala Republik yang pernah dipraktekkan Bush JR , PNAC (Project for the New American Century) .
    Semenjak Defresi besar melanda AS perang telah menjadi penggerak Ekonomi negaranya ,tapi perang juga yang menjebak AS dalam hutang besar dan krisis ekonomi .
    Era keemasan AS dan Barat (Eropa Barat) sudah mulai surut,yang akan tergantikan oleh Asia,China,jepang,India,Iran dan Rusia….