Dec 302016
 

Presiden Obama dan Putin (photo, credit : Reuters)

Washington – Amerika Serikat telah mengusir 35 diplomat Rusia dan menutup dua kompleks Rusia di New York dan Maryland sebagai balasan atas pelecehan yang diterima diplomat-diplomat Amerika di Moskow, kata seorang pejabat tinggi AS, Kamis.

Para diplomat yang didepak adalah mereka yang bertugas pada Kedutaan Besar Rusia di Washington dan Konsulat Rusia di San Francisco.

Pengusiran itu merupakan bagian dari rangkaian tindakan yang diumumkan AS pada Kamis untuk menghukum Rusia atas intimidasi yang diterima para diplomat Amerika di Moskow serta campur tangan Moskow dalam pemilihan presiden AS.

Pemerintahan Presiden Barack Obama mengumumkan, Kamis, tindakan-tindakan balasan itu dilakukan karena Rusia meretas lembaga-lembaga politik dan anggota masyarakat AS.

Balasan juga dilancarkan karena Rusia membocorkan informasi dengan tujuan membantu presiden terpilih AS Donald Trump serta para kandidat Partai Republik lainnya, kata dua pejabat AS.

Trump, yang akan mulai menjabat sebagai presiden AS pada 20 Januari, telah meminta AS untuk menjalin hubungan yang lebih baik dengan Rusia. Tidak jelas apakah ia bisa segera membatalkan tindakan-tindakan yang diumumkan pada Kamis tersebut.

Para diplomat yang diusir diberi waktu 72 jam untuk meninggalkan Amerika Serikat, kata pejabat itu.

Jalan masuk ke dua kompleks yang digunakan para personel Rusia untuk mengumpulkan informasi intelijen mulai Jumat akan ditutup bagi semua pejabat Rusia, kata seorang pejabat tinggi AS.

“Tindakan ini diambil sebagai tanggapan terhadap pelecehan yang dialami para diplomat Amerika oleh Rusia serta terhadap pergerakan para diplomat yang kita nilai tidak sejalan dengan tugas diplomatik,” kata pejabat tersebut.

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat telah sekian lama menyatakan keluhan bahwa para petugas keamanan serta kepolisian lalu lintas Rusia melecehkan para diplomat AS di Moskow.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry telah menyampaikan keluhan tersebut kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dan mitranya, Menlu Rusia Sergei Lavrov.

“Dengan menerapkan akibat yang ditanggung oleh para diplomat Rusia di Amerika Serikat, dengan melarang mereka memasuki kedua fasilitas tersebut, kita berharap pemerintah Rusia memikirkan kembali tindakan-tindakannya, yang telah menghambat kemampuan dan keselamatan para personel kedutaan kita di Rusia,” kata pejabat AS itu.

Sang pejabat menolak memberikan nama-nama diplomat Rusia yang diusir namun Duta Besar Rusia untuk AS, Sergei Kislyak, tampaknya tidak termasuk di antara yang diusir.

Antara/Reuters

Artikel Terkait :

  11 Responses to “Amerika Serikat Usir 35 Diplomat Rusia”

  1. Pertamax

  2. amerika power

  3. Obama : Minum “online” dooong…biar bisa tinggi kayak gue

    Putin : lambemu son…son…

  4. sangat kekanak kanakan

  5. ?

  6. dimana mana yg namanya Democratic party memang spesialis fitnah!!!! sudah ikhlaskan saja donald trump memimpin hahahahaha

    😀 pls move on

  7. partai demokrat amerika sakit hati lantaran killary g jadi ratu
    dan ada perang psikologis antara badan2 intelejen amerika
    fbi gak bisa menindak lanjuti skandal hillary foundation lantaran di jegal oleh elit2 banga parasit dan putus asa akhirnya nyebarin dokumen dan email2 rahasia ke publik lewat forum2 anonim.
    sementara cia merasa masa depan kepentingan usa di timteng terganggu setelah trump terpilih dan ulah fbi di forum2 politik anonim terus berpropaganda salah satunya dgn cara nyebarin berita rusia ngejhack pilpres usa utk kepentingan bangsa parasit yg bercokol di wall street.
    sementara itu nsa kalang kabut kebingungan mau dibawa kemana hubungan kita

  8. Perang? 😀 alhamdulillah… kiamat dong

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)