Mar 052017
 

BEIJING – Rapat tahunan parlemen Republik Rakyat China (RRC), dalam salah satu agendanya, akhirnya menyetujui menaikkan anggaran pertahanan sekitar 7% pada tahun ini. Kenaikan ini setelah dua tahun berturut-turut China tidak meningkatkan belanja militernya.

Melansir dari Reuters, Sabtu (04/03/2017), selama dua tahun China absen meningkatkan belanja pertahanan imbas dari perlambatan ekonomi mereka. Dan kenaikan sebesar 7% ini merupakan yang tertinggi sejak 2010.

Juru bicara parlemen Fu Ying mengatakan anggaran pertahanan China dialokasikan sebesar 1,3% dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB). Adapun parlemen China akan memutuskan jumlah anggaran pada Minggu besok.

Selain pembahasan anggaran pertahanan, dalam sidang parlemen, China juga mengkoreksi target pertumbuhan ekonomi 2017 dari semula 6,5 – 7% menjadi sebesar 6,5%.

“Anggaran pertahanan China pertama kalinya menembus RMB 1 trilyun yuan (setara Rp 2.000 trilyun)”, ujar juru bicara Kongres Rakyat Nasional (KRN), Fu Ying, Sabtu (04/03/2017) di China.

Peningkatan anggaran militer China ini dinilai mengguncang saraf wilayah Asia Timur, karena Negeri Mao Tse Tung telah mengambil sikap yang semakin tegas dalam sengketa teritorial di Laut Timur dan Laut China Selatan. Namun Fu menepis kekhawatiran tersebut dan mengatakan China tidak berniat menyakiti siapa pun.

“Lihatlah dekade terakhir ini, ada begitu banyak konflik, bahkan perang yang mengakibatkan banyak korban, kerugian harta benda dan menyebabkan banyak pengungsi dan tunawisma. Apakah China terlibat soal itu?,” tandas Fu.

Adapun pada 2016 kemarin, anggaran pertahanan China mencapai RMB 954,35 milyar yuan atau sekitar USD 138,4 milyar. Atau bila dikonversi ke rupiah mencapai Rp 1.843 trilyun (USD 1 = Rp 13.322).

Meski belum ditentukan besaran jumlahnya, diprediksi kenaikan 7% anggaran militer China pada tahun ini berarti akan menjadi RMB 1,02 trilun yuan. Namun jumlah tersebut masih seperempat dari anggaran pertahanan Amerika Serikat, negara dengan belanja militer terbesar di dunia.

Mengutip dari Bloomberg, Sabtu (04/03/2017), peneliti senior di Stockholm International Peace Research Institute, Siemon Wezeman mengatakan, peningkatan belanja militer China akan memacu permintaan senjata global. “Pembangunan militer modern China akan memacu negara-negara tetangga meningkatkan pertahanan mereka sendiri”, ujarnya.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump berikhtiar menambah anggaran belanja pertahanan selama dua tahun kedepan sebesar USD 84 milyar atau sekitar Rp 1.119 trilyun. Pada Kamis kemarin, Trump berjanji akan mengunjungi kapal USS Gerald Ford, kapal induk bertenaga nuklir yang baru dan kembali mengaktifkan kapal induk USS John F. Kennedy.

Gedung Putih sendiri sudah mengusulkan kenaikan anggaran 10% untuk belanja militer menjadi USD 603 milyar atau ekuivalen Rp 8.033 trilyun, demi mempertahankan hegemoni mereka.

Selain meningkatkan belanja militer, China juga akan memodernisasi tentara mereka, dengan memangkas 300.000 personel Tentara Pembebasan (PLA) dari jumlah yang ada saat ini sebanyak 2,3 juta tentara.

Sindonews, VOA Indonesia, Citra Indonesia

Bagikan Artikel:

  95 Responses to “Anggaran Pertahanan China Tembus 2.000 Trilyun Rupiah”

  1. tambah dikit, jadi sama dengan APBN kita tahun ini… adowwww

  2. Ooo…gitu.!

  3. Kalau indonesia kapan nambahnya? Jangan gaji DPR aja yg di naikin

    • gaji DPR memang naik tahun lalu…
      sebenarnya itu kekalahan politik eksekutif,,,
      tapi bagusnya,, kerja pemerintah tidak “diganggu” legislatif.. saya katakan itu karena persentase membantu masih kalah dengan persentase memberi kesulitan kepada pemerintah..

      Pak De ini memang asyik,, kalah di gaji DPR, proyek trilyunan fasilitas DPR dibabat habis,,
      dana bantuan sosial disikat diganti dengan dana desa yg langsung dikelola desa,,,
      ini adalah kemenangan rakyat Indonesia.. karena dananya bisa digunakan untuk kemaslahatan rakyat banyak.. sekaligus kekalahan rakyat, karena gaji naik kinerja tak berubah.. RUU masih banyak mangkrak menumpuk tak terputuskan…

      ironis,, kekalahan rakyat justru dari wakilnya sendiri di tempat yg namanya dewan terhormat..

  4. Sabar nanti di tambah sama pak jokowi 250 buat bagun wilayah timur juga hehehe

  5. Nanti di tambah 250T buat membagun juga wilayah armada timur

  6. Kita cuma bisa ngayal dan terlalu banyak yg ingin negara ini tdk kuat. Selalu saling menjatuhkan. Ktk ada pemimpin bagus di indonesia.

  7. Caos

  8. Gile orang kaya baru belanja militernya gede amat! Walau masih kalah dengan AS, tapi membuat khawatir kawasan dengan semakin kuat militernya apalagi dgn klaim LCS dan LCTnya secara sepihak!

    • Bung, Dana segitu udah termasuk biaya perawatan Alutsista, Gajih pegawai/prajurit dan dana Kebutuhan lainnya untuk prajurit,
      Berapa biaya perawatan alutsista tiongkok? Yg pastinya bnyk(TN tolong di hitung)
      Berapa Dana2 untuk kebutuhan Prajurit??? (TN tolong Dihitung)

      Jd menurut saya dari duit 2.000T itu untuk belanja alutsista paling Tersisa 1.000-1.600T, itu mungkin loh, dan cuma prediksi asal2an saya 😆

  9. Kira2 masih beranikah jika tni melawan china di natuna? Liat angka sekian banyak nol nya, mungkin prajurit sekelas koppassus tdk akan gentar tp bayangkan jika prajurit sekelas kopral, gmn ga lari tunggang langgang xixixix,,, duit sekian triliun itu apakah duit semua? Atau sebagiannya di duir di kw in alias dijiplak xixix, Jgn2 semua duit itu milik org2 kita yg kalah judi di macau wkwkwkkkkk!!!

    • Bung @Edodol, jgn meremehkan TNI, Lagipula saya yakin Bagi TNI, jika untuk melindungi Bangsa dan kedaulatan, maka saya yakin TNI tdk akan pernah Takut
      Jd mulai sekarang sebaiknya jgn lagi meremehkan TNI,

      • Ane tdk sepenuhnya meremehkan bung @jef jfs, jika koppassus, denjaka, denbravo dan kopaska tdk akan takut, tp jika prajurit yg blm berpengalaman gmn jika china menjelma mnjadi negara adi daya, itu realita bung, optimis dan ambisius boleh, tp otak hrs pintar !

        • Saya cuma ingin mewakilkan para prajurit sekelas Kopral yg telah bung hina dan “Lecehkan” dengan menyebut mereka akan lari tunggang langgang jika berhadapan dengan musuh Chinok. Otak harus pintar tapi jgn sampai menghina org lain. Oke?

          • Ente ga pernah becanda seumur hidup ente bung ya? Diblakang kata2 tunggang langgang kan ane ketawa, bkn ngetawain prjurit tni, melainkan agar para warga jkgr bs trsenyum, kan senyum ibadah, jika ente ga suka, ya jgn di baca bereskan??.macem ente ga pernah bikin salah ya! Jgn lah sok2an menasehati org lain sblm diri ente sdh bener bung, mana buktinya kalo prajurit tni tunggan glanggang??.itu kan cuma utk menghibur warga jkgr, banyak yg lain lbh parah becandanya ketimbang ane, knp ente ga bales komentar mrk??? Ente sok2 an mau j9bela tni, ente siapa??. Tni udah kuat ga perlu ente bela…tau ga!?. Songong lu….

          • @Edodol. saya tdk melihat itu sebagai sebuah candaan, karna disana situ bilang “Kira2 masih beranikah Tni melawan china di natuna?”…. lagipula saya gk sedikit pun ketawa ngebaca komen situ, Biasanya ada beberapa candaan yg kita anggap lucu tapi org lain malah menganggap itu tdk lucu dan tersinggung, jd kalo becanda tuh lebih hati2… dan diatas situ juga bilang “saya tdk sepenuhnya meremehkan TNI”… Jd sebenarnya niat anda memang meremehkan dan bukan becanda
            Udahlah, kalo salah ya ngaku aja salah, gk perlu marah2

          • @bung jef jfs
            Bicada sm ente yg sopan salah, apalagi yg ga sopan, bicara sm ente ga ada abisnya bung, mulut ente spt kereta api yg selalu komentari org lain serasa diri .ente aja yg bener bung, klo mau komen ..aja sendiri, ga usah lg ente komen ke.. ane.,,disini ini diskusi bung, bukan saling salah menyalahkan…ane sdh muak dgn ente, jd jgn ente bales komen2 ane,,,inget itu?..

    • Cek2

    • Besarnya anggaran maupun kekuatan militer bukan penentu utama keberhasilan operasi militer bung @edodol, dan mereka juga tidak sembarangan meluncurkan nuklir dalam peperangan. Saat mereka meluncurkan nuklir, sudah pasti salah satu atau beberapa negara yang memiliki nuklir akan menyerang balik kepada China.

      Dan pastinya TNI sudah mencermati langkah-langkah yang diambil China beberapa tahun terakhir hingga saat ini. Tentunya TNI sudah memiliki langkah antisipasi untuk semua itu.

      • Betul bung, bung, bqgi saya penentu kemenangan perang adalah :
        30% strategi
        15% kuantitas (Alutsista/prajurit)
        15% kualitas (Alutsista/Prajurit)
        15% Keberanian/Tekad/Semangat Juang
        15% Kehati-Hatian
        10% keberuntungan

        Jd menurut saya yg paling menentukan adalah strategi (Menurut saya loh)

        • Ya bung @Jef, tapi saya masih dongkol dengan strategi “AKAN” yang diterapkan saat ini… Hehehe

          • naaahh itu betul bung, saya betul betul bosan dengan strategi “AKAN” ampuun dah

          • betul bung @couvu, tapi sepertinya strategi itu bukan hanya mampu bikin kita capek dan jenuh, tapi juga tetangga utara dan selatan merasakan hal yang sama :D hihihihi…

    • mati untuk mempertahankan tanah sendiri adalah kematian yg diimpi2kan sebagian besar rakyat kita

    • Memangnya yg maju perang itu para Jendral2 tho ndan? kopral juga punya andil besar looh

  10. Dibandingkan dg semua negara di dunia, hanya Indonesialah negara dg belanja negara paling efektif sekaligus paling mengerikan didunia. Anggaran militer kita berdasar global firepower 2016 adalah peringkat 30 dg besar US$ 6,9 milyar padahal PDB kita terbesar ke 12 dunia (sumber IMF), bahkan kalo PDB berdasar daya beli atau PPP (purchase power parity), Indonesia itu peringkat 8 besar dunia yg nilainya lebih dari US$ 2.000 milyar (sumber global firepower/IMF). Coba kalo Indonesia menaikkan nilai sebesar 1,3 % dari PDBnya, anda bisa bayangkan kekuatan militer Indonesia seperti apa ?? Mungkin kita bisa terkuat nomer 4 atau 5 dunia. Supercarrier vessel buatan Rusia yg harganya US$ 2 milyar bisa kita dapatkan dg mudah bahkan pake ToT. Su T50 PAKFA bisa beli 10 ska sambil minta ToT sama Rusia, India pasti ngijinin karena ada sumber pendanaan baru. Jangankan Iver class versi fregat bisa kita beli, DDX Sejong de Great, Cruiser Ivan the Great bahkan Arleigh Burke class bisa kita beli plus ToT juga. S400/S500 bisa kita borong sambil minta ToT juga. Itulah ngerinya Indonesia.

  11. China mulai menaikan anggaran militernya, karena meningkatnya ketegangan dg AS masalah LCS.

    • Bukan karna tegang dengan AS, menurut saya itu karna Chinok Ingin mendominasi ASEAN, Supaya ASEAN gk bisa Macam2 jika suatu saat Chinok benar2 memaksa untuk memiliki 100% kontrol atas LCS atau semua wilayah yg ada di Nine dash line buatan mereka sekalipun ada negara yg brontak memilih perang, setidaknya disaat itu kekuatan militer mereka sdh “Overpower”

      • mereka sekarang fokus di persenjataan, sementara kekuatan personil militer aktif akan dikurangi hingga 2 juta personil saja (saat ini China memiliki sekitar 2,3 juta tentara)

        • Berarti nanti yg aktif cuma 300.000???? Itu dipotong langsung 2jt ato bertahap? Lalu bagaimana yg tdk aktif/Cadangan bung??

          • maksud saya dikurangi 300.000 personil secara bertahap bung

          • Oh gitu, heheh, wajarlah saya gk nyambung, saya mah tdk terlalu tau tentang chinok, bahkan males untuk tau tentang chinok 😆 😆 😆

          • Hahaha, untuk bisa menghadapi musuh, maka kita perlu tahu tentang kelebihan dan kelemahannya bung, agar bisa menentukan strategi yang sesuai

      • mereka tegang bung sama as apalagi sama barat
        asean hanya ikan kecil

        • Tapi apakah AS mau Face to Face dengan Chinok Di LCS? Menurut saya sih mustahil, Palingan cuman ASEAN yg Akan Chinok “Gilas” jika berani brontak, dan disaat itulah AS akan datang bak malaikat yg membantu Negara yg “Digilas” oleh chinok, dengan cara mengirim bantuan logistik dll… cuma perkiraan saya sih.

          • Tambahan, AS gk mungkin mau perang Face to Face dengan chinok hanya demi LCS. Jd menurut saya AS hanya akan menggunakan sumber daya yg dimilikinya untuk membantu negara2 Asean yg ber-konflik perang frontal dengan chinok.
            Jadi sebenarnya pemegang kunci disini adalah Asean, Jika Asean takluk tanpa perlawanan, maka apa yg bisa dilakukan AS?

          • Klo masalah itu sudah dipastikan bahwa AS tidak bakal menggunakan kata “AKAN” :D hehehe… mana berani main tunggal tuh… AS pasti bawa centengnya

          • @Lingkar, meski bawa2 NATO, tetep aja AS gk bakalan berani “Adu jotos” dengan chinok, karna dampak negatifnya terlalu besar ketimbang dampak positif-nya

          • maka apa yg bisa dilakukan AS?

            sama seperti strategi as dulu dgn mencari sekutu sebanyak2nya
            bisa dilihat dgn australia yg beusaha agar berbaikan dgn kita
            semoga kita memanfaatkannya dgn baik seperti swedia pada perang dunia 2 dan turki semasa perang dingin

          • Betul bung @Jef

          • @Anu. Jika ASEAN sdh Takluk dan LCS sudah dimiliki dan di kuasai secara penuh oleh Chinok, lalu kenapa AS harus nyari sekutu sebanyak-banyaknya? Pengen “Adu jotos” kah ???

            Dan saya juga setuju, kita harus memanfaatkan keadaan.

          • meski bawa2 NATO, tetep aja AS gk bakalan berani “Adu jotos” dengan chinok, karna dampak negatifnya terlalu besar ketimbang dampak positif-nya

            mungkin inilah strategi jangka panjang oleh trump dgn berusaha keras membentuk aliansi dgn rusia
            teknologi industri AS dipadu dgn sda mentah rusia mampu membuat kutub kekuatan baru mengimbangi china secara ekonomi maupun pertahanan meski tanpa NATO.
            bisa dilihat dari uni eropa dan amrik sendiri yg kesenjangannya akan terus melebar dimasa trump menjabat.
            rusia sendiri masih was-was, china masih mengincar siberia yg dulu masuk wilayah kekaisaran china.

          • @Anu. Hm…. Sepertinya memang seperti itu bung, Trump menganggap NATO sdh mulai “usang” sehingga Trump mulai Mendekati Rusia.

          • ya sebelum asean takluk dong
            saya cuma bisa menganalisa, amrik sendiri apalagi di masanya trump akan terus melunak terhadap negara2 asean yg kebijakannya menjunjung tinggi demokrasi dgn perlakuan lebih luwes terhadap thailand vietnam dan filipina.

      • Sok2 an kritik komen org lain, klo ente di kritik lsg ente marah bung…kyk paling tau ttg militer aja ente…

        • Haduh…. kesambet apaan nih manusia, di ataskan sudah saya masukan kalimat “menurut saya sih”
          Jd sebenarnya saya hanya mewakilkan diri saya sendiri yg masih awam tentang militer, dan pula saya cuma nge-respon dan bukannya mengkritik. Tujuan saya cuma ingin chat dan diskusi…
          Dan pula kapan saya marah waktu dikritik? Bukannya situ yah yg suka marah2? Hadeh….

  12. Menurut saya, China gak akan mungkin menguasai Natuna dimasa yg akan datang, taruhannya terlalu besar kalo face2face sama Indonesia dan TNI. Walopun ada cara dg memegang eksekutif dan legislatif dan pake cara minjamin utang US$ 50 milyar, China masih anak kemarin sore untuk hal yg spionase rumit macam itu. Indonesia juga dah kenyang pengalaman serta lagi waspada sekarang. Anti Komunis dan Anti China sedang dibangun jadi kita ttp waspada thd mereka. Kita juga berani dg menembaki kapal nelayan mereka dan bahkan menangkap mereka. Bahkan masalah ini bukan dibahas sebagai pelanggaran wilayah tetapi diturunkan sebagai pencurian saja. Bukti bahwa Indonesia masih mampu menghadapi China. Jangan salah, Menurut data Bloomberg dan World Bank, diantara seluruh negara di Asia hanya Indonesia yg tidak bergantung kepada China secara ekonomi. Ekspor Impor kita dg mereka memang besar, tapi hanya nomer dua (ekspor impor terbesar kita adalah ke ASEAN) jadi kalo ada apa2, masih bisa dialihkan ke negara lain. Beda dg India, Jepang, korsel bahkan AS yg menjadikan China adalah partner ekonomi nomer 1 mereka. Kalo mw bayar utang mereka, cadangan devisa kita lebih dari cukup kok. Nilainya lebuh dari USD 104 milyar atau 2x lipat jumlah utang.

    • Tetap bung, pertumbuhan ekonomi kita masih sangat bergantung pada chinok

    • bung baca buku putih fbi tiger trap……..kenapa teknologi hulu ledak nuklir w-88 trident yg bisa diluncurkan dari kapal selam dan teknologi mirv bisa jatuh ke tangan mss (dinas intel china) dibandingkan rusia atau soviet, china lebih menakutkan lantaran manpower dan kemampuan merekrut jaringn2 lewat imigrsi dan keetnisan apalagi ditambah kekuatan ekonomi cina skrang.
      utk negara kita lebih fokus ke propaganda subversif dan tawaran kerjasama bisnis

      empu2nya selat malaka harus masuk ke hegemoni china.

      • Betul bung. Saat ini yg lebih saya takutkan adalah Ekonomi chinok, dan saat ini pertumbuhan Ekonomi kita sangat bergantung pada chinok, tentunya ketergantungan kita pasti akan dimanfaatkan oleh chinok, mungkinkah?

  13. Harus dipikirkan cara lain untuk mengantisipasi keadaan terburuk dari bangkitnya raksasa dari Timur. Konsep bela negara dari Menhan, bolehlah sebagai software (semangat juang) tapi hardwarenya (Alutsista gahar) juga perlu. Nggak bisa menyamakan kondisi 72 tahun yang lalu (1945) dengan sekarang. Persenjataan dulu masih bisa dilawan dengan bambu runcing (walau dengan korban ratusan ribu), alutsista sekarang jauh lebih maju untuk memusnahkan manusia.

    Setelah pembangunan infrastruktur dirasa cukup, berikutnya pemerintah harus memperbaiki kondisi alutsista TNI, termasuk penataan persebaran alutsista melalui KOGABWILHAN

    • Betul bung, bukan cuma manusia, bahkan pulau bisa dibuat kering kerontang :D

    • Pembangunan kekuatan militer masih bertahap dan pemerintah memang tidak terburu-buru, mungkin karna pemerintah melihat bahwa Konflik Perang masih jauh di depan

    • penanaman kembali kurikulum pancasila seperti zamannya pak harto bisa di jadikan awal
      saya lihat usaha utk mengebiri pancasila memang ada, salah satunya dgn terus mengusut kasus 65-67 memaksa kita utk menelan “guilty feeling” seperti jerman.

      juga hati2 dn kegiatan subversif media2 lokal sampai nasional sebaiknya terus belajar dari negara2 lain yg punya sistem demokrasi lebih dulu di banding kita.

      • Untuk penerapan kembali kurikulum pancasila sepertinya akan sulit dilaksanakan bung @Anu, karena ini ada hubungannya dengan partai politik besar dan saat ini berkuasa :D semua yang berbau pak harto sudah di cap sebagai hal negatif oleh sebagian orang. Terutama saat ini. Mungkin suatu saat dengan kondisi politik yang berbeda semua itu baru bisa terwujud.

        • masih bisa bung kalau rakyat mau terus mengkritisi, lagi pula kurikulum bela negara kan ada penanaman pancasilanya meski harus lebih digalakkan lagi sampai terdengar gemuruhnya di pelosok2 desa.

          yg saya heran dari pihak oposisi kenapa mereka menggunakan controlled opposition yg mendompleng agama
          saya yakin mereka juga rasa nasionalismenya tinggi namun strategi pedang bermata dua sangat beresiko melukai diri sendiri.
          kombatan veteran2 perang afghanistan contohnya

  14. Anehnya negeri ini masih gak punya senjata punya efek buat kawasan asean dan asia bergejolak hebat supaya negara lain mikir 1000 kali kalo musuhan dengan indonesia ,coba negeri ini punya rudal balistik setara scud family sama punya cadangan senjata biologis dan kimia terbesar apa kagak mikir tuh china ama sekutu asu kalo mau ngobok ngobok indonesia

  15. INILAH KEKHAWATIRAN DAN KENGERIAN YANG DIDENGUNG2 KAN OLEH MBAH BOWO, PASUKAN BESAR DARI UTARA DENGAN KEPEMIMPINAN KAISAR YANG AGUNG ITU. KWAAK…KWAAKK..KWAAKK…

  16. Akan lebih baik kita cari Investor selain China seperti Arab Saudi kemarin, agar ekonomi kita tidak dikuasai China! Dan perkuatan militer kita digenjot dengan penambahan anggaran, pembelian dan pengembangan Alutsista strategis yg vital baik jumlah dan spesifikasi tekniknya tidak dipublikasikan keumum agar kekuatan militer kita sulit terbaca negara lain!

 Leave a Reply