Sep 182016
 

us-f-35a-lightning-ii

WASHINGTON – Angkatan Udara Amerika Serikat telah memberikan larangan terbang sekitar 13 jet tempur F-35A, sementara otoritas Norwegia harus melarang 2 jet tempur F-35A akibat kerusakan pada jalur pendingin.

Masalah ini tampaknya terjadi pada pemasok garis pendingin, yang dipasang pada sayap jet tempur. Selama pemeriksaan pemeliharaan rutin, ditemukan bahwa jalur isolasi mengalami pembusukan, yang meninggalkan residu dalam bahan bakar itu sendiri, menurut siaran pers pemerintah Norwegia mengenai alasan pelarangan terbang tersebut.

Masalah ini telah dilacak kembali ke baris pendinginan yang diproduksi oleh salah satu operator tertentu yang telah dipasang di tangki bahan bakar di sayap ke 15 jet tempur tersebut.

Namun bagaimanapun, masalah ini bisa terus berkembang, karena terdapat 42 pesawat saat ini di lini produksi yang sama telah menerima bagian dari operator yang sama. Termasuk 33 jet tempur F-35A Norwegia yang dijadwalkan untuk pengiriman awal tahun depan.

Tidak jelas apakah bagian-bagian tersebut akan perlu diganti atau jika mungkin akan mempengaruhi jet tempur pesanan negara lainnya. Jet tempur Norwegia sendiri yang terkena dampak adalah jet ke-3 dan ke-4 yang diterima oleh negara itu, yang dilarang terbang di Pangkalan Angkatan Udara Luke.

Dalam sebuah pernyataan, Mayjend Morten Klever, Direktur Kantor Program F-35 Norwegia, menekankan bahwa masalah tersebut bukanlah cacat desain melainkan disebabkan oleh pemasok yang menggunakan bahan dan teknik yang tidak tepat untuk bagian-bagian tersebut.

“Saya berharap Lockheed Martin untuk segera mengidentifikasi langkah-langkah yang tepat agar secepatnya memperbaiki masalah ini, dan bahwa mereka menerapkan ini secepat mungkin”, kata Klever.

Sumber: Defense News

  18 Responses to “Angkatan Udara AS, Norwegia Larang Terbang 15 Jet Tempur F-35A”

  1. Pesawat kaleng krupuk hehe

  2. pesawat NG nih….rejeck….
    quality under SNI…

    sama kya not 7

  3. Sama dengan rudal C 705 kemarin masih ujicoba operasional jadi bisa dievaluasi.

  4. pesawat yg luarrr biasa..

    masalahnya slalu ada.

  5. ini strategi terselindung yg di buat USA, untuk menutupi kelebihan2 pesawat itu, seandainya pesawat ini banyak cacatnya tentu dari awal sdh di stop produksinya , pesawat ini di buat untuk geng2nya yg geng2nya itu juga negara pengeluar pesawat tempur yg hebat2 juga, tentu USA tdk main2,
    jawaban yg tepat dan harapan sy negara kita klu ada anggaran silakan beli radar anti pesawat siluman dr rusia

    • sepertinya lebih kepada ego utk pertahankan harga diri dan mencari untung dari negara lain karena keuntungan tersebut digunakan untuk membantu israel 😀 ini sudah dipertimbangkan antara pentagon dan lockheed

  6. Carin hnya mmpu mlihat kaleng biskuit nya nggak bisa terbang

  7. klo liat bentuknya bukan bebek bukan angsa bukan ayam ? kemungkinan hasil persilangan ayam dan bebek yaitu entok ? seperti lirik lagu “ayam dan bebek entok entokan” 😀 😛

  8. Sangat setuju, memang pesawat kaleng kerupuk diluar kelihatan bagus di dalam keropos

  9. pesawat super mahal… super tambun… banyak masalah… g kelar2… trs bermunculan….

  10. Gmn niih c705 lanjut gak temen2???

  11. bermasalah lagi

  12. Jet tempur mantap buat ngadepin jet tempur korut mig 17,mig 19,mig 21. Atau ngadepin cina lawan j7,j8,q5. Kalo lawan mengeluarkan jet tempur yg diatasnya lagi,strategi terakhir yg sdh ditanamkan di perangkat elektronik F35 yaitu: RUN..RUN…RUN… alias kaburrr secepatnya. Hehehehe

  13. Beruntungnya Prancis keluar dari mega Proyek f35 yang sampai saat ini masih bermasalah dan memilih mengembangkan Rafale produk dalam negeri, daripada menunggu F35 yang meski dalam Klaimnya siap tempur sejauh ini masih memiliki beberapa masalah.

 Leave a Reply