Mar 202017
 

Jet tempur ringan (LCA) Tejas yang produksi oleh Hindustan Aeronautics Limited (HAL). (© Indian Air Force)

Angkatan Udara India akan memiliki 123 unit pesawat tempur ringan (LCA – Light Combat Aircraft) Tejas dalam jajaran armadanya pada tahun 2024-2025 asalkan pengembangan dan peningkatan kapasitas produksi saat ini berjalan sesuai jadwal, seperti dilansir oleh Defense World

Saat ini, “Hindustan Aeronautics Limited (HAL) telah bergerak dengan menyiapkan jalur perakitan baru dan juga melibatkan sektor swasta”, menurut Kepala Director (CMD) dari HAL, T. Suvarna Raju seperti dikutip oleh media The Hindu pada hari Minggu.

Angkatan Udara India (IAF) telah memesan 40 unit jet tempur Tejas dalam dua batch. 20 unit pertama telah berada pada Konfigurasi Operasional Akhir (FOC), sedangkan sisanya yang 20 unit lagi berada di Konfigurasi Operasional Awal (IOC).

Pada bulan Juli tahun lalu IAF telah mengoperasikan Skuadron Tejas pertama yaitu “45 Flying Daggers” dengan 3 (tiga) pesawat. Dua pesawat lainnya akan bergabung bersama skuadron lama.

Bulan November 2016, Dewan Akuisisi Pertahanan (DAC) telah memberikan izin awal untuk 83 unit pesawat dalam konfigurasi Mk-1A dengan perubahan khusus seperti diminta oleh Angkatan Udara India. “Sekitar 45 perbaikan telah diterapkan pada Tejas MK-1A”, kata Raju.

Selanjutnya, HAL telah melayangkan sebuah tender untuk pengadaan radar AESA dan Pelindung Jammer Mandiri (SPJ).

Pada timeline untuk pengembangan Tejas MK-1A, Raju mengatakan bahwa tender akan dibuka pada akhir Maret 2017 setelah terlebih dahuliu diadakan evaluasi teknis dan negosiasi komersial.

“Kami akan buktikan pada Tejas MK-1A di tahun 2018 dan akan segera memulai produksi pada tahun 2019” , tambah Raju. Terlepas dari pengembangan, proses induksi pesawat tempur buatan India juga tertunda oleh tingkat produksi yang sangat rendah, yaitu cuma 8 (delapan) unit pesawat per tahun.

Artikel Terkait :

  40 Responses to “Angkatan Udara India Akan Mengoperasikan 123 Unit Tejas Tahun 2024-2025”

  1. Mantab, 123 unit tejas

    • Klo India memiliki target tersebut, maka peluang untuk memenuhinya cukup besar, karena mereka memiliki kemampuan untuk memperoduksi suku cadang dan merakitnya. Tapi bila Indonesia berniat memproduksi IF-X, maka saya ragu target PT DI akan tercapai karena kita belum bisa memproduksi sparepartnya, dengan kata lain bakal di “impor” dan sudah tentu tergantung dari “kapasitas produksi” negara eksportir. dan tentu saja teknologinya yang berasal dari “barat” terutama “AS” inilah yang bakal jadi kendala “besar”

      • Tentu… semuanya tdk akan berjalan mudah, di awal2, pasti lini produksi IFX Bakalan jelek, tapi seiring berjalannya waktu, mungkin tahun 2040an, pasti bisa lancar dan produksinya sdh sangat cepat

        @Efek_Sianida

  2. MAJU TERUS ……….TEJO………………

  3. Busyet dah…

  4. tejas sekali kamu wkwkwk

  5. kesempurnaan hanya milik tejas

  6. Masih tetap no komen saya. Ranahnya Bung@Anu……xixixi

  7. wuih….lagi sering goreng tejas nih…
    sapa sales nya tejas yak??
    heheh

  8. ternyata yg nyales bukan cuma saya

    semoga amal ibadah yg ngangkat artikel diterima di awal bulan dlm bentuk honoran

  9. Sebagai pria kita harus “Tejas”
    Setejas tejas nya harimau masih tetap sayang anak nya

  10. yah,, 123 tejas di tahun 2025 akan segera hangus oleh bertebarnya populasi pespur gen 4++…

  11. Tejas..negara lain udah gen 4 …biar lambat ifx pengembangn gen 4.5..tejas2.mbulet….mau kemana arah pengebangn.y..liat cina ..pengembangn berbagai gen..

    • 4.5 itu karena apa sih ? karena siluet body? atau karena mirip raptor?
      la wong pelurunya masih pada di cantelin di luar semuah

      • 4++ itu karena pake perangkat lunak kaya pespur gen 5

        • Misalnya apa pak?

          • System integration, improved situational awareness, improved adversary identification, native network interoperability.
            Desain Airframe, Supercruice, pemakaian IRST, Low RCS, Advance Sensor, Supermaneuverability

        • @Jimmy. Betul memang, tapi ada juga yg hanya mengandalkan kemampuan Jamming Advance macam Rafale yg memakai Spectra yg dpt mengecoh radar dan Rudal musuh

          Atau Su35 dengan Avionik setara Gen5, IRST, Sulit terdeteksi radar, dll

          Atau bisa juga dengan penggunaan Cat anti radar

          @Marpuah. Jd untuk menjadi pespur Gen4.5,, gk perlu harus pake CWS dan memiliki desain seperti Raptor,

          • @Jef
            maksudnya software yg “pasti akan” digunakan oleh KFX/IFX? Bukannya prototypenya saja belum ada?

          • Nih bung marpuah silahkan baca sendiri.saya lagi mau cari kacamata dulu kacamata saya pecah keinjek. https://en.m.wikipedia.org/wiki/Sukhoi_Su-35

          • @Marpuah.
            Sayq tdk tau karna saya bukan pakar pespur, tapi satu hal yg pasti, desain pespur juga sangat penting, dan Desain IFX itu sudah memakai desain Pespur Gen5. Meskipun tdk memakai CWS, namun dengan desain pemakaian desajn Gen5, maka akan mengerangi RCS pespur tsb, atau istilahnya sulit untuk terdeteksi radar.

            Dan lg, IFX/KFX merupakan hasil T.O.T dari F35, jd software-nya sdh memakai Software Gen5 (meski mungkin tdk 100%)

          • Bung jef dan bung jimmy, kalo ngeladeni Marpuah cukup anda tanya. Punya bukti nda dia kalo software kfx/ifx blom ada.? Itu aja.
            Org macam ini kalo nda dilihatkan depan matanya masih ngeyel aja. Spt org yg paham benar. Padahal jg modalnya cuma gugling doank.
            Emang korea hrs lapor dia klo softwarenya sdh jadi.? Nda kan.? Gitu aja repot…xixixi

          • Hihihi bank ruskye nganggap si Marpuh kaya si Ubed ya?..

  12. pesawat gue banget ini
    tinggal dicantolin rudal brahmos
    jadi deh pesawat bajak laut,dan siap melumat bandit2 kapal perang.
    ini pesawat yg ditakutin itu rudalnya,brahmos…..
    mending beli ini satu skuadron tambah rudal brahmos satu skuadron juga,dan taruh deh dinatuna,yakin cina akan takut
    dan gak berani ngusik natuna mereka akan lari terkencing2,begitu tau ada tejas rasa brahmos……
    jadi mari rapatkan barisan kita dukung rame2 pesawat tempur tejas,menjadi pengganti f5.
    hore…………..
    …..

    • Neng yang ada peswatnya gk kuat dan jatuh kalau di kasih centelan brahmos…pesawat yg bisa bawa brahmos cuma.. SU-30SM.SU-30MKI.SU-35.SU-34..

  13. Gile lu ndro menghina karya bangsa lain melulu..

    Perbedannya apa dengan waktu KFX muncul pertama kali tahun 2025? Saat itu Tejas mungkin telah beberapa kali mengalami penyempurnaan sedangkan KFX masih berupa prototype yg di design dibawah tahun 2020

    • Lebih tepatnya, mungkin di tahun 2025, Tejas sdh menjadi pespur Gen5, atau setidaknya pespur Gen4.5
      Dari yg saya baca, tejas Akan terus dikembangkan oleh India, Dan untungnya, Tejas dpt terus Dikembangkan menjadi pespur stealth

  14. Masih akan vroh….xixixixi
    Satu kata yang akan dihapus dari kamus kbbi. 😀

    • masih akannya India berbeda sama “masih akannya” dimarih. Disonoh kalo masih akan pasti akan dibeli dan jika belli mereka biasanya maen “karungan” bukannya ketengan kaya beli krupuk di warung..

      • Emang dimari beli ketengan.? Coba buktiin yg beli ketengan yg mana.?
        Mau diluar negeri mau dimari namanya bahasa akan itu ya sama mas bro….xixixi
        Emang sdh pasti tau akannya dimari pasti cuma akan aja.
        Oaaalahhh mas bro…mas bro….kok sukanya merendahkan bangsa sendiri. Kasihan banget bocah gini…xixixi

      • kali ini saya sepakat dengan bung marpuah

  15. Gila…. India yg rakyatnya banyak d kenal suka kemana2 sering g pake alas kaki benar2 berbanding terbalik dg kekuatan & anggaran meliternya…. rakyatnya tdk rewel spt d negara ini…dikit2 keluar kata “rakyat d biarkan sengsara demi alutsista”…. dikit2 bilang “TNI aja yg d manjain… rakyatnya d biarkan sengsara”… sementara ktk ada masalah dg negara laen pemeritah d salahkan… d bilang tidur…. d bilang agen negara laen…. dll… dll…. serba salah…. itu rambut orang2 yg ada d pemeritahan kalo bkn ciptaan Tuhan mungkin sdh brodol semua itu….

  16. 2 tak pa 4 tak nih koq ngebul

  17. POKOK’e T 3 7 4 5 The One and Only……………..

  18. India, Pakistan joint dgn China, China dan Korea, jepang negara2 Asia yg telah mampu mengembangkan Pespur dalam negri. Taiwan akan menyusul, Indonesia masih lama lg menyusul kemudian.

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)