Dec 112016
 


Pakistan Aeronautical Complex (PAC) hingga saat ini telah mengirimkan total 70 unit jet tempur multi-peran JF-17 Block-I dan Blok-II untuk Angkatan Udara Pakistan (PAF) sejak 2010-2011.

Angka tersebut dirilis oleh PAC selama rapat dengar pendapat dengan Komite Tetap Majelis Nasional Produksi Pertahanan pada hari Rabu, 7 Desember 2016.

Selain mencatat keberhasilan ekspor baru-baru ini atas LKM-395 Super Mushshak, PAC juga menegaskan keberhasilan dalam memulihkan pesawat kendali dan peringatan dini (AEWAC)Saab Erieye milik Angkatan Udara Pakistan.

Pesawat Tempur JF-17 Angkatan Udara Pakistan saat ini digunakan di empat unit tempur yang ada di 3 lokasi yaitu Masroor, Mushaf serta Peshawar.

Pada bulan Desember 2015, PAC mengumumkan bahwa mereka telah berhasil meluncurkan 16 JF-17 pada tahun 2015, menunjukkan bahwa dalam kondisi prima untuk membantu Angkatan Udara Pakistan dalam menggantikan 190 jet tempur warisan yang terdiri dari F-7P dan Mirage III/5.

Saat ini, Angkatan Udara Pakistan membutuhkan 150 unit JF-17 yang dibagi di tiga blok produksi, yaitu Blok-I, Blok-II, dan Blok-III. Blok-III ini dipertimbangkan untuk menggabungkan radar AESA, helm mounted display dan sistem penglihatan, serta update sistem peperangan dan penanggulangan elektronik.

Laporan terbaru menyatakan bahwa Angkatan Udara Pakistan bermaksud untuk menambah jumlah armada tempurnya sebanyak 250 unit, terutama pesawat tempur yang dilengkapi radar AESA pada tahun 2020.

Jet tempur JF-17B adalah jet tempur pertama buatan Pakistan dengan kursi ganda yang akan dipamerkan dalam beberapa minggu mendatang. Sangat mungkin bahwa JF-17B akan berfungsi sebagai jet tempur latih (LIFT) Pakistan.

Bagikan Artikel:

  28 Responses to “Angkatan Udara Pakistan Telah Menerima 70 Unit JF-17 Produksi Dalam Negeri”

  1. Pakistan telah masuk ke golongan negara pembuat pesawat tempur.
    Indonesia segera menyusul.

  2. Saingan tejas nya India

  3. Banyak

  4. Wah…pesawat tempur Pakistan banyak….

  5. Pakistan tidak rugi ber’mitra dgn China….

    Coba tengok Indonesia Kita ber’mitra dgn Jepang, ber’puluh” tahun..
    Sampai skrg blm bisa bikin mobil secara mandiri….
    Itu arti’x Jepang tidak sudi memberi ilmu pd Indonesia Kita….
    Cuma mau cari ke’untungan ekonomi aja…

    Begitu pula ber’mitra dgn Amrik…
    Yg di’dpt Indonesia Kita cuma brg” bekas + embargo ( F-16 )…

    Kasihan…

    • Ckckckck
      Betul skali, tapi ada yg lebih betul yaitu indonesia ratusan tahun dijajah bangsanya sendiri. Buktinya?????????
      Berkali kali indonesia tidak maju karena berhasil diprovokasi saing. Loh kok gitu, ya iyalah kenapa juga mau terima imbalan sejumlah tertentu demi kejatuhan kepentingan bersama. Bukan salah provokator tapi salah kita gak mau mikir untuk kebersamaan yang lebih baik.

  6. NKRi tak kan borong ni pesawat..

  7. Buseng negara begitu banyak amir pesawat nya yak… pak menhan kumaha kabarna SU nya?

  8. Indonesia di jajah jepang berpuluh puluh tahun dengan samurai honda yamaha toyota, dll, kita dininabobokn selma 32 tahun, sekarng baru mau bangun udh ribut lagi masalah intoleran dll kapan bs maju…banguuuuunnnnn

  9. Negara orang mah gak tanggung2, sekali beli figter 70 sama halnya australi f35 lebih 70 semuanya jadi konsumi publik.
    Negriku tercinta wacana gak habis habis 8-10 masih digoreng goreng matangnya mungkin kalo udh angus. Apa mungkin 8-10 skuadron bukan delapan biji sehingga banyak delay nya. Klo delapan skuadron aja pasti produksinyapun sebagian bisa disini.. logisnya bisa pesan delapan unit plus TOT tp harga perunit sepuluh kalilipat

  10. India dikalahkan pakistan…mantap

 Leave a Reply