Dec 272016
 

KRI Teluk Bintuni-520.


Guna membantu korban bencana alam di Bima, KRI Teluk Bintuni-520 telah sandar di pelabuhan umum Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, pada Selasa (27/12). Kapal perang milik Kolinlamil ini mengangkut Satgas Bencana Alam (Banjir) yang terdiri dari 256 orang tim medis termasuk 15 orang dokter dari tiga matra.

Personil Satgas terdiri dari Batalyon Kesehatan Marinir, Batalyon Kesehatan Divif 2 Kostrad, personel Batalyon Kesehatan, dan 31 orang Paskhas TNI Angkatan Udara. Selain membantu korban banjir Bima, Satgas ini juga melaksanakan pemulihan sarana prasarana yang terkena banjir.

KRI Teluk Bintuni-520 juga mengangkut sumbangan untuk para korban bencana, diantaranya adalah pakaian layak pakai, sarung, dan berbagai perbekalan bahan makanan.

Kedatangan kapal perang yang dikomandani Mayor Laut (P) Yusup Yanto ini disambut atau meerflug oleh Kepala Kesdam Kodam IX Udayana Kolonel Ckm Drg. I Ketut Sukarnanta beserta anggota Posal wilayah Sumbawa dan Tim Satgas bencana banjir dari Lanal Mataram.

Sumber: Dispen Kolinlamil

Artikel Terkait :

Usai Lattis Ancab 2016, Pasukan Brigif 1... KRI Teluk Bintuni-520, Kapal jenis Landing Ship Tank terbesar yang dimiliki TNI AL saat ini. (Kaskus Militer) KRI Teluk Bintuni-520 mengangkut pasuk...
Kementerian Pertahanan Pesan Kapal LCU u... KRI Teluk Bintuni-520 produk PT DRU. (defence.pk) PT Daya Radar Utama (DRU) mengatakan kepada Show Daily bahwa pihaknya telah mendapat pesanan dari ...
Ujicoba Embarkasi dan Debarkasi Tank Leo... KRI Teluk Bintuni-520 melakukan uji coba proses embarkasi dan debarkasi material tempur Tank Leopard milik TNI AD, pada hari Kamis (16/06) kemarin. Uj...

  15 Responses to “Angkut Bantuan Kemanusiaan, KRI Teluk Bintuni-520 Sandar di Pelabuhan Kota Bima”

  1. Satu lagi buatan PT Pal, mantap

  2. Nunggu berita gosip modul changbogo III masuk pt.pal…hehe

  3. kemaren waktu bencana terjadi di pulau Sumba sempat 2 hari jaringan sinyal hp ilang, hari pertamanya blank sama sekali, lanjut hari keduanya byar-pet banyak blank nya dari pada koneknya. begitu terima sms pertama dari operator meminta maaf ketidak nyamannya diakibatkan krn bencana banjir di Bima… Innalillahi, dan operator pun saya maafkan.

  4. Kebijakan yang tepat. Penugasan KRI Bintuni ke Bima selain untuk misi kemanusiaan adalah untuk memperkenalkan kepada dunia bahwa ternyata produk andalan dalam negeri bukan hanya kapal jenis LPD tapi juga kapal LST. Selain itu juga untuk menambah “jam terbang” baik bagi kapal maupun awak kapal ini.

    Salam

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)