Mar 122017
 

Pada hari Selasa, 7 Maret 2017, Menteri Pertahanan Sergei Shoigu mengatakan bahwa Rusia saat ini sedang melakukan tes lanjutan dari peluru kendali permukaan-ke-udara jarak jauh.

Fregat Admiral Gorshkov dalam upacara peluncuran di galangan kapal Severnaya, St, Petersburg, 29 Oktober 2010

“Kami juga akan memeriksa bagaimana [tes] dari peluru kendali canggih jarak jauh yang sedang dilakukan”, kata Shoigu.

Sputnik membahas tes tersebut dengan Igor Korotchenko, seorang ahli militer dan editor majalah “National Defense”. Menurut dia, peluru kendali permukaan-ke-udara jarak jauh baru merupakan bagian dari sistem 9K96 Redut (juga dikenal sebagai Poliment-Redut).

“Rupanya, menteri membicarakan tentang pengerjaan dari [sistem] Polimet-Redut, berkaitan dengan yang sistem rudal pertahanan udara yang saat ini sedang dikembangkan untuk kapal perang canggih. Saat ini, sejumlah rudal anti pesawat yang diciptakan untuk itu. Mereka termasuk rudal jarak jauh, yang sedang diuji sesuai dengan jadwal dan tenggat waktu yang telah disetujui oleh pelangan, yaitu Kementerian Pertahanan Rusia”, kata Igor Korotchenko.

Selain itu, rudal permukaan-ke-udara jarak jauh juga sedang dikembangkan untuk dua sistem pertahanan rudal yakni S-400 dan S-500 generasi baru, katanya.

“Sistem ini akan menjadi bagian dasar dari sistem penembakan Angkatan Udara Rusia. Adapun pengerjaan pada Poliment-Redut, mereka akan menyediakan pertahanan udara bagi masing-masing kapal dalam armada Angkatan Laut Rusia. Selain itu, pabrik baru yang dibangun oleh Almaz-Antey Concern di Kirov telah beroperasi, pabrik itu dirancang untuk menghasilkan rudal canggih bagi semua sistem rudal yang sedang dibangun di dalam negeri”, menurut kesimpulan Korotchenko.

Poliment-Redut adalah sistem rudal pertahanan udara angkatan laut dengan Sistem Peluncur Vertikal (VLS) untuk kapal perusak (destroyer), fregat dan korvet. Mereka akan diinstal pada kapal generasi terbaru dari Angkatan Laut Rusia.

Kapal perang Rusia dari kelas Steregushchiy (Proyek 20380) dan kelas Gremyaschiy (Proyek 20385) dilengkapi dengan sistem Poliment-Redut. Selain itu, sistem ini dengan jumlah modul lebih banyak akan diinstal pada fregat kelas Admiral Gorshkov (Project 22350). Sistem ini dapat menyerang 16 sasaran secara bersamaan.

Sputnik News

Peminat manga, anime, gadget, sains & teknologi, sosial-politik dan militer
Link medsos ada dibawah
– Facebook
– Google Plus
– Twitter

  9 Responses to “Apa Yang Diketahui Tentang Rudal Jarak Jauh Terbaru dari Rusia?”

  1. Wah… makin serem aja nih si Admiral Gorshkov

  2. Indonesia ¤AKAN¤ beli

  3. Bentuk hull depannya kaya alien

  4. Secanggih apapun itu tetep saja Indonesia tidak akan beli..

  5. lebih modular dan stealth PKR 10514 PT PAL. kaga berasap ngebul macam rusia. wekekeke

  6. SAM jarak jauh. Brp ya kira2 jarak tempuhnya.
    Kalau sekiranya bisa nembak satelit. Ok juga tuh

  7. Wajib produksi bersama dalam negri!he3.edisi ngelantur!

  8. EDISI MABOK KECUBUNG ( borong minta tot…)

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)