Dec 302016
 


TEL AVIV – Pemerintah AS membantah klaim Israel bahwa AS meyediakan kendaraan pengangkut pasukan (APC) yang diberikan Libanon kepada pasukan Hizbullah yang beroperasi di Suriah atas nama rezim Bashar Assad.

Departemen Luar Negeri dan Pentagon bersikeras bahwa kendaraan berbendera Hizbullah yang dipertanyakan tidak berasal dari persediaan Angkatan Bersenjata Libanon.

“Departemen Pertahanan menilai bahwa sejumlah kecil kendaraan M113 yang dimiliki Hizbullah dalam beberapa tahun ini berasal berbagai sumber yang berbeda, sebagaimana kendaraan M113 banyak ditemui di wilayah tersebut. Tapi mereka tidak berasal dari Libanon Armed Forces (LAF)”, kata Christopher Sherwood, juru bicara Pentagon.

Komentar datang setelah seorang pejabat pertahanan senior Israel, pada hari Rabu mengatakan kepada wartawan bahwa Hizbullah mengoperasikan sejumlah kendaraan lapis baja pengangkut personel (APC) M113 yang berasal dari LAF. Dan sementara ini ia tidak yakin apakah kendaraan asal AS tersebut sengaja disediakan untuk Hizbullah atau merupakan rampasan organisasi teror berbasis di Libanon tersebut, namun ia yakin APC tersebut datang dari LAF.

“Kami mengenali APC ini berdasarkan beberapa parameter khusus. Kami tahu ini diberikan kepada LAF. Ini bukan asumsi. Ini diberikan kepada mereka oleh Amerika Serikat”, kata pejabat senior, menambahkan bahwa Israel meneruskan informasi ini ke AS beberapa minggu yang lalu dan bahwa ia percaya transfer tersebut adalah hasil dari suatu kesepakatan antara LAF dan Hizbullah.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri, John Kirby secara tegas dalam memotong penilaian Israel, ia bersikeras bahwa LAF memiliki “catatan teladan” dalam mematuhi semua pedoman transfer dan pembatasan senjata AS.

Dalam sebuah pernyataan kepada Defense News, Kirby mengatakan: “Ketika tuduhan ini dibesar-besarkan pada bulan November, Departemen Pertahanan melakukan analisis struktural dari kendaraan lapis baja yang bersangkutan pada saat itu dan menyimpulkan bahwa kendaraan ini bukan berasal dari Angkatan Bersenjata Libanon. penilaian kami tetap sama sekarang.

“Kami menganggap serius setiap dugaan pelanggaran penggunaan akhir, di Libanon dan di tempat lain di dunia. Kami akan terus meninjau informasi tentang dugaan tersebut melalui jalur yang tepat”.

Kirby juga mencatat bahwa ketika subjek pertama muncul, LAF terbuka menyatakan bahwa kendaraan berbendera Hizbullah yang terekam dalam film dan dipublikasikan secara online tidak pernah menjadi bagian dari daftar peralatan mereka. “LAF sepenuhnya sesuai dengan persyaratan Pemantauan Penggunaan Akhir, terus memiliki track record teladan dengan peralatan AS, dan tetap menjadi mitra yang berharga dalam memerangi ISIS dan ekstremis lainnya”, katanya.

Ketika ditanya apakah pejabat senior Israel ingin syarat atau mengubah penilaian sebelumnya, juru bicara militer Israel Letnan Kolonel Peter Lerner mengatakan: “Kami tidak mengomentari lebih dari yang kemarin” .

Para pejabat AS secara pribadi mengatakan kepada Defense News bahwa APC yang sekarang digunakan oleh Hizbullah di Suriah sudah sangat tua dan bisa jadi berasal dari persediaan perang Israel melalui mantan sekutu mereka di Libanon, yaitu Tentara Libanon Selatan (SLA). Ketika Israel tiba-tiba menarik pasukannya dari zona keamanan di Libanon selatan pada tahun 2000, Hizbullah merebut spektrum kendaraan dan persenjataan yang ditinggalkan oleh Israel dan kekuatan proxynya, SLA.

Namun penjelasan lain yang mungkin untuk M113 yang dioperasikan Hizbullah dan terlihat di Suriah adalah bahwa kendaraan tersebut mungkin disediakan AS ke Iran sebelum Revolusi Islam tahun 1979. “M113 mudah ditemukan di wilayah tersebut. Mereka bisa berasal dari Iran, SLA atau sejumlah sumber lain”, kata seorang pejabat pemerintah AS.

Tony Badran, seorang peneliti di Yayasan Pertahanan Demokrasi yang berbasis di Washington, telah melacak meningkatnya hubungan sinergis antara LAF dan Hizbullah. Dalam wawancara 21 Desember 2016, ia mengatakan, pemerintahan Obama menutup mata terhadap tumbuhnya kerjasama antara pemerintah berdaulat Libanon dan organisasi teror yang didukung Iran.

“Pemerintahan Obama telah melihat cara lain, lebih memilih untuk percaya bahwa LAF dan Hizbullah adalah entitas yang berbeda dan terpisah, ketika pada kenyataannya saling bersinergi dan berakar”, kata Badran.

Sumber: Defense News

Artikel Terkait :

  7 Responses to “AS Bantah Klaim Israel Bahwa Libanon Transfer APC ke Hizbullah”

  1. pertamax

  2. Wah…Israel pitnah nieh…hahaHaha

  3. LAF memiliki CATATAN TELADAN dalam hal transfer senjata berikut SYARAT DAN KETENTUAN YANG BERLAKU….hmmmm
    Sama seperti negaraku,saking teladannya dikibulin ok…dikasih hibah ok…di downgrade ok…dibatasi ok..di embargo pun masih tetap cinta setengah mati. Hadewwww…

  4. AS dan israel mudah2an cerai.. Biar gampang ngringkus setan kecil israel..

  5. KAGAL BAKAL BISA MAS BRO.

    MEREKA IBARAT SUAMI ISTRI.CINTA ABADI.

    HANYA LAKNATULLAH YG BISA MENCEREAIKAN MEREKA BERDUA.

  6. kemandirian alat pertahanan emang mahal dan pntg tp itu keniscayaan karena itu adl cita cita semua bangsa merdeka. butuh pemimpin yg bijak dan visioner anti korupsi dan berpihak pada industri nasionalnya.

  7. Itu cuman sandiwara saja kawan…