Sep 232016
 

WASHINGTON – Departemen Luar Negeri AS telah menyetujui kemungkinan Penjualan Militer Asing ke Mesir untuk Radar Sentinel AN/MPQ-64F1 termasuk peralatan terkait, pelatihan, serta dukungan dengan perkiraan biaya sebesar US $70 juta.

Badan Kerjasama Pertahanan Keamanan menyampaikan sertifikasi yang diperlukan untuk memberitahu Kongres tentang kemungkinan penjualan pada 16 September 2016.

Radar Sentinel AN/MPQ-64F1 (Photo: thalesraytheon)

Radar Sentinel AN/MPQ-64F1 (Photo: thalesraytheon)

Pemerintah Mesir telah telah mengajukan permintaan pembelian 8 (delapan) Radar Sentinel AN/MPQ-64F1, perangkat lunak, pelatihan, suku cadang, dukungan peralatan, pedoman teknis, Sistem Radio Darat dan Udara Kanal Tunggal (SINCGARS) VRC-92E, 16 Kendaraan Mobilitas Tinggi Multifungsi Beroda (HMMWV) Ml 152 dengan Kotak Pembawa Naungan, dukungan teknis dari Kontraktor dan Pemerintah AS, pelatihan dan dukungan terkait, serta peralatan dan jasa lainnya.

Nilai estimasi untuk 8 radar sentinel adalah US $40 juta. Sedangkan total keseluruhan perkiraan biaya – termasuk kelengkapan pendukung dan dukungan teknis serta pelatihan lain – adalah senilai US $70 juta.

Rencana penjualan ini akan memberikan kontribusi pada kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Amerika Serikat dengan membantu meningkatkan keamanan mitra strategis yang telah dan terus menjadi kekuatan penting bagi stabilitas politik dan kemajuan ekonomi di Timur Tengah.

Pemerintah Mesir bermaksud untuk memperluas arsitektur pertahanan udara yang ada untuk menghadapi ancaman yang ditimbulkan oleh serangan udara. Ini akan memberikan kontribusi untuk tujuan militer Mesir dalam memperbarui kemampuan sambil terus meningkatkan interoperabilitas antara Mesir, Amerika Serikat, dan sekutu lainnya.

Mesir tidak akan memiliki kesulitan dalam menyerap peralatan ini ke dalam angkatan bersenjatanya. Usulan penjualan peralatan ini beserta pendukungnya tidak akan mengubah keseimbangan militer dasar di kawasan itu.

Kontraktor utama yang terlibat dalam program ini adalah Thales Raytheon Systems, Fullerton, California.

Pelaksanaan rencana penjualan ini akan memerlukan 10 perwakilan kontraktor atau Pemerintah AS untuk melakukan perjalanan ke Mesir dalam jangka waktu 8 minggu guna pengecekan peralatan dan memberikan pelatihan.

Tidak akan ada dampak negatif pada kesiapan pertahanan AS sebagai akibat dari rencana penjualan ini.

Sumber: Defense Aerospace

Artikel Terkait :

  13 Responses to “AS Setujui Penjualan 8 Radar Sentinel Senilai US $70 Juta Ke Mesir”

  1. okelah berhitung 1

  2. Kita punya gak tuh yah…

    • @buyuang

      Kalo yang sejenis ini kita punya tapi sedikit…itu tuh radar baru yang jadi pasangannya astros yang diuji coba purworejo tempo hari

  3. kita dah bisa buat sendiri kerjasama dgn ngr nengropa hakhakhakhak

  4. Knpa nkri gk beli pdhl murah cuma 70 ribu

  5. au’ah!

  6. testing

  7. Mesir dapat uang dari mana ya? Bisa beli alutsista bagus2, memang nya Indonesia lebih miskin drpd mesir ya

  8. Dengan syarat dan ketentuan yang berjibun, ………… sama saja dgn menjual negara pada ASu !!!

  9. Mesir memang selalu buat kejutan…

  10. mesir memang wow,semua di borong..radar alien transformer pun di bungkus juga

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)