Mar 202017
 

Pada tanggal 16 Maret, produsen pertahanan AS mengumumkan bahwa serat solid-state pembawa laser baru memecahkan rekor kekuatan sebesar 58 kilowatt dan dalam beberapa bulan kedepan senjata tersebut akan dikirim ke Angkatan Darat AS untuk dilakukan pengujian, demikian seperti diberitakan Sputnik News.

Sebuah demo truk yang dilengkapi senjata laser milik Angkatan Darat AS. (© Lockheed)

Robert Afzal, peneliti senior sistem laser dan sensor di Lockheed, mengatakan bahwa skala fleksibilitas laser mampu memberikan potensi untuk digunakan pada sejumlah platform seperti kapal perang besar dan pesawat pada tingkat daya yang berbeda-beda.

Defense One menyebutkan bahwa senjata laser baru tersebut dua kali lebih kuat dari Advanced Test High Energy Asset (ATHENA) buatan Lockheed, yang tidak hanya bisa menembak rudal diangkasa, tetapi juga membakar lubang melalui kap truk dari jarak satu mil jauhnya. Sekitar 40 persen dari energi laser berada di dalam balok, yang bagi laser solid-state dianggap sangat tinggi.

Dalam upaya untuk meningkatkan Demonstran Laser Energi Tinggi Mobile (HEL MD) berkekuatan 10 kW, yang diluncurkan pada tahun 2011, Pentagon pertama kali menyebut tentang laser berkekuatan 50 kW pada tahun 2014. Afzal mengatakan kepada para wartawan bahwa HELMTT akan meningkatkan kemampuan truk setidaknya hingga lima kali lipat.

Laser solid state dipersiapkan untuk menggantikan laser kimia yang pernah diuji coba oleh Angkatan Darat AS, sebagai balok bertenaga tinggi tanpa memerlukan penggunaan bahan berbahaya. Pengoperasiannya sama seperti prisma, sebuah kombinasi pancaran serat laser menciptakan satu berkas dengan menarik pancaran dari balok cahaya yang berbeda

Perangkat keras militer seperti truk dan pesawat semakin menerapkan sistem yang mampu menghasilkan listrik seperti yang diperlukan untuk aplikasi seperti laser. Percobaan drone vertikal LightningStrike dan Hell Hound dari Northrop Grumman mampu menghasilkan energi listrik melalui propulsi hidrogen canggih dan sistem mesin, sementara Lockheed sedang mencoba untuk mengintegrasikan teknologi senjata laser pada LightningStrike.

Angkatan Udara AS bahkan sedang menjajaki kemungkinan untuk melengkapi jet tempur dengan serat laser melalui program Self-protected High-Energy Laser Demonstration (SHIELD) dan pada bulan Oktober 2016 Afzal menyatakan bahwa Lockheed juga melakukan hal yang sama dengan pesawat tempur F-35.

“Inti dari sebuah teknologi, dan demo kami telah memvalidasinya bahwa teknologi ini bisa disesuaikan. Kita bisa menaikkan atau menurunkan kekuatannya, menjadi lebih kecil atau lebih besar” kata Afzal kepada Defense One.

Peminat manga, anime, gadget, sains & teknologi, sosial-politik dan militer
Link medsos ada dibawah
– Facebook
– Google Plus
– Twitter

  14 Responses to “AS Siapkan Pengujian Senjata Laser Melalui Truk”

  1. Harus diborong NI…

    • Saya lebih setuju pt.pindad dkk meriset teknologi laser untuk pertahanan diri anti rudal,dan inilah yg dimaksud lompatan teknologi…ketimbang tot rudal 705 yg dibohongi cung…

      • Dibohongin bijimane?
        Beli seuprit loe minta TOT memangnya proses R&D itu gratis atau jatuh dari langit dengan sendirinya?

    • sekali tembak ……… refull berapa jam nih………

  2. wow…

  3. woow….

  4. Saya juga punya produk senjata laser…namanya Beriev A-60..bedanya produk saya ini pake peswat sedangkan mereka pake truck..

  5. Suatu saat senjata laser bakal ditaruh di pesawat tempur sebagai pengganti senjata mesin ..

  6. LASER yang paling ditakuti itu ketika timnas U22 KO setelah ditembak laser oleh habitat di bukit jalil. konon dari situlah ditemukan Laser dan Tank Siluman PT10 sang Pendekar.

    Laser US ini pengembangan dari laser purwa rupa ciptaan beruknsian di bukit jalil.

  7. jgn sampai teknologi ini jatuh ke malay,
    kalau malay menguasai teknologi laser akan digunakan utk mengintimidasi tim lawan di stadion

  8. woww juga,, tpi perangkat sebesar itu hanya untuk melubangi plat besi aja tuh,, masih kurang efisien sepertinya..

  9. laser cocok dipasang di pesawat, di kapalperang, sbg pelindung rudal

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)