Jan 132017
 

Azad Systems Azerbaijan telah mulai manufaktur kendaraan udara nirawak bersenjata Aeronautics Defense System (ADS) Orbiter 1K dibawah lisensi dengan nama lokal “Zarba”.

Media di negara itu telah mengidentifikasi model tersebut sebagai versi lokal dari drone rancangan Israel, dan diketahui bahwa Presiden Azerbaijan telah mengunjungi lini produksi yang ada di Azad Systems, perusahaan yang didirikan pada tahun 2011 dengan bantuan dari Aeronautics.

Sistem drone bersenjata pertama dari Aeronautics ini diluncurkan melalui ketapel dan dapat terbang selama 2 – 3 jam dengan membawa hulu ledak dan elektro-optik atau sensor infra merah sebelum menyerang target.

Perusahaan mengklaim bahwa kendaraan ini memiliki tandatangan akustik yang sangat rendah, artinya Orbiter 1K tidak akan terdeteksi hingga 2 detik sebelum memulai serangannya.

Namun, jika target telah berpindah atau tidak dapat diserang, maka operator dapat membawa drone tersebut kembali untuk melakukan pendaratan yang aman.

Sumber: Flight Global

JakartaGreater

Artikel Terkait :

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)