Seragam Baru TNI

Mayor Agus Harimurti Yudhoyono

Brigif Linud 17 Kostrad mendapatkan penghormatan, menjadi pasukan AD pertama yang menggunakan Battle Dress Uniform (BDU) terbaru. Warna hijau dari Pakaian Dinas Lapangan (PDL) ini lebih menyatu dengan alam, sehingga memaksimalkan kamuflase pasukan. Motif bercak lorengnya pun lebih halus karena menggunakan pixel/ digital effect. Code dress dan atribut diperbaiki penampilannya mendekati model US Army.

PDL yang baru ini terlihat lebih trendy dan modis. Jika pasukan Indonesia berbaris atau defile memang tidak terlihat ada yang aneh dengan mereka. Namun jika pasukan TNI digabungkan dengan pasukan negara lain, terutama pasukan negara maju, maka loreng/PDL pasukan TNI terlihat sedikit “jadul”, alias jaman dulu.

Rasa gagah dan nyaman dengan pakaian dinas diharapkan akan menambah percaya diri pasukan dalam menjalankan setiap kegiatan/ operasi mereka.

Brigif 17 Kostrad ?
Pertanyaan yang kemudian muncul adalah, mengapa Brigif Linud 17 Kostrad yang pertama mendapat BDU baru ?. Keputusan ini bisa saja random. Akan tetapi jika dilihat dari jenjang militer, Kostrad merupakan unsur pasukan lapangan yang paling besar di TNI. Panglima Kostrad dipimpin oleh Jenderal bintang tiga. Sementara Kopassus dan Kodam dipimpin oleh Jenderal berbintang dua.

Kalau pilihannya jatuh ke Kostrad, lalu pasukan mana yang lebih dulu menggunakannya ?. Tentu pasukan yang senior. Dan mereka adalah Linud Kostrad, yang sudah malang melintang di medan pertempuran.

Brigif Linud 17 terdiri dari tiga bataliyon: Yonif Linud 305/Tengkorak (Karawang, Jabar), Yonif Linud 328/Dirgahayu (Cilodong, Kab.Bogor), dan Yonif Linud 330/Tri Dharma (Cicalengka, Kab Bandung). Markas Brigif 17 terletak di Cijantung (Jakarta Timur), satu komplek dengan Mako Kopassus, Yonkav 1 Badak Ceta Cakti/Kostrad, dan Yonkav 7 Panser Khusus/Kodam Jaya.

Brigif Linud 17 Kostrad, telah mencetak jenderal-jenderal ternama, antara lain: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Endriartono Sutarto dan Jenderal (Purn) Feisal Tandjung, Mantan KASAD Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu, Letjen (Purn) Djamari Chaniago, Letjen (Purn) Suaidi Marasabesi, Letjen Purn Prabowo Subianto, Letjen (Purn) Agus Wijoyo, Letjen (Purn) Fachrul Razie, Letjen (Purn), Djadja Suparman, Irjenad Mayjen Geerhan Lentara dan banyak lagi.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menghabiskan sebagian karir militernya di Brigif Linud 17/Kostrad diawali dengan menjabat sebagai Danton Pan Yonif Linud 330/Kostrad pada 1974-1976. SBY kemudian dipercaya menduduki kursi Danton Pan Yonif Linud 305/Kostrad tahun 1976-1977, Danton MO 81 Yonif Linud 320, Pasi Ops Mabrigif Linud 17/Kostrad, dan Danki Pan Yonif Linud 330/Kostrad.

Karir puncak Yudhoyono di Brigif Linud 17 adalah pada 1993-1994 saat ia menjabat sebagai Komandan Brigif Linud 17/Kostrad dengan pangkat Kolonel Infanteri.
Selain BDU/ PDL, kelengkapan pasukan juga disempurnakan seperti: ransel tempur, sepatu, decker pelindung lutut, sarung tangan, sarung senjata, perlengkapan minum, komunikasi dan lain sebagainya.

Brigif Linud 17 Kostrad
Brigif Linud 17 Kostrad

Diharapkan BDU dan perbaikan kelengkapan Linud 17 Kostrad ini, segera merata kepada satuan satuan lain. Untuk mengemat biaya, pergantian perlengkapan ini diharapkan dilakukan saat jatuh tempo pemberian seragam dan kelengkapan baru pasukan.

Yang belum diketahui adalah, apakah Battle Dress Uniform (BDU) terbaru ini akan digunakan oleh seluruh pasukan TNI atau per-angkatan. Sebagian tentara asing telah mengubah PDL mereka berdasarkan Angkatan: Darat, Laut dan Udara.(Jkgr).

Diego

Alutsista militer indonesia, teknologi, politik

81 thoughts on “Seragam Baru TNI

  • June 10, 2012 at 8:15 pm
    Permalink

    mantappppppp!!!!!!!!!!

    Reply
    • June 14, 2012 at 2:05 am
      Permalink

      MANTAP APAAN? BLM TAU APA KALAU MIRIP DORENG KEBANGGAAN KOPASKA TNI AL?

      Reply
      • June 29, 2012 at 11:53 pm
        Permalink

        gt aj repot seragam gk penting lhe yg pntg gaji n remon naeeeeek

        Reply
        • July 17, 2012 at 8:37 pm
          Permalink

          sipp……….. yg terutama kesejahtraan prajurit………..

        • October 22, 2012 at 8:11 pm
          Permalink

          memang klo nggak ada kebanggaan ngandalkan gaji to

        • January 6, 2013 at 10:27 am
          Permalink

          bisa – bisa aja lo ko

        • January 6, 2013 at 10:18 am
          Permalink

          ojo lali seng anyar gawan ko vietnam

        • January 6, 2013 at 10:20 am
          Permalink

          ojo lali seng anyar gawan ko vietnam

        • January 6, 2013 at 11:06 am
          Permalink

          gak bisa cuma sepatunya aja yg terbaru coyyyy

        • August 27, 2013 at 11:29 am
          Permalink

          kalo itu setuju banget, yang penting remon sama gaji naik, biar mengurangi pelanggaran prajurit… karena itu meningkatkan moril prajurit.

        • October 1, 2013 at 12:40 pm
          Permalink

          Duit aja yang dpikiranmu…

  • June 14, 2012 at 1:56 am
    Permalink

    kok mirip dorsus kopaska TNI AL sih?

    Reply
    • November 22, 2014 at 1:27 am
      Permalink

      gk kreatif bngt kedepannya baretnya jg akan sama dgn kopaska hmmm…

      Reply
  • June 14, 2012 at 2:00 am
    Permalink

    komando pasukan katak TNI AL sudah lama pakai. apa gak ada warna lain?

    Reply
  • June 14, 2012 at 2:03 am
    Permalink

    iya tuh kok bisa bikin sama dengan punya KOPASKA TNI AL?

    Reply
    • March 4, 2013 at 7:04 pm
      Permalink

      MASALAH ITU SAMA ATO TIDAKNYA……INI UDA DI ATUR SM ATASAN DI CORP MASING MASING SODARA……TENANG AE……YANG PENTING KESEJAHTERAAN KITA LANCAR….

      Reply
  • June 17, 2012 at 5:02 pm
    Permalink

    beda dul. kopaska agak coklat dari jauh kayak warna katak hutan persis. nie kayak loreng pinus. cuma agak muda.

    Reply
  • June 24, 2012 at 8:20 pm
    Permalink

    Mirip loreng RAIDER………

    Reply
  • June 29, 2012 at 10:30 pm
    Permalink

    mantap sebagai pasukan linud q bangga bertempur kalau baju loreng diganti seperti itu DO THE BEST KOSTRAD SALAM BL-3/TBS

    Reply
  • June 29, 2012 at 10:32 pm
    Permalink

    WAHAI PRAJURIT KOSTRAD TEGAKKAN LAH NKRI HARGA MATI PEGANG TEGUH SAPTA MARGA DAN SUMPAH PRAJURIT BERSAMA TUHAN KITA MENYERBU DARI LANGIT

    Reply
    • October 21, 2013 at 12:13 am
      Permalink

      Hahahaha Mas Mas mangnya cuma kostrad yah yang bisa perang mangnya satuan lain kagak bisa perang, Koramil pun bisa berperang, kalo cuma Kostarad yang bisa perang, sono perang sendiri biar satuan lain Korve ajaa
      Sama aja mas cuma kesempatan aja yang beda
      We Love TNI Now n Forever

      Reply
  • June 29, 2012 at 10:34 pm
    Permalink

    UNTUK HENRY XXX MEMANG ITU BEDA DGN LORENG AL

    Reply
  • July 5, 2012 at 10:12 am
    Permalink

    Bagusss, harusnya dari dulu sperti itu, ada perubahan baik dari segi pakaian dan perlengkapan militer khususnya, sehingga motifasi dan etos kerja itu teruss tumbuh dengan sendirinya pada setiap insan prajurit dari sabang sampai merauke,,,

    Saran : kalau bisa diterbitkan lagi untuk Pakaian Dinas Lapangan Harian ( PDLH ), seperti jaman Presiden Gusdur, untuk pemakaian pada saat Dinas Jaga Kesatriaan/Piket.

    Reply
  • July 8, 2012 at 2:21 pm
    Permalink

    Lain sm kopaska..diloreng kopaska ada gmbr kodok digital..kalau ini ada gmbr para digitalnya..

    Reply
  • July 9, 2012 at 12:12 pm
    Permalink

    Mau Kopaska mau apapun…itu…yang penting Tentra…..hahahaha, majulah tertra Indonesia…..,

    Reply
  • July 10, 2012 at 5:33 pm
    Permalink

    kostrad gorontalo berminat memakai seragam PDL
    baru TNI,,mohon di dukung,,,

    Reply
    • July 28, 2012 at 1:07 pm
      Permalink

      Semoga lekas terealisasi!

      Reply
      • March 4, 2013 at 6:58 pm
        Permalink

        ane di yon bekang 2 kostrad uda pakek kawanku…….insya allah segera di salurkan ke tempat sana moga kostrad smakin jaya dengan adanya uniform baru…….jaya terus kostrad ku……..

        Reply
  • July 10, 2012 at 8:08 pm
    Permalink

    pernah liat baju tentranya korsel ?? ya mirip ini!!

    Reply
  • July 12, 2012 at 9:15 am
    Permalink

    Kapan Loreng AU dibikin kernen jg nih??? 🙁

    Reply
  • July 19, 2012 at 11:48 am
    Permalink

    kok ribut masalah loreng rekk…sing penting gajian n tunjangan lancar…

    Reply
  • July 27, 2012 at 10:38 am
    Permalink

    yang penting kemampuanya ditingkatkan bukan bajunya

    Reply
  • July 27, 2012 at 5:25 pm
    Permalink

    Kok ribut masalah Doreng, yg mau beliin se- indonesia sapa?…beli alutsista tempur pesawat, tank, kapal aja diubek-ubek…anggaran minim kok ini malah ribut uniform…rumah dinas aja masih kurang banyak prajurit yg ngontrak sendiri lg. Sing penting PERSATUAN KESATUAN TNI UNTUK NKRI HARGA MATI.

    Reply
  • July 28, 2012 at 12:57 pm
    Permalink

    Mirip pun nggak papa… siapa tahu perubahan motif ini dapat meningkatkan moral tempur & juang prajurit TNI kebanggaan kita semua. Memang sepintas mirip dengan punya teman-teman di Kopaska, namun detilnya berbeda kok. 🙂

    Lautan terjaga daratan sentosa negara sejahtera!

    Reply
  • November 21, 2012 at 11:47 am
    Permalink

    SALUT….BUAT MABES TNI…..KONCO2 JANGAN DEBATKAN MASALAH WARNA LORENGX ….TAPI INGAT INI SUATU BERTANDA BAHWA TENTARA KITA MULAI ADA PERUBAHAN MULAI DARI ALUSTITA AD,AL DAN AU SAMPAI PADA SERAGAMX SEBAGAI TANDA KEHORMATAN DAN KEBANGGAAN BANGSA DAN NEGARA ASAL JANGAN TIRU NEGARA LAIN SEPERTI MALAYSIA NEGARA COPY…….AKU BANGGA JADI ANAK OPRENG WALAUPUN BAPAKKU UDA PENSIAN SEBAGAI PRAJURIT YANG SETIA PADA NEGARA DAN BANGSA…….BRAVO BENTENG TERAKIR NEGARA….

    Reply
  • December 25, 2012 at 12:15 pm
    Permalink

    kl kopasus aja blm dpt apalagi kodam ni…,serentak aja kenapa sama sama tni kok

    Reply
  • January 2, 2013 at 8:34 pm
    Permalink

    Yang penting ALUTSISTA TNI dari AD,AU dan AL Modern semua/canggih.. 🙂

    Reply
  • January 10, 2013 at 2:31 pm
    Permalink

    MIRIP LORENG PEMUDA PANCASIAL

    Reply
  • January 10, 2013 at 2:35 pm
    Permalink

    BARET HIJAU SUDAH GK JADI KEBANGGAAN LAGI DAH GK AD YANG BILANG WOW……….MASA KORAMIL PAKE BARET HIJAU,…GK YG LAIN GITU ……………..MISALNYA KUNING,JANGAN DI SAMAKAN DENGAN ORG PASUKAN DONG,..SY JADI MALU PAKE BARET HIJAU YG DULUNYA BANGGA,,…ENTAR DI SANGKA DINES DI KORAMIL

    Reply
    • February 12, 2013 at 8:20 pm
      Permalink

      loh gaya mu seperti yg ngalami di satpur dirimu aja, saya dari di den 81 aja tdk mengungkapkan kata yg kau ucapkan,gaya doang.

      Reply
  • January 18, 2013 at 9:26 am
    Permalink

    kerenn seragam barunya. . .:)
    aq pengen mengenakannya di kemudian hari nanti…:)

    salam anak bangsa

    Reply
    • March 4, 2013 at 7:07 pm
      Permalink

      OKE DEK………RAIH CITA CITAMU SMOGA KAMU BISA MENGGANTIKAN KAMI SMUA…….KAMU TUNAS BANGSA YG MEMPUNYAI CITA CITA MULIA LANJUTKAN DAN KEJAR SMUA ANGAN ANGAN MU…..DAN ABDIKAN JIWAMU UNTUK NKRI

      Reply
  • January 22, 2013 at 1:14 pm
    Permalink

    setujuh, bnget klu seragam PDL, di ganti

    Reply
  • February 4, 2013 at 12:09 pm
    Permalink

    MACAM U.S ARMY PUN ADA.

    Reply
  • February 12, 2013 at 8:27 pm
    Permalink

    pdl lama yg oke coi,biasanya yg baru hanya panas2 tai ayam kox setelah panasnya dingin hilang lagi jadi pdl korfe coi,sekarang yg penting hati dan jiwa merah putih itu loreng kita TNI

    Reply
  • February 17, 2013 at 12:45 pm
    Permalink

    ala bro2….kita pangkat kecil kayak gini ndak kena marah aja dah syukur

    Reply
  • February 19, 2013 at 8:28 am
    Permalink

    Linud wajarlah tampil beda …….kan bukan tentara iklan…cui.. cui korve aj pake baret

    Reply
    • February 19, 2013 at 8:31 am
      Permalink

      maksudnya yang jambul jambul itulooo…korve aj pake baret…apalagi klu masuk TV..

      Reply
  • February 28, 2013 at 4:26 pm
    Permalink

    Jangan pandang enteng Kodimlah disana juga ngumpulnya ex Satuan Elite bossss
    Yang punya wilayah, adik” yg di Satpur kan nebeng wilayah qwqwqwqwqw

    Reply
  • March 4, 2013 at 7:02 pm
    Permalink

    TENANG SMUA SAUDARAKU AD,AU,AL KITA SMUA TNI MASALAH UNIFORM BARU ITU KEBANGGAAN MASING MASING KORP MARI KITA JUNJUNG PERSATUAN DAN KESATUAN UNTUK SATU TUJUAN NKRI HARGA MATI…………

    Reply
  • March 9, 2013 at 11:19 pm
    Permalink

    klian tu jgan iri,,,.,.
    mw dganti kyak pa kek tu bkan urusan klian tu urusan atasan yg penting klian tu bersyukur ja dah bsa mkan yg brikan oleh negara,.,.,.

    Reply
  • March 14, 2013 at 7:22 am
    Permalink

    ALL>> yang penting Tentara Nasional Indonesia

    Reply
  • March 30, 2013 at 6:48 am
    Permalink

    Dikodim maupun dikoramil tmpt kmpulnya para tentara elit coy.mlh ku skrg dikoramil,n prl km tau Sdh 12 th ku pkai baret pskn elitenya TNI-AD. Jd jgn sok lah,dg senior”km yg dikodim n koramil. Krn ini prntah coy mka km pke baret lg.

    Reply
  • April 10, 2013 at 4:27 pm
    Permalink

    Apapun seragamnya dan warnanya tapi tetap 1,
    Janji Seorang Prajurit selalu kita pegang Dan Tak akan kita ingkari SEMANGAT selalu

    Reply
  • April 21, 2013 at 11:05 pm
    Permalink

    Setahu saya seragam “loreng” bertujuan sebagai alat kamuflase di medan tempur agar sulit terdeteksi atau tidak cepat terdeteksi musuh, bukan sekedar gagah-gagahan. Seharusnya pemilihan corak maupun warna harus disesuaikan dengan kondisi alam / lingkungan daerah pertempuran. Contohnya perang di hutan biasanya didominasi warna hijau, cokelat dan sedikit hitam dengan corak dedaunan, perang di gurun atau daerah bebatuan dengan rumput kering didominasi warna cokelat muda dan khaki dengan corak kerikil atau rumput kering, perang kota didominasi warna abu-abu muda dan abu-abu gelap dengan corak persegi, perang salju didominasi warna putih, dan sebagainya. Warna dan corak tertentu digunakan untuk medan pertempuran tertentu. Mudah-mudahan tujuan kamuflase sebagai salah satu unsur pertahanan tidak dikalahkan dengan sekedar keinginan meniru negara lain atau gagah-gagahan yang belum tentu cocok dipakai di medan pertempuran. Akan sangat lucu kalo kita perang di hutan memakai seragam untuk perang di salju, pasti mudah jadi sasaran tembak. Saya pribadi sangat berharap TNI mempunyai departemen khusus yang bekerja untuk mempelajari, mengembangkan dan membuat pola, corak dan warna untuk tiap kondisi geografis, vegetative ataupun untuk perang kota (urban warfare) di Indonesia. Dan lebih berharap lagi agar TNI menyesuaikan seragam tempur masing-masing kesatuan ataupun regu sesuai dengan misi-nya dan sesuai kondisi daerah pertempuran. Bravo TNI !

    Reply
  • May 4, 2013 at 9:31 pm
    Permalink

    sergam apaun kita yg pnting kita satuan yg di perintah,, keputusan negara itu untuk kebaikan kita bersama, tugas kita adalah untuk menjaga NKRI harga MATI brooow,,,,

    Reply
  • May 25, 2013 at 3:36 am
    Permalink

    seragam TNI yg baru kok mirip seragam tentara filipina ya ?

    Reply
  • August 31, 2013 at 2:09 pm
    Permalink

    Tenang saudara ku kita sesama TNI punya kebanggaan masing masing jangan ribut ribut biarkan pimpinan kita yg memutuskan tugas kita lakukan yg terbaik dan tetap semangat” macan macan NKRI

    Reply
  • August 31, 2013 at 2:19 pm
    Permalink

    Mudah mudahan ga loreng nya aja yg baru tapi gajih dan kesejahteraan juga baru dan setara dgn tentara negara negara luar yg maju ” tetap semangat NKRI HARGA MATI ” MACANNNNN

    Reply
  • August 31, 2013 at 5:15 pm
    Permalink

    semoga saja tentara semakin baik kedepannya…dan semakin sejahtera…..semoga gaji dan remon naik…dan semoga remunsasi 13 nya uda cair dan remon bulan agustusnya juga uda cair……

    Reply
  • September 5, 2013 at 12:37 pm
    Permalink

    “Prajurit prasojo tur irit” makin tahun peraturan mangkin berat jangankan mau jadi TNI mau naik pangkat saja harus berjuang mati matian ” jangan harap naik pangkat kalau pisik anda lemah “intinya terus bina pisik biar keras otot ototmu jaya didarat laut dan udara 3 matra harus dikuasai 1 orang prajurit kalau mau naik pangkat” Tetap semangat dan terus berlatih” MACAN””””””””””””” DHIRA DHARMA

    Reply
  • December 24, 2013 at 10:41 am
    Permalink

    Klu perang pake loreng yg dulu aja… loreng mmg bnr tuk kamuflase tp loreng yg sdh skrg dbikin cuma tuk pakai upacara khusus.. blm tentu dpakai prang..

    Reply
  • February 27, 2014 at 9:35 am
    Permalink

    Apa pun ceritanya,,,itu semua bagus dan paten,,,,tapi yang paling paten dari yang paten dan yang paling bagus dari yang bagus adalah PDL yang sudah ada dari tahun 1945 hingga sekarang yang sedang dipakai,,,kenapa,,,PDL yang sudah ada ini sudah di setingg oleh Brigjen A.E,Manihuruk untuk menyesuaikan dengan Cuaca, Medan, yang di hadapkan dengan Medan tempur wilayah Indonesia 90 % Hutan Tropis,,,,,kembali kita ke masa pendidikan pada saat siaga Fajar dan siaga Senja,,,apa yang kita temui kawan kita sendiri nampak seperti pohon,,,nah kalau kita gunakan dengan PDL yang sekarang,,,pada saat siaga Fajar dan Senja,,bentuk wujud kita sebagai prajurit masih kelihatan,,,,(Menyamar dan Menyamar,,,Berlatih,,,,dan Berlatih,,,,

    Reply
  • May 1, 2014 at 11:06 pm
    Permalink

    Klo menurut ku,, udahlah, jangan di ganti,, loreng TNI kita yg lama udah oke banget,, malah hampir sempurna menurutku,,salah satu loreng terbaik di dunia meenurutku,,keliatan banget geram,sangar prajurit berwibawa,, coraknya klop banget ,, klo mo jujur nih loreng yang baru tuh klo di liat kayak tentara biasa aza, unzur ke geramannya dah ilang total,,,salam anak bangsa,,

    Reply
  • May 20, 2014 at 6:14 pm
    Permalink

    bersatu setiap prajurit jangan mempermasalahkan seragam..ke ahlian yg kita bina di masing2 comando

    Reply
  • September 28, 2014 at 5:06 pm
    Permalink

    oke bro terserah sampean aj mau coment ap aj buat seragam BDU seng penting ojo ribut podo ngabdi negoro…tetep kompak ..
    saran saya baju Pdl yg skrg dibuat mirip baju STM …terusan..baju sama celana gabung…mirip baju montir….supaya saat digunakan di hutan aman dari gangguan lintah…ular / hewan merayap…saat ini saya di papua…posnya ditengah hutan banyak lintah…banyak yg hinggap di badan..melewati celah baju pdl…keuntungan lain lebih cepat memakainya drpd yg ada sekrg….klu baju terusan…tinggal tarik resleting aman….enak dibawa gerak juga…gak khawatir ad hewan masuk melalui pinggang…soale saat gerak dihutan pasti bawaan banyak…ada box munisi ad botol air..kebanyakan disangkutkan di ikat pinggang..otomatis celana melorot…celah pinggang terbuka…fungsi baju pdl itu kamuflase…yg pasti biar aman…tapi aman juga buat badan prajurit..

    Reply
  • September 28, 2014 at 5:14 pm
    Permalink

    semua perubahan yg diadakan oleh pimpinan itu positif…demi keamanan prajurit..mohon dipikirkan sedikit saran dari prajurit ini…wahai pimpinanku yg bijaksana..kami saran berdasarkan pengalaman kami saat bertugas…daerah yg banyak lintahnya..banyak ular berbisa…kalau mikir negara kami belum sanggup.cuma sedikit saran yg bisa kami haturkan..MANUNTUNG BERGETAR.

    Reply
  • October 15, 2014 at 1:36 am
    Permalink

    untuk semua prajurit bangga dengan satuannya masih 2 apalagi kostrad -kopasus-kodam-al-au
    3 matra adalah kebanggan bangsa indonesia,
    semua harapan prajurit yang penting remon di naikan dan gaji juga naik biar prajurit bermoril tinggi
    dengan harapan dapat mengurangi pelanggran di satuan.
    loyalitas seorang pimpinan kepada anggota merupakan terwujutnya keberhasilan itu nyata
    berkat doa semua anggota,sekali lagi perhatikan kesejatraan prajurit kita jendralllllllll.

    wasalam

    Reply
  • October 20, 2014 at 7:17 pm
    Permalink

    kasihan yg gk punya baju kusus kebanggaan..xi..xi..xii

    Reply
    • October 20, 2014 at 7:18 pm
      Permalink

      hidup kostrad jayalah slalu

      Reply
  • January 4, 2015 at 2:24 am
    Permalink

    mslh baju TNI g sah d bicarakan,yg penting itu gaji naik jangan tanggung2,masa gaji TNI kalah dgn orang sipil,kt taruhannya nyawa setiap saat siap d gerakan.kt cuma ngandalkan gaji semata.

    Reply
  • February 6, 2015 at 7:26 pm
    Permalink

    BRAVO teman teman.NKRI HARGA MATI

    Reply
  • February 6, 2015 at 11:46 pm
    Permalink

    Baguslah klo bisa membuat prajurit merasa gagah & percaya diri sekaligus bisa berkamuflase lebih baik di alam 🙂

    Reply
  • February 8, 2015 at 5:18 pm
    Permalink

    komando atas tuh cuman bisnis baju melulu ,,,

    Reply
  • March 13, 2015 at 12:46 am
    Permalink

    Buat Bpk” penjaga negara apapun warna uniform anda smua ,, apa pun loreng anda, selama diseragam anda ada sang dwi warna merah putih saya ttp Bangga kpd anda dan pengabdian anda
    Salam NKRI

    Reply
  • March 24, 2015 at 12:44 am
    Permalink

    Jadi lebih berkelas Internasional nih. Aku cita2 jadi TNI tapi gak keturutan. hehehehe..

    Reply
  • April 3, 2015 at 8:03 pm
    Permalink

    Kodim koramil……akhir sebuah pertaruhan…….bisa pindah kodim perlu perjuangan berat dan menguras energi….so siapa bilang koramil gak bisa perang….salam KOMANDO -80

    Reply
  • June 20, 2015 at 6:13 am
    Permalink

    tinggal pake aja kok ribet

    Reply
  • December 21, 2015 at 8:45 pm
    Permalink

    Pada intinya TNI itu di isi petarung”sejati dan terbaik..
    Di semua angkatan..TNI mantap.
    Hanya perlu alutsistanya saja sebagai pelengkapnya..
    JAYALAH TNI.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *