BI : Tidak Ada Palu Arit Pada Rupiah

132
4
Uang Rupiah Baru (Antara)

Padang – Bank Indonesia (BI) perwakilan Sumatera Barat menegaskan tidak ada gambar palu arit pada rupiah tahun emisi 2016 sebagaimana penilaian yang dikemukakan sejumlah pihak.

“Yang disebut mirip palu arit itu hanya gambar yang diasosiasikan saja, sebenarnya itu adalah salah satu unsur pengaman yang disebut rectoverso yaitu gambar saling isi,” ujar Kepala perwakilan BI Sumbar, Puji Atmoko di Padang, 10/1/2017.

Ia menyampaikan hal ini pada Silaturahim Awal Tahun 2017 dengan tema `Perkembangan Ekonomi Sumbar dan Penjelasan Uang Rupiah tahun emisi 2016′ dihadiri pemangku kepentingan terkait, Majelis Ulama Indonesia, jajaran kepolisian, TNI dan media massa.

Puji menjelaskan rectoverso dibuat dengan teknik cetak khusus pada uang kertas yang membuat gambar berada di posisi yang sama dan merupakan salah satu teknologi yang paling sulit untuk dipalsukan.

Negara-negara lain dalam membuat pengamanan mata uangnya juga menggunakan rectoverso, ujarnya.

Jadi tidak ada maksud untuk pro komunis, tidak ada maksud seperti itu, hanya gambar yang dipotong seperti puzle, lanjut dia.

Akan tetapi terkait adanya masukan sejumlah pihak agar gambar yang dinilai mirip palu arit tersebut diperbaiki ia menerimanya dan akan menyampaikan ke pusat.

Dia juga menyampaikan Presiden Jokowi saat peluncuran uang baru sudah mengingatkan agar masyarakat tidak menyebar gosip soal rupiah.

Selain itu Puji juga membantah BI mencetak uang baru di PT Pura Barutama sebagaimana informasi yang beredar di media sosial karena berdasarkan Undang-Undang Mata Uang yang ditugaskan mencetak uang adalah Perum Peruri.

“Sebelumnya juga tidak pernah BI mencetak uang baru di swasta, hanya untuk bahan baku pernah diperoleh dari PT Pura Barutama,” katanya.

Sementara Pengurus MUI Sumbar, Zulkarnaini mengatakan adanya pandangan yang menyatakan ada gambar palu arit pada rupiah baru harus disikapi secara positif sebagai bentuk kecemasan terhadap bangkitnya komunisme.

“Kewaspadaan terhadap komunisme perlu dipupuk karena ideologi tersebut pernah mencederai bangsa, jadi jangan dipandang negatif,” ujarnya.

Antara

132 COMMENTS

  1. Ketakutan terhadap komunis bukan tanpa alasan, siapapun yang pernah baca buku tentang komunisme misalnya bukunya ebenstein akan tahu bahwa doktrin komunis untuk mencapai tujuan adalah dengan revolusi, dan pengalaman sejarah membuktikan hawa perubahan ke pemerintahan komunisme Selalunya diikuti dengan korban yg mengerikan seperti di Kamboja dan Vietnam, karena itu posisinya menjadi jelas bahwa kalau bukan dia, maka kita lah yang akan mati.

    • Kewaspadaan itu baik saja dan memang harus. Tapi kalo melihat suatu gambar lalu menghubung-hubungkan dengan simbol paluarit kok kesannya jadi berlebihan. Apalagi jika gambar itu nggak ada mirip-miripnya dengan paluarit tapi masih dikait-kaitkan dengan simbol komunis itu mengada-ada.

      • @patih pragota

        Bung patih kenapa beberapa hari ini tante seperti mendapat wangit…tiap tengah malam tante mendengar bisikan dalam “bahasa sunda” yang berkata spt ini: “Nanti sebelum akhir bulan ini akan nampak dilangit yang gelap, sebuah bintang cemerlang…sambil menyebut sebuah nama berulang-ulang…ian, ian, ian…”

        Mungkin bung patih bisa menjelaskan arti mimpinya tante…?

        • Hmm..
          ..uhuk..uhuk”

          Ada 3 kemungkinan:
          1) Itu mimpinya orang kurang tidur. Atau sebaliknya, igauan orang yg kebanyakan molor mulu.
          2) Gangguan mental. Halusinasiuduk.
          3) Bisa bermakna;
          Tante bilang bahasa sunda berarti ada kaitan tempat di Jawa Barat.
          IAN.. IAN.. IAN..
          Artinya Indonesian Aerospace alias Dirgantara Indonesia. N maksudnya N-219.
          Jadi, langit gelap suramnya perkembangan teknologi dirgantara kita akan segera mendapatkan cemerlangnya sang bintang baru, yang akan di umumkan kepastian waktunya untuk N-219 mengangkasa di langit.

          Begitu Tante.

        • “bahasa sunda” yang berkata spt ini: “Nanti sebelum akhir bulan ini akan nampak dilangit yang gelap, sebuah bintang cemerlang…sambil menyebut sebuah nama berulang-ulang…ian, ian, ian…”

          mana bhs sundanya??

          • Xixixi…maaf namanya orang br bangun tidur

            Ternyata wangsitnya pake bahasa jawa, logatnya medok gaya salatigaan…

  2. Si gua suka bingung…yg nyebar berita mau nya apa sih???Dr pahlawan kapir ampe logo yg kaya palu arit…desain uang yg skr juga hasil 2014…Kalo g salah…desain nya udah keren..hanya kurs rupiah aja ke dollar masi jauh Dr keren…hihihi

  3. memang jualan agama dan komunis masih laku keras di negeri ini…tapi bagaimanapun juga kita harus mewaspadai komunis sekaligus radikalisme…karena bahaya paham radikalisme = bahaya laten komunis = bahaya korupsi = bahaya narkoba…

  4. Klo ada permasalahan ya disampaikan kepada pihak yg bertanggung jawab dan kepada pihak yg berwenang, ini malah disebar ke medsos dulu, bikin suasana ricuh, panas, tebar fitnah, tebar hasutan, tebar kebencian, ada kesan kita harus tdk suka dgn pemerintahan skrg ini, pemerintahan skrg ini baru berjalan 2 tahun dituntut utk setara dgn negara maju,…..padahal kita tahu baru berjalan 2 tahun aja pembangunan utk infrastruktur bisa terlihat, keseragaman harga bensin sampai Papua yg selama ini tdk bisa, tapi skrg bisa kenapa? Harga sembako naik….itu cerita klasik dari jaman dulu juga sembako sempat naik gila2an, karena faktor sembako tdk lepas dari faktor alam dan oknum tengkulak, malah sy berfikir ini orang yg suka tebar2an ada maksud terselubung dan ambisi kekuasaan yg buta,….masih untung hidup jaman skrg, coba jaman orba dah pada dicidug yg suka tebar2an……kritis boleh tapi pada tempatnya, kritik yg membangun, jangan kritik utk ngebangunin emosi orang, tapi ngebangunin logika yg pintar…..udah…ahhh cape gw curhat di warjag, ngupi dulu aja lagi….jayalah NKRI

    • setuju bung @firmansyah..
      dari awal merdeka, baru kali ini saudara kita di papua bisa merasakan harga bbm yang sama dengan di daerah2 lain.. pembangunan infrastruktur pun jg merata di seluruh daerah & di fokuskan di luar jawa yang memang sampai saat ini masih tertinggal soal infrastruktur.

  5. Jaman sekarang sudah edan…gue juga ampir ikut edan. Yg salah dianggap bener..Yg bener disalahkan..Partai terlarang pada dibela..Simbol bahwa sdh bnyk komunis berseliweran di NKRi…Komunis anti Pancasila..Harus dibasmi..Pake sianida..wkwkwk

  6. bung @B. Stepanus
    Maklum, mereka udah udah gak punya forum buat salurin aspirasinya, markas mereka udah diblokir sama pemerintah, jadi ya kumpul disini 😀 dengan alasan bahwa “kumpul di JKGR buat tunjukin sikap bela negara mereka” 😀 hahahaha… (ketawa sambil guling-guling pegang perut)

  7. masalah penarikan uang yang beredar bukan urusan anda bung 😀 mau buat uang baru? belajar yang rajin, bekerja yang rajin untuk jadi gubernur BI 😀 tapi saya rasa, anda cuma bisa panjangin jenggot aja 😀

  8. Pohon dikenali dari buahnya

    Pohon yang baik akan berbuah baik juga.

    Pohon yang busuk dan berulat akan menghasilkan buah yang berulat juga.

    Pohon adalah organisasi.
    Buahnya adalah para anggota organisasi itu.

    Jika pohonnya busuk dan berulat lebih baik pohon itu ditebang dan dibakar supaya tidak menulari pohon lain yang buahnya bagus.

    Siapa pun dan dari organisasi mana pun, jika radikal akan disikat habis.

    Tidak lama lagi… Mereka yg suka petentang petenteng pakai jubah agama atau ormas mana pun jika mereka sekarang ini radikal dan berupaya mengendalikan politik akan terkencing-kencing ketakutan.

    Tetapi mereka yang suka damai akan selamat.

  9. enak banget ya memetik buah hasil jerih payah umat islam indonesia.
    mentang2 hidup dekat pusat pemerintahan seenaknya aja merasa mewakili umat islam di penjuru negeri.

    RADICALISM AND LIBERAL-COMMUNISM OUT FROM OUR COUNTRY

  10. Awal suka jakartagreater.com karna pingin tau tentang alutsista d Indonesia, Mulai dr yg Sekedar wacana, alutsista yg sering celaka, sampai alutsista ghoib.
    Seiring berjalanx wktu, jadi akrab sm Artikel bung TN, komentar bung kolibri dg pisangx, sampe tante mirna yg kegenitn.
    Lha kok sekarang banyak yg suka berantem sm sodara ndiri??? Mending ikut bung kolibri berantem sm malon

  11. @ B S …rancu juga menyatakan mengatasnamakan sebagai mewakili seluruh umat Islam di Indonesia…pdhal jelaslah mereka dlm berbagai pernyataan secara terang2an menganggap diri mereka beda dgn sebagian muslim lainnya di Indonesia…selain sebagai kelompok yg merasa eksklusif paling benar sendiri mereka juga menganggap rendah keimanan muslim lainnya…apalagi untuk non muslim– lebih parah…lebih tepat menyatakan kalau sebenarnya mereka membela kepentingan kelompoknya sendiri dengan jualan agama, disini Islam…padahal kelompok mereka juga minoritas dari seluruh warga muslim NKRI….
    mungkin efek banyakan makan fitsa kali.. merasa kelompoknya lebih eksklusif…

LEAVE A REPLY