Mar 182017
 

Boeing dan pemerintah Amerika Serikat baru-baru ini menandatangani kontrak selama 5 (lima) tahun senilai USD 3,4 miliar. Angkatan Darat AS dan pelanggan asing di luar negeri akan mengakuisisi helikopter serang Apache terbaru, seperti diberitakan oleh Boeing.

Helikopter AH-64 Apache milik Angkatan Darat AS. (© Wikipedia)

Ini adalah kesepakatan multi-tahun pertama untuk Apache varian “E” (AH-64E). Angkatan Bersenjata AS akan menerima sekitar 244 unit helikopter Apache yang akan diproduksi ulang – remanufactured – sedangkan 24 unit AH-64E Apache baru akan dikirimkan untuk pelanggan internasional.

Boeing tidak menyebutkan siapakah negara yang menjadi pelanggan internasional tersebut.  Tetapi pada bulan Juni 2016 yang lalu, Boeing mengumumkan bahwa Qatar akan membeli sebanyak 24 unit AH-64Es melalui mekanisme penjualan militer asing.

Menurut analisa Flight Global, FFA mengindikasikan bahwa Qatar adalah satu-satunya pelanggan internasional yang secara khusus memesan 24 unit helikopter AH-64E Apache. Boeing menambahkan bahwa ini adalah kesepakatan multi-tahun pertama untuk varian “E” dari seri AH-64.

“Perjanjian ini adalah berita bagus bagi para pembayar pajak dan angkatan bersenjata Amerika, mitra industri serta mitra internasional lainnya”, kata Kolonel Joseph Hoecherl, manajer proyek Apache.

Boeing menambahkan bahwa hingga saat ini ada 15 negara yang mengoperasikan helikopter Apache AH-64, dan 7 (tujuh) pelanggan internasional telah memesan sejumlah helikopter Apache varian “E”, termasuk Qatar dan Indonesia.

Sebelumnya, 10 Maret yang lalu, Jakarta Greater merilis artikel yang menyebutkan bahwa “Pemerintah Indonesia tahun ini berencana menambah alat utama sistem persenjataan (alutsista) dengan membeli 8 unit helikopter AH-64E Apache, 12 unit helikopter Chinook serta 5 unit pesawat angkut militer Airbus A400M Atlas”.

Karakteristik Umum Apache

  • Awak: 2 orang (pilot dan co-pilot/gunner)
  • Panjang: 17,73 m
  • Diameter Rotor: 14,63 m
  • Tinggi: 3,87 m
  • Berat Kosong: 5.165 kg
  • Berat Terisi: 8.000 kg
  • Maks Berat take-off: 10.433 kg
  • Panjang Fuselage: 15,06 m
  • Sistem Rotor: 4 bilah rotor utama, 4 bilah rotor ekor
  • Mesin: 2 × General Electric T700-GE-701 turboshaft 1.260 kW, sejak tahun 1990 telah di upgraded menjadi 2 x T700-GE-701C turboshaft 1.409 kW (untuk AH-64A/D)

Performa

  • Kecepatan tidak lebih dari: 197 knot (227 mph, 365 km/jam)
  • Kecepatan Maksimum: 158 knot (182 mph, 293 km/jam)
  • Kecepatan Jelajah : 143 knot (165 mph, 265 km/jam)
  • Jangkauan: 257 mil laut (295 mil, 476 km) dengan tiang radar Longbow
  • Radius Tempur: 260 mil laut (300 mil, 480 km)
  • Jangkauan Ferry: 1,024 mil laut (1.180 mil, 1.900 km)
  • Service ceiling: 6.400 m pada beban minimum

Persenjataan

  • Tembak: 1 × Chain Gun M230 kaliber 30 mm dengan 1.200 butir peluru
  • Cantelan: 4 x stasiun pylon yang berada pada bagian sayap. Longbow juga memiliki stasiun di setiap ujung sayap untuk paket rudal kembar AIM-92 Stinger
  • Roket: Hydra 70 70 mm, CRV7 70 mm, dan roket udara-ke-darat APKWS 70 mm
  • Rudal: Varian khusus AGM-114 Hellfire; AIM-92 Stinger juga dapat digunakan.

Avionik

  • Radar pengendali tembakan AN/APG-78 Longbow produksi Lockheed Martin/Northrop Grumman (Catatan: hanya bisa dipasangkan pada varian AH-64D/E)

Artikel Terkait :

  20 Responses to “Boeing Amankan Kesepakatan Senilai USD 3,4 Miliar untuk Helikopter Apache Varian E”

  1. test

  2. Kpn ya apache pesanan menhan akan tiba? Walau 8 unit kita ttp syukur yg penting punya dl, masalah kuantitas bs dilanjutkan di mef2 yg akan datang…

  3. Kok masih was2 akan embargo menyertai dibelakang hari Apache kita, bila gak manut dgn AS. Soalnya beli berasa minjem karena harus mengikuti syarat penggunaannya!

    • ayo tarik ulur benang sejarah

      kita bisa diembargo kenapa yah?

    • Klo diembargo tuker aja ke russia ganti Ka-52, klo gak mil mi-28…. pasti mau russia…

      • Pastilah Rusia mau karena rusia sangat ingin tahu tentang teknologi alutsista barat dan akan di buat anti dotnya.. malahan kita bisa tuker apache 1 Unit di tuker Ka-52 3 Unit…

  4. Negara adidaya lgi saingan dgn negara keren walau nilai kontraknya cuma terpaut 0.2 saja.

  5. 8 unit dulu..Ntr menyusul 8 lagi..semoga

    • Kalo ane lebih cenderung sisa yg 8 di isi Heli HAVOC – MI28 Russia. Jika di embargo masih tetap bertenaga. Bisa menjadi skuadron satu2-nya di dunia yg mengakuisisi arsenal 2 negara adidaya.

  6. jadi f 16 kita dah brpa yg dikirim yah.. prihatin, tp dr pd gk ada 🙁

  7. qatar ada embel2 s dibelakang (AH-64Es)
    ini typo atau spesifikasi apache untuk pesanan qatar

  8. 24 Unit, 8 ke kita, 16 nya kemana ya? ada yang tau?

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)