Sep 152016
 

ST. LOUIS – Boeing dan mitranya Saab AB akan menggunakan dua produksi pesawat T-X mereka, seperti diungkapkan pada hari Senin (12/09/2016), untuk menunjukkan kemampuan Angkatan Udara AS, keterjangkauan, dan keuntungan pemeliharaan melalui pendekatan mereka.

Boeing T-X adalah pesawat baru yang dirancang khusus untuk misi pelatihan Angkatan Udara AS, dan mengambil keuntungan dari teknologi terbaru, alat dan teknik manufaktur. Ini adalah pesawat canggih yang dirancang untuk berkembang sebagai teknologi, misi dan pelatihan yang butuh perubahan. Desainnya lebih terjangkau dan fleksibel daripada desain yang lebih tua, pada pesawat yang ada sebelumnya.

“T-X kami adalah nyata, siap dan pilihan yang tepat untuk pelatihan pilot bagi generasi yang akan datang”, kata Leanne Caret, Presiden dan CEO Boeing Defense, Space & Security.

Pesawat Boeing T-X bermesin tunggal, ekor kembar, tempat duduk dan kokpit canggih dengan pelatihan tertanam. Sistem ini juga menawarkan pelatihan berbasis darat tercanggih dan desain ramah pemeliharaan untuk dukungan jangka panjang.

“Suatu kehormatan untuk membangun masa depan pelatihan Angkatan Udara”, kata Presiden dan CEO Saab, Hakan Buskhe. “Kami telah menciptakan solusi terbaik berkat kerjasama yang besar dan strategi yang jelas sejak hari pertama”.

Boeing T-X akan menggantikan pesawat T-38 tua Angkatan Udara. Kemampuan operasional awal direncanakan untuk 2024.

Perusahaan pertahanan dan keamanan Swedia, Saab melayani pasar global dengan produk-produk terkemuka dunia, layanan dan solusi mulai dari pertahanan militer hingga keamanan sipil. Saab memiliki operasi dan karyawan di semua benua dan terus mengembangkan, mengadopsi dan meningkatkan teknologi baru untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang berubah. Saab memiliki bisnis US $4 milyar dengan sekitar 15.000 karyawan tersebar di 35 negara.

Sumber: Defense Aerospace

Artikel Terkait :

  20 Responses to “Boeing dan Saab Ungkap Pesawat T-X”

  1. 5

    • Pertamax hore

    • Bagi para Analis Gripen, …
      Bagaimana kelanjutan dari Pespur TAI (turki)/ TFX dan SAAB Gripen ?
      Sudah sampai dimana progressnya. Targetnya 2023 sudah masuk ke lini produksi.

      Ingat looo, dengan Beban dan Target yang sama SAAB harus melakukan dengan Brasil.
      Dan tentunya lini produksi untuk Swedia sendiri.

      Btw saya kagum dengan optimisme SAAB Gripen ini.

      • Ngomong opoooo
        Turki dulu memang pernah “akan” berpartner dengan SAAB, tapi batal
        sekarang juga “akan” berpartner dengan BAE Inggris, tapi kelihatanya juga batal
        juga katanya “akan” berpartner dengan Korea Sel dan Indonesia
        TIDAK JELAS bung………………………………………

        • hahaha,
          itulah makanya …. SAAB yang sudah MOU dengan TAI/TFX 2013 saja akhirnya 2 tahun tanpa hasil sehingga TAI loncat ke BAE 2016.

          Bagaimana gencarnya saat itu SAAB menjanjikan 2023 sudah deliver. Sehingga KFX/IFX pun terkena bully dan ejekan , karena awalnya TFX juga akan berkerja sama dengan KFX tetapi lebih memilih IFX.

          Tahun 2013, TAI dan SAAB angkat dada dan akan menyelesaikan 2023 lebih cepat dari KFX/IFX dan hasilnya … silakan dicerna sendiri

          • Bung @seto pamungkas

            Berarti bung bila bekerjasama dengan saab gripen ifx bisa batal kah? dalam arti lini produksi saab mengganjal lini produksi produk ifx. dan kfx/ifx hanya di produksi di induknya korea selatan.

          • Bung Fingger Board
            Iya bung, masalah ini pernah saya komen panjang lebar mengenai Lini produksi IFX dan time line nya , jika Gripen dipaksa masuk, pada artikel-artikel lama di JKGR.
            Gripen NG bukan pesawat jelek, tapi datang pada “waktu dan tempat yg salah”

  2. Selamat pagi… salam sejahtera.apa kbr bung tukang ngitung Phd dan bung rusky ? Sy ngefans dg Anda berdua.bung TN Phd dg analisa yg dalam njlimet…bung rusky yg lugas kritis dan humoris.

    • –RUDAL KW–
      TNI AL akan mengevaluasi rencana kontrak militer dengan China atau Tiongkok menyusul penembakan rudal C705 yang mengalami delay 5 menit.
      TNI AL berencana membeli rudal dengan jarak jelajah hingga 140 Km ini. Harganya kira-kira Rp 20 miliar.
      Apakah rencana itu akan digagalkan?

  3. Opsi makin banyak..banyak jenis pesawat, banyak produsen pesawat yg mau beli siapa ya ?? Bagi negara miskin..makin terinjak…krn pasti akan kalah militernya..
    Secara matematis..

    Jedullll jedulll…

  4. Sluku2..batok batoke ela elo pagede lololoba obae nangis bae kewedien jenggot gede..xixi…melu bung tejo…

  5. Kalo disandingkan dengam yang lain membuat punya lockheed (t 50) apalagi punya northrop terlijat seperti pesawat jadul.hehe.

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)