China dan Rusia, Halangi Tindakan DK PBB Soal Rohingnya

42
4
Penampungan pengungsi Rohingya di kamp Cox’s Bazar, Bangladesh (UK Foreign and Commonwealth Office)

New York – China, yang didukung Rusia, pada 17/3/2017 menghalangi pengesahan pernyataan Dewan Keamanan PBB menyangkut Myanmar.

Sejumlah diplomat mengatakan halangan itu dilakukan kedua negara setelah 15 anggota Dewan bersidang untuk membahas situasi di negara bagian Rakhine, Myanmar, tempat militer negara itu melancarkan operasi keamanan.

Kantor Perserikatan Bangsa-bangsa untuk hak-hak asasi manusia bulan lalu menuding militer Myanmar melakukan pembunuhan dan pemerkosaan massal terhadap Muslim Rohingya dan membakari desa-desa mereka sejak Oktober. Tindakan itu kemungkinan bisa mengarah pada kejahatan terhadap kemanusiaan dan pembersihan etnis.

Atas permintaan Inggris, kepala bidang politik PBB Jeffrey Feltman memberikan pemaparan kepada para anggota Dewan Keamanan dalam sidang tertutup.

“Kami berusaha memajukan … beberapa usulan namun kesepakatan tidak tecapai di dalam ruangan itu,” ujar Duta Besar Inggris untuk PBB, Matthew Rycroft, yang menjadi presiden Dewan Keamanan bulan Maret, kepada para wartawan setelah sidang.

Pernyataan Dewan Keamanan harus disepakati oleh seluruh anggota sebelum dapat dikeluarkan.

Sejumlah diplomat mengatakan negara tetangga Myanmar, China, dengan didukung Rusia, menghadang pernyataan tersebut.

Rancangan pernyataan singkat yang sempat dibaca Reuters itu berbunyi “mencatat dengan keprihatinan munculnya bentrokan baru di beberapa wilayah negara itu dan menekankan pentingnya akses kemanusiaan ke wilayah-wilayah yang terkena dampak.” Sekitar 75.000 orang telah mengungsikan diri dari negara bagian Rakhine ke Bangladesh sejak militer Myanmar mulai melancarkan operasi militer pada Oktober tahun lalu. Operasi dilakukan sebagai penanganan terhadap tindakan yang disebut militer merupakan serangan oleh pemberontak Rohingya di pos-pos perbatasan, yang menewaskan sembilan personel kepolisian.

Uni Eropa pada Kamis mendesak PBB untuk segera mengirim misi internasional pencari fakta ke Myanmar guna menyelidiki tuduhan penyiksaan, pemerkosaan dan pembunuhan oleh militer terhadap Muslim Rohingya.

Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi mengatakan kepada para diplomat di ibu kota negara Myanmar, Naypyitaw, negaranya telah diperlakukan tidak adil.

Antara

42 COMMENTS

  1. sudah kebaca kan…..? sama seperti di suriah……2 penjahat kemanusian itu juga….
    jangan bicara strategy,,politik,kepentingan,…tapi bicara mengenai KEMANUSIAAN….
    itu pun juga termasuk kawan 2 nya yg memegang hak VETO

    • jangan bicara strategy,,politik,kepentingan,…tapi bicara mengenai KEMANUSIAAN….

      somplak bin koplak
      sepanjang sejarah peradaban modern Hak asasi manusia dan imigrasi sudah dipolitisasi
      anda pikir penyebab konflik perang dunia pertama dan kedua karena siapa jotos duluan apa?

      • Aneh nih orang menuduh sesuatu belum jelas, blum tentu juga maksud Rusia / China itu buruk kok mungkin harus ada pembicaraan melibatkan pemilik hak veto

        pemerintah inggris meminta PBB bertindak dalam siatuasi kejahatan militer sejak oktober 2016 di myanmar dan itu bagus, tapi kita tidak tahu semua itu ada kepentingan NATO yang terselubung di myanmar yang berbatasan langsung dg Cina.

        Nah jadi jelaskan.

        • ya begitulah orang kalo pemikirannya dah panasan gk bisa mikir netral.

          cina punya ke kuatiran jika nato bersemayam di myanmar dan membuat base camp bukan kah itu sama saja musuh sudah ada di depan pagar???sama halnya dengan rusia yg tidak suka aktifitas nato di polandia.

          pesan saya buat kalian ingat tidak waktu terjadi konflik referendum timtim australia sudah masuk pager kita dan akhirnya mereka merdeka.

  2. jelas tidak adil kaum liberal barat sbgai politikus ham sngat sensitif mengendus bau diskriminasi tanpa tahu menahu latar belakang situasi
    situasi yg rentan dimanfaatkan RRC utk menanamkan pengaruh lewat militer myanmar yg sudah pro china sejak aung suu kyi bebas dan terpilih sebgai presiden myanmar secara demokratis dgn berusaha menyudutkan kaum nasionalis pimpinan aung san suu kyi agar naik ke podium politik kembali.
    dgn kata lain perang proxy

    utk yg masih bacot soal agama saya tantang kalian berkunjung ke kota Yangon
    hitung sendiri berapa masjid disana
    awas kepincut ama gadis muslim panthays

      • ganar ganar u muncul pas artikel yg kaya gini doang…

        nar rusia sudah ngalami yg namanya musuh di di depan mata seperti di poland dan krimea dengan embel embel menjaga perdamaian(melindungi yg tertindas), china pun tau modusnya kasus konflik di miyanmar bisa saja di tegarai oleh konspirasi, pertama mendirikan tempat pengungsian lalu mengirimkan pasukan NATO ribuan. inget bro lg ada gesekan china vs amerika & sekutu asia.

  3. Mana bukti pemenang hadiah nobelnya kok gak kedengaran gaungnya setelah mendapat kekuasaan? Tapi NKRI jg yg mantap punya lgsg G to G dan memberikan bantuan misi perdamaian dan kemanusiaan ksn tanpa embel2 dagelan PBB! Hak Veto adalah bentuk dr democrazy ala barat, tidak ada kesetaraan keanggotaan sehingga selalu terjadi kesewenang2an negara pemilik hak Veto!

LEAVE A REPLY