Sep 252016
 

Awal tahun ini, beredar foto-foto dari Pangkalan Udara Huangdicun yang diposting secara online menunjukkan bahwa kapal induk China akan dikonfigurasi untuk operasi Catapult-Assisted Take-Off But Arrested Recovery (CATOBAR), menurut IHS Jane.

Pesawat tempur J-15 dalam foto diatas tampak memiliki tiang ketapel peluncuran pada roda depan, membuatnya menjadi salah satu pesawat tempur China yang pertama kali menguji infrastruktur CATOBAR. Jet tempur J-15 China ini didukung dengan mesin turbofan AL-31 buatan Rusia.

Pada awal penampakan tersebut, IHS Jane menulis “Sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari program tersebut ataupun bukti nyata dari konstruksi CATOBAR, tetapi ada cukup banyak spekulasi bahwa produksi modul awal saat ini sudah berlangsung”.

Di galangan kapal Dalian, China, sebuah kapal induk saat ini sedang dibangun menggunakan metode operasi pesawat Short Take Off But Arrested Recovery (STOBAR). Metoda STOBAR ini membuat lebih sulit untuk mengoperasikan pesawat berat dan kurang tangguh dalam operasi kapal induk, hal ini akan mencegah China untuk mengambil keuntungan penuh dari kekuatan udaranya.

Penggunaan sistem CATOBAR yang ditingkatkan akan mendukung pengoperasian kapal induk masa depan dengan pesawat tempur berat dan lebih efisien, menurut US Naval Institute.

© JakartaGreater.com

Artikel Terkait :

  6 Responses to “China Kembangkan CATOBAR Untuk Kapal Induk”

  1. Chipeng lg….

  2. menurut ane, lebih baik Indonesia segera mendatangkan jet tempur baru.
    china semakin agresif,

  3. Nkri tak mungkin beli itu..

  4. catobar ya emang sangat perlu bagi pespur tiong”klok,
    karna semua mesin pespur tiong”klok gak punya power yg mengakibatkan mustahil mengawali penerbangan di kapal induk….

    #beda dngan pespur f35 yg bisa lending+take off di kapal sejenis mistral dengan,dan semoga teknologinya juga tertanam pada ifx#

  5. wah bakalan punya kapal induk ketiga nich,kapal induk yg kedua sdh di pasang menara kontrol penerbangan,akhir thn sdh bisa turun ke air nich,salut buat kemandirian china

  6. yup yang kedua sebentar lagi rampung, yang ke tiga kan juga lagi di bangun bareng yang kedua. habis itu berikutnya baru bikin cv 100.000 ton dengan power nuklir. kemingkinan mulai 2020.

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)