Aug 192016
 

Generasi berikutnya dari rudal jelajah Cina akan memiliki otomatisasi dan kecerdasan buatan tingkat tinggi, menurut direktur Departemen Desain Umum, Akademi Ketiga dari China Aerospace Science and Industry Corp, Wang Changqing, Jumat (19/08/2016).

“Rudal jelajah masa depan kami akan memiliki tingkat yang sangat tinggi dari kecerdasan buatan dan otomatisasi. Mereka akan memungkinkan komandan untuk mengendalikan mereka secara real-time, atau menggunakan modus tembak-dan-lupakan (fire-and-forget), atau bahkan untuk menambahkan lebih banyak tugas pada saat rudal meluncur”, kata Wang kepada China Daily dalam sebuah wawancara.

Dia menambahkan bahwa China adalah pemimpin global di bidang kecerdasan buatan. Pada bulan Maret lalu, Cina mengumumkan anggaran pertahanan meningkat 7,6 persen menjadi 146 milyar dolar AS.

Sumber: China Daily

Artikel Terkait :

  48 Responses to “China Kembangkan Rudal Jelajah Generasi Baru Dengan Kecerdasan Buatan Tingkat Tinggi”

  1. Wajib beli

  2. Pertamax plus.. Ajaau telat

  3. Nkri dalam bahaya kalo tdk punya tameng udara.. Aneh pemimpin kita santai santai saja padahal tni belum punya rudal anti rudal jarak jauh, buat tameng ibu kota aja msh ngandelin rudal panggul.. Entar gimana kalo ada rudal nuklir nyasar ke ibu kota atau ke wilayah nkri… Habislah sdh jadi debu aradio aktip…alias WASALAAAMMM

    • Barang china rongsokan, tank nya aja lepas roda nya pas olimpiade biatlon, nih rudal paling meledak di bungker si chino sipit dengan sendiri nya…

      • betul bung .. meski dapat juara ke 2 di lomba tank biatlon tapi tank terbaru china yg sangat dibangga banggakan bahkan dengan lebaynya sebagai tank tempur terbaik didunia roda besi dan rantainya ambrol ..
        mereka sangat ahli marketing menawarkan produk , padahal ancur …

  4. Tidak aneh klo qt tidak punya tamen udara…karena dana nya tidak ada….

    TNI tidak lah bodoh …namun apa daya…

  5. lama2 ni negara nak buatkan pesawat juang tanpa juru terbang.makin modern sahaja teknologi militer mereka.beza otak asia tenggara dngn mereka..

  6. Metode pertempuran ala barat (NATO) yang kemudian diadopsi oleh banyak negara lain termasuk Rusia (kasus Suriah) adalah menguasai wilayah udara lawan, Jika wilayah udara dikuasai akan diterapkan Zona Larangan Terbang (gaya Amerika saat Perang Teluk) untuk mengisolasi negara target. Langkah ini akan diikuti dengan penghancuran fasilitas-fasilitas pertahanan lawan dari udara (gudang amunisi, bunker, lapangan udara, pelabuhan Angkatan Laut, pabrik-pabrik senjata). Jalur-jalur darat akan dihancurkan atau disabotase untuk memperlambat gerakan pasukan, pasokan dan suplai logistik negara target sehingga mobilitas tentara lawan menurun drastis (itulah pentingnya memiliki kendaraan tempur roda rantai/tracked vehicle, dimana jika kondisi medan tidak memungkinkan, pergerakan pasukan tidak banyak terhambat).
    Rusia cukup cerdas menanggulangi taktik Barat ini dengan menggunakan sistem Arhanud terpadu dan berlapis sebagai payung udara terakhir dan terkuat apabila pertarungan udara mengalami kemunduran (manuver/Rusia vs stealth/Amerika).
    Jika kita tidak mengadopsi taktik brilian Rusia ini, bersiaplah untuk kembali ke perang gerilya dengan taktik perang berlarut! Disinilah lagi-lagi mental segenap bangsa ini diuji! TABAH SAMPAI AKHIR!

  7. haiya cintailah poloduk poloduk negala ow

  8. lah kita kapan yah bisa gini “Indonesia Kembangkan Rudal Jelajah Generasi Baru Dengan Kecerdasan Buatan Tingkat Tinggi”

  9. itu lah hebatnya olang olang chino, otak meleka pintal kalo contak mencontek. owe kila negala kita pst kalah kalo lawan PLA meleka itu jago kungplu tp kalah ama jepun

  10. Hayyaaaahh.. Lagi lagi tiongko kapan nkli bikin ludal jalak jauh atauw bikin nuklil.. Hayyaaah..

  11. Kalo sumbernya China Daily biasanya beritanya dibesar-besarkan…
    Media corong partai komunis china/CCP…

    https://www.youtube.com/user/NTDChinaUncensored

  12. indonesia jgn mimpi bikin rudal macam ini..lha wong pakaian bekas dri negara lain saja diperjualbelikan di mall.,iiihh,,mang gak tau malu negara ini

  13. Msh ngembangin tho kirain udh jadi….

  14. Terus bilang..waw..gitu tank aja roda.y copot….paling ..kw…..

  15. pertamax kah

  16. Jangan terlalu kagum bung,kekaguman bisa menghilangkan akal sehat & keberanian.

  17. Semua barang china adalah rongsokan dan berita kemajuan china hanya hoax belaka saja.
    Rudal2 rongsokan bakal kalah ama bambu runcing.

    • bambu di china lebih banyak… lurus-lurus dan tinggi-tinggi… ditanam teratur, gak kayak disini… tumbuh bergerombol… itupun di hutan dan pinggir sungai 😛 hahahaha

      • Cina beda dgn indonesia bung ,,
        Anda sangat mengetahui cina tapi tidak tahu indonesia
        Di indonesia bambu tidak di tanam tapi tumbuh sendiri ,,
        Bambu indonesia tumbuh berkelompok atau berumpun itu menandahkan sifat persatuan dan kesatuan yg kuat ,, tentu beda dgn cina yg tumbuh satu2 tidak berkoloni berumpun
        Hanya lahan 3×3 bambu yg tumbuh bisa ratusan
        Di cina untuk berladang bambu membutuhkan lahan 1 ha untuk ratusan bambu

        Jadi mana yg pintar cerdas dan kuat ,, jwbnya indonesia

        Mengenai rudal ,tidak ada satupun rudal cina yg menggentarkan ..seperti artikel di atas itu cuma gertak dari ketakutan mereka
        Kenapa cina sampai sekarang belum kasih tot rudalnya karena memang mereka tak mengusai 100% teknologi nya
        Cina adalah bangsa yg besar mulut tapi lemah syawat

        • tapi sedih liatnya 😛 dari segi ekonomis dan artistik tntu kamu bisa nilai dong… buktinya tuh TNI AL latihan pake rudal buatan China (C-705)… hahahaha…. jangan merah ya mukanya 😛

      • ya iyalah… di China bambu dibuat kertas, nah disini kan di buat meriam 17 agustusan 😀

  18. indonesia klu belm panas2an blm ngeluari ato beli yg gahar2 seklas s 300.. mudah2an negara ini slalu adem aja.g

  19. EHM…EHMM…DEK CINDY…BUAT MBAH MELAYANG …

  20. bangkong#
    Sekuat2nya tameng jika musuh sudah melihat pasti akan hancur bung, menurutku lebh baik menjaga aset perang kita saat perang, seperti pangkalan, kapal tempur, battry sistem rudal dan sjenisnya supaya kelangsungan pertahanya ttp trjaga

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)