Mar 102017
 

Dalam IDEX-NAVDEX, yang diselenggarakan tanggal 19 – 23 Februari di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, perusahaan CSSC (China Shipbuilding Trading Co Ltd) meluncurkan CIWS Type 730C dilengkapi enam peluncur rudal. Senjata ini menggabungkan Gatling tujuh laras 30 mm Type 730 (PLA Navy menyebutnya H/PJ12) dengan 6 x rudal FL-3000N (PLA Navy menyebutnya AJK-10 atau HQ-10).

Menurut CSSC, satu set sistem pengendalian tembakan mengelola rudal dan gatling secara bergantian untuk engenai target yang masuk. SAM dapat bekerja sama dengan gatling untuk mengatasi dua gelombang serangan yang masuk dalam rangka meningkatkan kemampuan menolak kejenuhan tembakan.

CIWS Type 730C dan 6 Peluncur Rudal FL-3000N

Setiap sistem 730C dilengkapi dengan radar pelacak LR66 dan pelacak elektro-optik OC8 yang dapat melacak dan mengkalkulasi dua target secara terpisah pada saat yang bersamaan.

Berbeda dari Type 730 yang ada, kedua sensor ini tidak dipasang pada CIWS pada varian Type 730C yang baru (mungkin karena berat dan gangguan EM menyebabkan masalah pada rudal). Seluruh sistem juga dilengkapi dengan radar pencari SR64A.

Sebuah konsol pengendalian tembakan WCC-03 yang terletak di kapal CIC digunakan untuk mengontrol CIWS Type 730C. Ada juga dua buah kabinet, satu untuk pengujian dan pelatihan, yang lain multifungsi untuk “menukar peralatan”.

CIWS Type 730C dan 6 Peluncur Rudal FL-3000N

Kinerja CIWS Type 730C sebagaimana disediakan oleh CSSC:

  • Kapasitas amunisi: 2 x drum masing-masing 500 butir
  • Mode tembakan: 4.000 rpm, 2.000 rpm dan 1.000 rpm
  • Jangkauan efektif: 2.500 meter terhadap rudal (menggunakan APDS), 3.500 meter terhadap pesawat (menggunakan HE) dan 5.000 meter terhadap target permukaan (menggunakan HE).
  • Jangkauan intersepsi: 150-1.400 meter terhadap rudal; 150-3.500 meter terhadap pesawat.

Waktu reaksi sistem dari menerima hingga pemrosesan seluruh data sasaran serta menyiapkan senjata yang mengarah kepada titik balistik target adalah kurang dari 6 detik untuk radar pelacakan LR66 dan kurang dari 6,5 detik untuk pelacak elektro-optik OC8.

  • Kemampuan pemrosesan target: 32 target.
  • Kemampuan menampilkan ancaman: 8 target
  • Interception gatling: 150 – 2.500 meter
  • Interception rudal: 2.000 – 8.000 meter

Kemampuan deteksi Radar LR66:

  • Terhadap sasaran udara RCS 2 m²: sekitar 16 Km
  • Terhadap sasaran permukaan: Jarak Visual
  • Terhadap target skimming laut RCS 0.1 m²: sekitar 6 Km

Kemampuan Operasional OC8:

  • Kondisi visibillity rendah, tidak kurang dari 23,5 Km
  • Suhu lingkungan tidak lebih dari 25 °C
  • Kelembaban relatif tidak lebih dari 80%
  • Terhadap sasaran RCS 2 m²: tidak kurang dari 14 Km
  • Terhadap sasaran RCS 0.1 m²: tidak kurang dari 7

Navy Recognition

Peminat manga, anime, gadget, sains & teknologi, sosial-politik dan militer
Link medsos ada dibawah
– Facebook
– Google Plus
– Twitter

  36 Responses to “China Luncurkan CIWS Baru Type 730C Dilengkapi 6 Rudal FL-3000N”

  1. Yang ini boleh dipertimbangkan untuk dibeli.

    • Sistem ini adalah salah satu solusi kapal patroli (mis. KCR) yang punya luas dek terbatas tetapi ingin punya sistem pertahanan anti serangan udara yang mumpuni. Jika mengadopsi sistem ini KCR 60 bisa sekali diupgrade jadi corvet.

      Jika sistem ini diposisikan di bagian haluan KCR60 maka senjata lain seperti rudal anti kapal ditempatkan diburitan. Begitu pula dengan senjata untuk ASW masih muat di buritan.

      Salam

      • Yup setuju sekali dipasangkan pada KCR 40 DAN 60 .

        • yoi, sepertinya untuk KCR 40 and 60 hampir senjatanya pake made in xin jin pin semua.. tp yg frigat pake eropa

          • Betul, sesuai dengan ukuran/harga kapalnya. Namun supaya dilirik negera potensi tujuan ekspor sebaiknya disain KCR60 lebih siluman lagi. Macam profile kaprang FMC (Fast Missile Craft) Class Ambassador MK III.

            Salam

  2. .
    Mantap banget nich barang ,

    Hebat hebat dha ,
    Salud 🙂

  3. entahlah.. saya gagal mikir xixixixi
    antara tertarik dan tidak,,
    yang jelas tot nya tertarik wkwkwk
    untuk teknologi mekanik kita bisa.. radar pengendali tembakannya yg tidak
    dan sekali lagi untuk alutsista jangan beli produk china…

  4. Di salvo 18 exocet mm40 block 3 juga pasti tembus nih ciws

    • Saya setuju pasti tembus kalo sistem ini dibombardir secara salvo pake 18 exocet. Itu artinya pihak yg merilis 18 exocet menilai bahwa (kapal yang mengadopsi) sistem ini punya efek gentar yang cukup hebat oleh karena itu dia cukup “diganjar” dengan 18 unit exocet, not bad.

      Saya setuju sekali jika memborong sistem ini harus sepaket dengan TOT.

      Salam

  5. Gahar diatas kertas,. tapi cukup manakutkan bertemu kapal ini di natuna BAKAMLA perlu lebih di proteksi dari ancaman china. teringat kejadian doeloe dinatuna

  6. Boleh diborong..Buat kcr 40 dan kcr 60

  7. Mantabb

  8. Indonesia harus menguasai teknologi gatling dan rudal.

  9. Harus borong plus belajar buat sendiri. Ayo jangan mau kalah.

  10. Gak bisa diborong karena cuma tahan suhu lingkungan di 25 derajat C dg kelembaban kurang dari 80%. Gak cocok di daerah pesisir

  11. Koreksi, maksudnya gak cocok di daerah tropis

  12. Tetap mengarah ke Pantsyr S1..Berarti sistem seperti benar2 efisien..Sekali lagi saya bilang efisien,Kalo masalah harga,TOT,dan kemampuan nanti..Nomer 5..Kan sifatnya juga ini pertahanan terakhir(paling pendek radiusnya)..Masalah rudal produk China sebenarnya gak masalah,yg masalah kemampuan kita, kita sebagai pembeli jika jadi pembeli pintar tidak akan tertipu,coba kita sudah menguasai rudal walaupun masih yg lvl bawah..Pasti tidak akan tertipu,contoh kita beli mobil 2nd,orang yg sudah sejak muda gonta-ganti mobil sama orang yg baru beli pertama kali pasti Laen..Yg baru pertama kali beli mobil,bawa temen suruh liatin,eeh temennya minta jatah ke pedagangnya..Pasti bilangnya bagus terus,Tp kali udah tahu..Lihat coba cocok..Sesuai..
    nawar langsung..

    • Memang efisien nih CIWS yg diatas, lebih baik ketimbang ciws chinok yg satunya yaitu type-1130, kapasitas peluru cuma 1.280 butir,, sedangkan daya tembaknya 166 butir per detik, berarti cuma bisa nembak maks 8 detik, dan harus reload amunisi lagi, jika menembak jatuh 1 exocet mm40 block 3 butuh waktu 2 detik, maka ciws type-1130 cuma bisa memblok 4 unit exocet mm40 blok 3, lalu harus reload amunisi

    • Tipe 630=6 Laras,730=7laras,1130=11 Laras..Memang sedikit isi reloadnya om..1280 butir,…Tetapi setahu saya..Peluru yg digunakan sama seperti yg digunakan sky Shield,jadi yg berisi Gotri ADV(air defend Variannya).Dan akan pecah diudara..Jadi pemakaian..Tidak seperti Makai gutlinggun minigun..Yg akan keluar seperti las..Beda cara makainya..Kalau penangkal udara..Maaf setahu saya..Mungkin ada lebih tahu Monggo..Kalo ane salah dibenarkan..

  13. ini pameran dagang international Cooooy….

    Jd tdk perlu’lah utk meleceh’kan apalg meng’hina produk negara lain…

    emang Indonesia Kita sndr sdh bisa bikin sndr…!!!???

    Jgn di’biasa’kan ber’pikiran negative…

  14. Hari ini admin cukup cerdik dengan turunkan artikel tentang ciws ini serta berita KCR 60 batch II. Sementara itu ada kerinduan pembaca jakartagreater yang ingin agar KCR 60 PT PAL meskipun cuma 60 meter tapi punya daya pukul corvette supaya ada efek gentar terhadap tetangga. Jadi nyambung, jempol buat admin.

    Salam

    • Berarti KCR 60/40 wajib dikasih CIWS setara ini ya om..(saya gak ngomong merk lho ini)..xixixix

      • Betul, kita gak lihat merk. Sistem seperti ini memang memberikan terobosan bagi kapal-2 perang yang nanggung dimensinya.

        Dengan pakai sistem seperti ini KCR 60 bisa disiapkan mampu berperang 3D. Syaratnya lengkapi juga ia dengan senjata lain supaya lengkap untuk 3D warfare. Dan bonusnya kalau (andai) pake sistem ini CIWS-nya yakni 730C juga mampu melibas target permukaan.

        Salam

    • Lebih sreg kalo kcr60 dipasang milenium 35mm ciws

    • Pastinya China menganggap CIWS ini lebih baik dari seri lainnya makanya di pasangkan pada Destroyer terbarunya…

      • Betul, bersaing dengan kashtan-M ciws punya rusia

        • Sepertinya banyak negara mulai kembangkan CIWS semacam ini.. bbrp wktu lalu perusahaan UEA juga sepertinya ada buat senjata seperti ini dan beritanya ada di jkgr…

          Mungkin gatling buatan Indonesia bisa dilengkapi dengan peluncur rudal seperti ini kedepannya..

  15. kemampuan tracking radar LR66 sekitar 16 km
    kesiapan sistem perlu 6 detik

    kemampuan elektro optik OC8 sekitar 23,5 km
    kesiapan sistem perlu 6,5 detik

    kalo di geruduk rudal buas dg speed 3 mach, apakah Gatling gun & rudal FL masih sempat ber reaksi ???

    • Kalau rudal buas dan ganas ya sudah terdeteksi dari jauh pakai radar kapal dong om, bukan radar ciws. Dari jauh udah di kill duluan dengan SM-2 atau ESSM

      • Berarti seperti KCR 60/40 minim bawa radar 2 ya om..Yg satu sudah singkron dengan rudal yg dia bawa..Wah berat juga ya..Seumpama dia bawa rudal diatas 150 km…Berarti ada radar yg lebih besar yg otomatis mengurangi total beban yg dia bawa…Gitu2 Kira2 nya ya bung…

  16. Ciws yg akan dipasang diparchim class

  17. Sebaiknya TNI tdk beli ini, bagus beli dr eropa barat atau timur diproduksi bersama di Pindad seperti CIWS SAAB swedia yg diproduksi Pindad.

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)