Feb 162017
 

MOSKOW – Direktur Kerjasama Internasional Rostec, Victor Kladov mengatakan bahwa produksi sistem rudal pertahanan udara S-400 Triumf untuk China saat ini sudah berlangsung.

Dalam keterangan pers di pameran internasional Aero India 2017 di Bengaluru pada hari Selasa, Victor Kladov menegaskan bahwa sistem rudal S-400 pesanan China sedang dalam tahap produksi. “Sekarang, ada kontrak pengoperasian yang ditandatangani bersama China untuk penyediaan sistem S-400, dan saat ini berada dalam tahap produksi”, katanya.

Kladov menambahkan bahwa sejumlah negara telah menyatakan minatnya pada sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia tersebut, namun ia menekankan bahwa saat ini kapasitas produksinya masih terbatas.

Bulan Juni tahunlalu, Direktur Rostec Jenderal Sergei Shemezov mengatakan bahwa sistem rudal pertahanan udara S-400 yang dipesan China akan dikirmkan paling cepat tahun 2018. Ia juga menambahkan bahwa prioritas utama saat ini adalah untuk mempersenjatai militer Rusia dulu.

China secara resmi telah mengkonfirmasi pembelian minimal untuk tiga resimen (6 divisi) sistem S-400 untuk pasukan pertahanan udara PLA. Setiap divisi akan terdiri dari 8 peluncur dan 112 rudal, beserta kendaraan pendukung dan komando.

Pada tahun 2015, India mengumumkan bahwa mereka ingin membeli beberapa batalion sistem rudal permukaan-ke-udara mobile dan ribuan rudalnya. Moskow telah sepakat untuk memasok sistem tersebut ke India pada bulan Oktober 2016.

Pada bulan November 2016, Turki juga mengatakan telah bernegosiasi dengan Moskow untuk memasok sistem rudal S-400 Triumf. Sebelumnya pada bulan Juli 2016 yang lalu Vietnam juga menunjukkan minat untuk membeli sistem rudal S-400 dari Rusia.

Selama tahun 2016, Angkatan Bersenjata Rusia telah menerima sebanyak 39 divisi rudal S-400 Triumf (sekitar 312 peluncur) yang difokuskan disekitar Moskow dan tempat-tempat strategis lainnya.

Sputnik News

Peminat manga, anime, gadget, sains & teknologi, sosial-politik dan militer
Link medsos ada dibawah
– Facebook
– Google Plus
– Twitter

Artikel Terkait :

  13 Responses to “China Segera Miliki S-400 Triumf”

  1. Kita kapan, iri melihat ini !

  2. 6 divisi x 8peluncur /Divisi = 48 peluncur x 112 rudal /Divisi = 8 x 112 = 896 rudal . …woooow berapa ratus pesawat bisa dirontokan oleh PLA ????

  3. Tambah demam meriang ninh…

    • hahaha…

      skrg saya yakin, china pasti ngomong gini “yaudah… kmrn yg rencana mau beli su-35 gripen E sini sini… silahkan main ke pangkalan baru gue di LCS, berani gak loe pade? jangankan yg masih kalian rencanakan beli… F-35 juga bakal gue rontokin…”

      hahahaa

  4. Wow,S400 rusia laris manis seperti kacang goreng,kalah tuh PAC Patriot mamarika dan RHan-450 kita…ckckck

  5. 6 Divisi kali 8 peluncur dg 112 rudal,
    total 48 peluncur dan 672 rudal. Wauw..,
    Apa yg trjadi jika kita punya 6 divisi berada di kepri , 6 lagi di kupang.?

  6. Paketannya ngeri..8 peluncur 112 rudal,berarti sekitar 13-14 reload,secara full,pantas dikita belom tertarik..Hihihi..Paketan reloadnya mungkin yg gak kuat…Waah China mulai menggertak juga ini…Gak main2 ternyata kekuatan S400,benar2 barang yg dapat diandalkan..Kalo dikita itungan pulau terbesar,butuh minim 5 divisi..WOW!…

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)