Mar 122017
 

Produksi Dassault Rafale bisa terus berlanjut hingga ke paruh kedua dekade berikutnya sebagaimana produsen Perancis tersebut terlihat untuk menambah produksi 110 unit pesawat yang sudah ada dalam daftar antrian. “Hal ini sudah didiskusikan dengan pemerintahan Paris tentang urutan tahap kelima, yang dirancang bagi Perancis untuk memiliki hingga 225 unit jet tempur Rafale”, kata Pimpinan Eksekutif Dassault, Eric Trappier.

Di antara mereka, Angkatan Udara dan Angkatan Laut Perancis sejauh ini telah menerima 148 unit jet tempur Rafale, dengan sisa pengiriman 32 unit yang saat ini mulai melambat. Dassault telah menyerahkan 6 (enam) contoh jet tempur multiperan tahun lalu kepada pelanggan domestik dan berencana untuk memberikan sebuah pesawat soliter untuk Angkatan Udara pada tahun 2017.

Tiga unit Rafale akan dilanjutkan pada tahun 2018, tapi pada tahun 2019-2020 tidak ada pengiriman, selanjutnya pengiriman akan dimulai lagi pada tahun 2021. Namun, output tidak akan berdampak secara signifikan, dikarenakan atas keberhasilan Dassault dalam mengekspor untuk beberapa varian akhir-akhir ini, dengan total sebanyak 84 unit untuk pesanan dari Mesir, India dan Qatar.

Pengiriman ke Angkatan Bersenjata Mesir telah dimulai, dengan 6 (enam) unit Rafale telah diserahkan dan lebih lanjut 8 (delapan) unit lagi tahun ini, dan sisanya adalah 10 unit. Qatar akan mendapatkan Rafale pertama dari 24 unit pesanan Rafalenya di tahun 2018, sementara India akan menerima batch pesawat dari pesanan 36 unit Rafale pada tahun berikutnya.

Trappier yakin bisa menangkap ratusan unit penjualan Rafale tambahan, baik dari pelanggan Rafale yang telah ada – India telah dimulai tender pengadaan 57 unit jet tempur untuk kapal induknya – dan dari operator Mirage 2000 yang ingin meng-upgrade pesawat tempur mereka.

Negara-negara Eropa dengan program penggantian pesawat tempur aktif merupakan sumber lain dari pesanan potensial, katanya, yang mengidentifikasi Belgia, Finlandia dan Swiss sebagai prospek yang kuat, adalah hal lain sebagai pengganti Boeing F/A-18C/D. “Swiss akan mengubah posisinya. Setelah mencoba untuk membeli pesawat yang lebih kecil yaitu Saab Gripen, mereka akan membeli pesawat yang lebih canggih, dan itu adalah Rafale”, katanya.

“Saya tidak melihat bahwa Swiss akan kembali kepada Gripen, orang-orang banyak yang menentangnya, sehingga akan sulit bagi Menteri Pertahanan Swiss untuk kembali membeli Gripen”. Sementara itu, Dassault juga bekerjasama dengan lembaga pengadaan DGA Prancis untuk menentukan spesifikasi pada Rafale F4 Standar, yang akan membuat debutnya di tahun 2023-2024.

Tambahan kemungkinan termasuk pada peningkatan datalink dan sistem komunikasi, serta konfigurasi persenjataan baru. Pekerjaan tersebut akan termasuk membangun standar F3R yang akan diterjunkan pada tahun 2018 dan melihat integrasi rudal BVR MBDA Meteor.

Global Flight

Peminat manga, anime, gadget, sains & teknologi, sosial-politik dan militer
Link medsos ada dibawah
– Facebook
– Google Plus
– Twitter

Artikel Terkait :

  14 Responses to “Dassult Kokohkan Prospek Jangka Panjang Rafale”

  1. Jet A-1

  2. Waduh… Klo menteri pertahanan Swiss aja ragu buat akuisisi Gripen NG, apakah Indonesia masih tertarik dengan tawaran tersebut?

  3. .
    Mantap dha “

  4. Pesawat mahal untuk selelasnya!

  5. Katanya NKRI mau borong rafale 64 unit SDH dibayar lunas..Sama bapak besar..wkwk

    • Smg sj.. rafalenya bisa tandem nih dg su35… kelayapan dari ujung gang ke ujung gang lainnya keliling kompleks ngeronda…. xixixiixi…

  6. Pesawat mahal untuk sekelasnya! Tapi Prancis kok gak kedengaran minatnya terhadap F35.

  7. Rafale F4 Standar br kali ini sy dengar apa dasaule mengembangkan siluman rafale

  8. sales dassault rafale dan sales saab gripen perang urat syaraf tak patut dicontoh….main sogok2an

  9. 16 Rafale+30 MIG 35…Mancay kayakna..

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)