Jan 272017
 

Polska Grupa Zbrojeniowa (PGZ) telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan galangan kapal DCNS Perancis yang mengarah pada pembangunan bersama kapal selam di Polandia.

Menurut Navy Recognition, penandatanganan perjanjian tersebut menjamin PGZ dan galangan kapal yang dimilikinya berpartisipasi dalam pembangunan kapal selam di Polandia”, kata General Manager PGZ, Arkadiusz Siwko dalam sebuah pernyataan. Galangan Kapal Polandia (SMW) bergabung dengan PGZ pada tahun 2015.

Polandia saat ini sedang mempertimbangkan beberapa usulan dari Saab, DCNS dan TKMS untuk program kapal selam Orka. Saab menawarkan A26, DCNS menawarkan Scorpene dan TKMS menawarkan Type 212A. Berdasarkan rencana, tiga kapal selam baru yang akan disampaikan pada tahun 2023.

Pada Oktober tahun lalu, Saab menandatangani MoU dengan PGZ untuk “pengembangan kerjasama yang erat antara Saab dan PGZ dalam perencanaan dan pelaksanaan program Angkatan Laut Polandia, termasuk konstruksi kapal permukaan dan kapal selam untuk Angkatan Laut Polandia dan pelanggan ekspor”.

Pada bulan Juni 2016, Angkatan Laut Jerman dan Polandia menandatangani perjanjian yang akan mengarah pada pembentukan bersama “Submarine Operating Authority”.

Video kapal selam diesel-listrik Scorpene pada Pameran Militer Balt 2016

JakartaGreater

Peminat manga, anime, gadget, sains & teknologi, sosial-politik dan militer
Link medsos ada dibawah
– Facebook
– Google Plus
– Twitter

Artikel Terkait :

  12 Responses to “DCNS dan PGZ Tandatangani MoU Program Kapal Selam Orka Polandia”

  1. SELAMAT PAGI.

  2. pesawat N19 ini banyak di butuhkan di kawasana pelosok yang hanya mempunyai landasan pacu sekita 400 s/d 500 meter……!!!

    saya pernah mengalami naik pesawat jenis ini tapi yg baling2 nya cuma satu.dan hanya muat 9 orng.
    di bandara kecil IWUR di indonesia timur.

    waktu itu perasaan dag dig dud…karena landasannya cuma 400 mt.

    coba banyagin…di ujung dan di pangkal bandara ada sungai besar.

    kalau pilotnya tdk terlatih saya ga bisa ngebanyaginnya……

    • N219 banyak dibutuhkan tapi kalo ketersediaannya tersendat tertunda-tunda, sedangkan calon pengguna butuh segera.
      Lalu bagaimana, sedangkan pesaing juga punya daya tarik yang asik.
      http://indomil.com/ptdi-n219-versus-harbin-y-12f-persaingan-berat-di-kelas-light-passenger-aircraft/

      • N219 vs harbin-y-12f ?
        produk pesawat Indonesia vs produk pesawat china?

        N219 belum jadi aja sudah banyak diminati para kepala daerah di Indonesia, belum lagi pasar asia tenggara, afrika dan amerika latin.

        kalau harbin-y-12f, silahkan cari sendiri di google seberapa hebat selesnya menjual produk ini…hehehe… jualan spek hebat kalau mau bersaing di komersial saya kira bukan patokan.

        Orang mendengar produk China ya gimana gitu, boleh juga seh… tapi kan…
        ini bukan produk HP, boiler atau kereta cepat china, pesawat bro, ngeri tau…ingat tuh pesawat merpati air ma60!

        • @ibenk
          Entah sudah berapa kali PTDI yang nentuin sendiri bulan apa mau ujiterbang. Berulang-ulang selalu ditunda karena belum siap. Bukankah mereka bisa mengukur kesiapan mereka dan kemampuan vendor sehingga bisa ditentukan target kapan siapnya ujiterbang?
          Dulu IPTN roll out N-250 november 1994, dan flight test agustus 1995. Tepat waktu. Padahal itu pekerjaan besar. Pesawat secanggih itu.
          Memang keadaan PTDI sekarang jauh sekali sih, nggak adil kalo membandingkan. Tapi mestinya jangan terlalu mudah ungkapkan akan ujiterbang bulan sekian tahun sekian. Kalo mau kasih tau waktunya ya yang sekiranya saat itu mereka benar2 siap.
          Untuk pemasaran sih saya yakin sama N-219. Malaysia pun berminat beli 8 (atau 9, saya lupa). Belum lagi Nigeria dan negara Afrika lain yang sudah mengenal CN.
          Yang paling pasti untuk pasar domestik sangat cerah. Lion grup sangat potensial untuk membeli dalam jumlah banyak.
          Saya optimis untuk N-219.
          Hanya saja saya gregetan karena penundaan lagi (nggak inget udah berapa kali ditunda).

          Tentang kepala daerah yang menyatakan minat sih .. yah.. tak perlu dianggap serius selama belum resmi. Menyatakan “berminat”. Sepertinya pernah dengar itu.
          Jangan2 pesawatnya belum siap tapi kepala daerah sudah lengser. Suksesor ganti kebijakan. Biasanya begitu.

    • Justru yg bikin perasaan jantung pingin copot waktu pesawat itu sdh mengudara dan kena hembusan angin yg agak kuat dr pegunungan bung.
      Serasa diombang ambing seperti naik kapal kecil dng gelombang besar dilautan. Tapi kalo dng suara deru mesinnya seru jg ya bung…xixixi

    • anggap saja lagi wisata ekstrem ha ha ha..
      daripada mencoba wisata watersport di tanjung benoa bali.. mending itu bung,, sekalian kerja.

  3. desain sigma terbaru luar biasa bagusnya dan ks a26 kockum juga top markotop

  4. Indonesia Joint Koprea sudah, tgl dgn Swedia dan Rusia bahkan klu bs Jerman is embahnya kasel diajak produksi bersama, cuma duitnya dr mn?

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)