Sep 252016
 

TECHPORT – Air Warfare Destroyer Alliance telah mencapai tonggak penting dengan berhasil menyelesaikan Builder Sea Trials kapal perusak pertama Hobart selama beberapa hari di lepas pantai Australia Selatan. Manajer Umum AWD Alliance, Lloyd Beckett mengatakan bahwa uji coba laut adalah dimulainya fase baru yang menarik untuk proyek Air Warfare Destroyer.

“Fase pertama ini adalah Builder Sea Trials, dilakukan selama empat hari di perairan Australia Selatan, menandai keberhasilan ujicoba lambung, propulsi dan sistem navigasi kapal. Fase kedua dari percobaan tingkat lanjut akan berlangsung pada awal 2017 ketika Hobart melakukan ujicoba pertempuran dan sistem komunikasi”, katanya.

Keberhasilan Hobart dalam menyelesaikan Builder Sea Trials merupakan dedikasi selama satu dekade dan upaya oleh tenaga kerja AWD pada proyek pembuatan kapal paling kompleks dalam sejarah Australia.

“Ini adalah puncak dari desain dan pengadaan, konstruksi serta perlengkapan, pengujian sistem, pelatihan dan aktivasi peralatan selama bertahun-tahun. Ini memberi saya kebanggaan melihat hasil kerja keras kami dalam masa percobaan yang sukses di laut”, kata Beckett.

Kemajuan yang signifikan telah tercapai pada proyek AWD dan perusak Hobart untuk mencapai tonggak ini dengan membangun kapal sejak Januari 2010, konsolidasi lambung pada Maret 2014, dan peluncuran resmi ketika kapal mengapung untuk pertama kalinya pada Mei 2015.

Program Manager AWD Alliance, Commodore Craig Bourke juga menyatakan puas, “Penyelesaian Builder Sea Trials Hobart merupakan langkah yang signifikan menuju pengiriman AWD pertama kepada Departemen Pertahanan sebuah kapal perang paling kuat yang pernah dioperasikan oleh Angkatan Laut Australia”.

“Tim pembuat kapal AWD Alliance dan integrator sistem tempur dapat berbangga dalam mencapai tonggak utama dengan mengirim AWD pertama kami ke laut dan berhasil menyelesaikan uji coba”, katanya.

Selama bulan-bulan mendatang, kemajuan lebih lanjut pada Proyek AWD akan ditunjukkan ketika kapal kedua Destroyer “Brisbane” diluncurkan pada bulan Desember 2016, serta konsolidasi lambung Destroyer ketiga “Sydney” di bulan Agustus 2017.

Setelah selesai uji coba laut lebih lanjut pada awal 2017, Aliansi Destroyer Air Warfare dijadwalkan untuk memberikan Hobart ke Departemen Pertahanan pada bulan Juni 2017.

Tentang Destroyer Hobart-Class (AWD):

  • AWD dibangun untuk memenuhi kebutuhan pertahanan khusus Australia dan akan memberikan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan pertahanan Australia. AWD akan memberikan perlindungan lebih besar bagi personil ADF dengan memberikan pertahanan udara untuk menemani kapal serta pasukan darat dan infrastruktur di daerah pesisir yang ada di dekatnya. AWD juga akan memberikan perlindungan diri terhadap rudal dan pesawat musuh.
  • Sistem Senjata Aegis menggabungkan radar canggih AN/SPY 1D (V), dalam kombinasi dengan rudal SM-2, akan menyediakan sistem pertahanan udara canggih yang mampu menghancurkan pesawat dan rudal musuh pada jarak lebih dari 150 km.
  • AWD juga akan membawa helikopter Angkatan Laut MH-60R Seahawk “Romeo” untuk pengawasan dan respon dalam mendukung daerah peperangan kunci. Fungsi peperangan permukaan akan mencakup rudal anti-kapal jarak jauh dan senjata Angkatan Laut yang mampu menembakan berbagai amunisi untuk mendukung pasukan darat.
  • AWD juga dapat melakukan Pertempuran Bawah Laut dan akan dilengkapi dengan sistem sonar modern, umpan dan peluncur torpedo permukaan.
  • Ditambah dengan susunan senjata pertahanan jarak pendek, semua kemampuan ini memastikan AWD memiliki sumber daya bertahan dan menyerang berlapis yang diperlukan untuk memenangkan pertempuran melawan ancaman konvensional dan asimetris abad ke-21.

Spesifikasi Umum Hobart-Class (AWD):

  • Tipe: Air warfare destroyer
  • Displacement: 6.250 ton
  • Panjang: 147,2 m
  • Lebar: 18,6 m
  • Draf: 5,17 m
  • Propulsion: Combined Diesel Or Gas (CODOG), 2× turbin gas General Electric 7LM2500-SA-MLG38, daya 17.500 kw, 2× mesin diesel Caterpillar Bravo 16 V daya 5.650 kw
  • Kecepatan: Diatas 28 knots (52 km/jam)
  • Jangkauan: Diatas 5.000 mil laut (9.300 km) pada kecepatan 18 knots (33 km/jam)
  • Awak Kapal: 186 + 16 aircrew, akomodasi untuk 234 orang
  • Sensors dan Sistem Proses: Sistem Tempur Aegis, radar S-band AN/SPY-1D(V), radar X-band AN/SPQ-9B, Sistem kontrol tembak Mark 99 dengan 2 radar resolusi tinggi, 2× radar navigasi L-3, Sistem sonar UESS, sistem pencari dan pelacak VAMPIR IR
  • Peperangan Elektronik dan Umpan: radar ITT EDO Reconnaissance and Surveillance Systems ES-3701 ESM, sistem komunikasi SwRI MBS-567A, 4x peluncur umpan Nulka, 4×6 tabung peluncur umpan multifungsi
  • Persenjataan: 48-sel VLS Mark 41, rudal RIM-66 Standard 2, rudal RIM-162 Evolved Sea Sparrow, 2×4-kotak peluncur rudal Harpoon, 1× senjata 5 inci Mark 45 Mod 4, 2× peluncur torpedo Mark 32 Mod 9, torpedo Eurotorp MU90, 1×Phalanx CIWS, 2x meriam otomatis Bushmaster M242 25 mm
  • Kendaraan Udara: 1x helikopter MH-60R Seahawk

 

©JakartaGreater.com

Bagikan Artikel:

  34 Responses to “Destroyer Pertama Australia Selesaikan “Builder Sea Trials””

  1. indonesia kapan punya beginian?

  2. Yg penting seluruh PKR 10514 rampung dulu dan dipersenjatai komplet. Biar bisa petentang petenteng dng tetangga.

  3. yg sy heran, kok Negara kita nyante2 aja ya, aneh bin ajaibbbb
    ngeriiiiii2 sedap kali ya???kok cueeeek sekali

    • Bukan nyante, kita juga terus2an proyek pengadaan kapal, tapi yg ukuran mini panjang 28/32/40 m. (Banyak proyek banyak rejeki kali) Katanya buat jaga keamanan laut. Laut sebelah mana, di dlm 12 mil ? Kapal2 mini hanya Patroli Pesisir, padahal ada satuan Polisi Airud & Bakamla/Coast Guard. Banyak jml kapal nya, tapi gak menggetarkan lawan.

  4. Indonesia tidak punya kapal perang destroyer harus segera bikin 20 unit…. Indonesia dalam bahaya karena tetangganya sdh pada punya destroyer.. Tp knapa pjbt indonesia santai santai saja atau mngkin pasrah saja..

  5. Kebanyakan hidup rakyat Indonesia santai dan tenang dalam menghadapi masalah apapun yg terjadi tetap santai.. Bgitu pula dgn sipat pjbt nkri yg selalu santai dlm menanggapi perkembangan militer Negara tetangga, gak responsif… Mngkin misalnya walau ada rudal nuklir sedang menuju ibu kota pun pjbt kita santai santai saja.. Malah ngomongnya bgini.. Mati mah sdh pasti, jd pasrah saja.. Wkwkwk

    • Dengan logika yang sama, bagaimana kalau dibalik bang. Misalnya saja, justru mereka itu keder ama kita, mangkanya beli banyak. Kan dua kemungkinan itu bagi kita sama, karna keterbatasan info yg kita punya. Sekorup korupnya pejabat, se ndableg2nya mereka, masa ya ga aware dg beginian? Biarlah pejabat2 itu yg ngatur strategi, yg penting kita aman, cari duit gampang, itu aja sih

    • Ada nuklir ke Jakarta?

      Indonesia respon : #WEARENOTAFRAID #WELCOMENUCLEAR

  6. Eaduuh bahaya.. Nkri harus cepat bertindak.. Beli rudal brahmos atau rudal rbs 15…atau cepat bikin kapal destroyer 180 meter buatan pt pal.. Atau beli iver secepatnya…

  7. Lawan pake c705!!! Rudal yg sangar itu…

  8. @kusni kardus

    Sapa tau kena ya kan bang?

  9. memang indonesia hanya satu kekerurangan alutsista, yaitu destroyer. ayo pak beli kalau bisa bikin, klu bisa lg yg banyak..

  10. Panjang Destroyer ini = PKR Sigma + KCR 40
    Yang membedakan dari Destroyer ini dengan PKR Sigma + KCR 40 adalah persenjataannya yang sudah lebih up to date dan di dukung juga dengan sistem radar yang jangkauannya lebih maju dari armada TNI AL kita.
    Untuk head to head dengan kapal ini sebenarnya PKR Sigma class kita tinggal mengupgrade sistrm radar dan persenjataannya.
    Karena pada pertempuran di laut jarang sekali di lakukan pertempuran dekat seperti dog fight di udara.
    Intinya siapa yang lebih cepat mendeteksi kehadiran musuh dialah yang meluncurkan rudal untuk menenggelamkan musuhnya.

    Peace

  11. Sensors dan Sistem Proses: Sistem Tempur Aegis, radar S-band AN/SPY-1D(V), radar X-band AN/SPQ-9B, Sistem kontrol tembak Mark 99 dengan 2 radar resolusi tinggi, 2× radar navigasi L-3, Sistem sonar UESS, sistem pencari dan pelacak VAMPIR IRPeperangan Elektronik dan Umpan: radar ITT EDO Reconnaissance and Surveillance Systems ES-3701 ESM, sistem komunikasi SwRI MBS-567A, 4x peluncur umpan Nulka, 4×6 tabung peluncur umpan multifungsiPersenjataan: 48-sel VLS Mark 41, rudal RIM-66 Standard 2, rudal RIM-162 Evolved Sea Sparrow, 2×4-kotak peluncur rudal Harpoon, 1× senjata 5 inci Mark 45 Mod 4, 2× peluncur torpedo Mark 32 Mod 9, torpedo Eurotorp MU90, 1×Phalanx CIWS, 2x meriam otomatis Bushmaster M242 25mm

    Perlengkapan diatas tinggal di pasangkan di jajaran armada PKR Sigma 10514 kita, di jamin Destroyer Australia akan panas dingin.

    Mungkin yang membedakannya hanyalah jumlah persenjataannya yang lebih sedikit jika perangkat yang ada di Destroyer tersebut di instal di PKR Sigma kita.

  12. Lawannya destroy hobart tuh ya cuma SU 34 versi EW (pengganti su 24 EW lawas) tandem konfigurasi yg versi fighter bomber. Satu jet mematikan perangkat elektronik kapal,satunya lg meluncurkan rudal sam KHxx/brahmos. Beres deh…

  13. Indonesia Kita yg luas ini harus’x punya Destroyer 4 bh….
    minim 1 kelas dgn 052D punya China…

    Jd 1 bh yg aktif muter” mondar-mandir dr Timur ke’Barat , dr Barat ke’timur skalian pelatihan & tambah skill…

    Yg 3 bh stand by utk emergency…

    Kalo perlu lsg pesan ke’China…
    1 bh built-up…
    2 bh assembly…
    1 bh full manufacturer di’Indonesia….

  14. Hadeeuuhh.. Indonesia gimana nih… Pejabat kita kaya gk ada kemauan..

  15. Satu hobart udah cukup utk ganyang seluruh armada indon.
    Gak ada yg tersisa semuanya tenggelam dirudal hobart..
    Ngerii ..

  16. seperi biasa, kirov kita masih di rahasiakan/dighoib kan di dunia bawah tanah alias dunoa siluman wkwkwkwkwk

  17. @Genthur Schneider (Bapak Jerman, Mak Klaten) : Kan bisa ada bagian yang di kurangi, misalnya meriam otomatis Bushmaster M242 25mm, ataupun yang lainnya…
    Mungkin tidak semuanya dapat di PNPkan ke PKR Sigma Class, steidaknya 75 persen dari item yang di atas sudah lebih dari cukup…
    Eta oge upami hoyong maksakeun :)

  18. bener ga sih rudal yakhont sudah diinstal di 16 kri kita..kalo betul indonesia aman

  19. hayooo pd mulai mikir kan knp nkri alutsista ecek2 kalah ama tetangga tp pejabatnya msh pd nyante dan aman2 saja????..jawabnya ghaib itu ada wlau wujudnya kita tdk tau…ghaib bukan berarti baru bisa jd sdh lama ada disni ..tinggal diperbarui dan di upgrade

 Leave a Reply