Mar 182016
 

Dumai – Panglima Kodam I/Bukit Barisan memastikan dalam waktu dekat, prajurit Den Arhanud Rudal 004 Dumai, Riau akan mendapatkan alutsista baru, yakni rudal pertahanan udara Starstreak dari Thales, Inggris. Alutsista ini, akan menggantikan alutsista yang ada.

Pangdam memerintahkan agar para prajuritnya tidak canggung, saat nanti mengoperasikan alutsista tersebut. Rencananya sekitar 16 unit Starstreak akan ditempatkan di Den Arhanud Rudal 004 Dumai.

Starstreak dengan platform jip Land Rover Defender

Starstreak dengan platform jip Land Rover Defender

Rudal dengan teknologi mutakhir dari INggris ini akan diawaki oleh prajurit Den Arhanud Rudal 004. Mereka pun sudah dipersiapkan dengan baik untuk mengawaki Starstreak rudal tersebut.

Starstreak platrform peluncur RAPIDRanger

Starstreak platrform peluncur RAPIDRanger

“Mereka sudah mendapat pendidikan dan pelatihan di Pusdik Arhanud, agar profesional mengoperasikan alutsista ini,” ujar Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Lodewijk Pusung di Den Arhanud Rudal 004 Dumai, Jum’at (18/3/2016).

Tribunnews.com

  38 Responses to “Detasemen Arhanud Rudal Dumai, Dilengkapi Starstreak”

  1. s400 dong

  2. pertabok

  3. mantaps

    apalagi S400

  4. Semoga pertahanan udara nusantara semakin tangguh…

  5. lumayan lah….Starstreak

    sasaran empuknya sukhoi 27/30/35,mig 29,31,35

    https://www.youtube.com/watch?v=6QRjtk7QuE0

    ha ha ha

  6. Kalau yang jarak dekat sudah merata, disusul yang jarak menengah dan jauh. Mantaffff.

  7. Buk minah aliran ghoibiyah

  8. Kalau di lihat Dumai secara tidak langsung Bersebrangan dengan Kuali Lumpur…
    kebetulan banget pula Proyek ku ada di kota tersebut. 😀

  9. Cari yg ghoib2 aja bung

  10. Apa ini ada hubumgamya dgn jamuan makan malam pak sby waktu di inggris??slow down please

  11. ni email bung albano sama nick ny ko nyangkut di tabku

  12. Iya. Sedang kita atasi Bung. Terima Kasih

  13. Kenapa di dumai? Adakah alasannya

  14. home sweet home, mudah2an untuk medium/long range SAM nya S-300, (ngarep.co.id)

  15. dah pada cari game strategi aja sono…buat2 negara sendiri..atur2 militer sendiri…atur2 konflik sendiri…yang ngomong pada ngatur…hadeh emang militer punya kakek mbah lo… :/

  16. Sekian puluh tahun baru dapat rudal ganti, haduuh ….panteslah pesawat tentangga suka nyerempet2 masuk. Minimal sekelas BUK, lebih baik S 400 / 500.

  17. wah propinsi gueni tahun dpn dinhil Letakinya fdi bandara Tempuling ngarep.Com wkwk

  18. Yg pasti sebelum senjata dibeli mestinya ada pelatihan personel calon penggunanya. Kira kira sudah tercium belum ada personel TNI yg sedang dikirim ke Rusia untuk berlatih operasional S300 dsb? Mungkin polanya seperti saat beli Yankhot. Idealnya rudal jarak pendek dimodernkan dulu seluruhnya berikut Alutsista pendukungnya macam heli serbu, pespur jarak pendek menengah, panser dan tank medium. Baru setelah itu ok kita tempatkan rudal pertahanan jarak menengah hingga jauh. Jika asal pasang yg jarak jauh tanpa memperkuat yg jarak dekat ketika amunisi jarak jauh habis bisa bahaya kita. Anggaran terbatas tentunya Hankam dan TNI punya prioritas alutsista mana yg harus dibeli terlebih dahulu. Saya yakin tahun 2020 Alutsista TNI berikut kesejahteraan personelnya sudah gahar di kelas Asean.

  19. Test command….
    One two three di jajaaal,,

  20. Bapak2 TNI kita pasti sudah paham & sdh berhitung apa saja yg dibutuhkan utk NKRI tercinta & mana yg hrs diprioritaskan utk didahulukan. Tdk mungkin semua kebutuhan didatangkan secara serentak, kecuali duitnya tinggal ngguntingin, selain itu mungkin bagian dari kerahasiaan mengingat hal tsb berkaitan dg kelangsungan NKRI.

    INDONESIA Raya INDONESIA Jaya

  21. Harusnya klu indonesia beli alutista rusia jgn barat krn rata2 jika kita berkonflik dgn negara tetangga kan mereka semua antek2 negara barat jd jika perang pecah maka embargo senjata pasti terjadi..amit2 dech

  22. Saya sungguh heran dgn tni ad yg begitu doyan belanja produk barat pdhl efek deterrentnya kurang menakutkan ada apa sbnrnya? apakah udh mnjdi doktrin turunan mbah harto? Saya berharap ada hanud dari negeri lain yg lbh menakutkan, gak kapok2 di embargo nih tni

  23. ane kalo mau balas komentar orang laen gak bisa bung diego0o0o0? tq

  24. barat juga bukan dari yu es a , AD juga ambil dari timur ….

  25. jadi tu si typhoon ama jin rafa kita beli, lha yg datang buat thn kmarin itu kan hanya sebenarnya sample sales aja dan knp jin rafa salesnya tdk ngotot kayak gripen…..knp pula typhoon bawa mock up ke PT DI…..dr clue yg ada justru gripen yg tdk jd kita ambil makanya salesnya ngotot banget

  26. ada juga rasa lokal campur timur/barat

  27. semua di beli hanya gripen yang di sponsori pihak ke tiga xixixixi….. wk wk….

  28. militer indonesia hanya meniru, buatan seperti militer israel yahudi & AS.. indonesia tidak bisa menciptakan alat perangnya sendiri di dalam negeri, malahan indonesia membelinya dari luar negeri.. Tidak seperti negara israel & AS, alat perang kedua negara ini, adalah hasil karya mereka sendiri…

 Leave a Reply