Sep 142016
 

General Dynamics Mission Systems sebuah unit usaha dari General Dynamics (GD) berhasil meluncurkan (M-AUV) Bluefin SandShark melalui kendaraan otonom bawah air (AUV) Bluefin-21 sebagai bagian dari demonstrasi kemampuan dalam Latihan Tahunan Naval Teknologi (ANTX) yang disponsori 2016 Angkatan Laut AS di Newport.

Melalui beberapa demonstrasi ANTX, muncul kendaraan mikro-otonom bawah air Bluefin SandShark dan berfungsi independen keluar dari kendaraan otonom bawah air kelas berat Bluefin-21. Dalam satu skenario misi, Bluefin-21 pengumpulan data simulasi dan transfer citra target dan informasi lainnya untuk dua unit Bluefin SandSharks.

Bluefin SandSharks muncul untuk berkomunikasi dengan pesawat nirawak “Blackwing”. Blackwing menyampaikan informasi kembali ke sistem kendali kapal selam tempur di darat untuk otoritas pengambilan keputusan dan perintah berikutnya kendaraan mikro-otonom bawah air Bluefin SandShark.

 

 

Dalam demonstrasi terpisah selama latihan ANTX, Bluefin-21 yang memanfaatkan sensor akustik dari industri dan akademisi.

“Demonstrasi sukses ANTX untuk menunjukkan bahwa kendaraan tak berawak dapat memberikan kemampuan melintasi bawah laut dan domain operasi udara. Pendekatan sistem ini memanfaatkan pengiriman melalui Bluefin-21 kendaraan yang lebih besar, daya tahan lebih lama dan kemampuan navigasi unggul untuk memberi muatan yang lebih kecil seperti kendaraan otonom bawah air atau pesawat nirawak dan sensor, menyediakan kemampuan misi tambahan Angkatan Laut”, kata Tracy Howard, manajer senior Kendaraan Otonomi Bawah Laut di General Dynamics Sistem Mission.

Bluefin-21 AUV (Autonomous Underwater Vehicle) dengan sistem modular dan dirancang dengan fleksibilitas untuk membawa dan meluncurkan berbagai AUV dalam konfigurasi yang mencakup M-AUV (Micro-Autonomous Underwater Vehicle), AUV yang lebih besar, dan pesawat nirawak. Sebuah Bluefin-21 dapat dikonfigurasi ulang untuk beberapa misi dengan berbagai muatan termasuk intelijen, pengawasan dan sensor pengintaian dan simpul komunikasi untuk memperluas jaringan komunikasi maritim. Sebagai contoh, Bluefin-21 AUV sebagai kendaraan dasar untuk program Knifefish Angkatan Laut, kapal anti ranjau bawah air nirawak.

Kendaraan Otonom Bawah Air (AUV) Bluefin-21

Kendaraan Mikro-Otonom Bawah Air (M-AUV) Bluefin SandShark

Bluefin SandShark M-AUV beratnya sekitar 15 pon tanpa sensor dan potensi misinya termasuk intelijen, pengawasan dan pengintaian, penanggulangan ranjau, pemetaan dasar laut dan pencitraan.

Sumber: Defense Aerospace

Peminat manga, anime, gadget, sains & teknologi, sosial-politik dan militer
Link medsos ada dibawah
– Facebook
– Google Plus
– Twitter

Artikel Terkait :

  8 Responses to “Drone Bawah Laut Luncurkan Beberapa Drone Mini Selama Latihan”

  1. petronas!

  2. Drone..manna drone.?

  3. Pertamini

  4. Canggih mana ni ama si juku…

  5. Wah nkri hrs borong ni drone…

  6. Achhh, yang ginian mah bung@colibri juga bisa…..

    Tinggal jongkok di pinggir sungai…langsung deh keluar “mini drone”…..xixixixixixi

  7. Bikin sendiri aja keless. masa mainan kyak ginian ga bisa bikin !!!

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)