Mar 162017
 

Drone Heron 1 Angkatan Udara Singapura (RSAF)

Status Kemampuan Opersional Penuh (FOC – Full Operational Capability) dari Heron 1 membawa kemampuan udara nirawak RSAF pada tingkat kecanggihan militer secara global. Heron 1 adalah di antara sistem UAV yang paling canggih di kelasnya, mampu melakukan beberapa misi secara bersamaan dilengkapi dengan sensor tercanggih dan berbagai peningkatan, kata Menteri Pertahanan Singapura.

Dilansir dari Defense World, Menteri Pertahanan Singapura, Dr. Ng Eng Hen memberikan ucapan selamat Kepala Angkatan Udara Mayor Jenderal Mervyn Tan setelah meluncurkan sebuah plakat untuk memperingati pencapaian status Kemampuan Operasi Penuh (FOC) dari kendaraan udara nirawak (UAV) Heron 1.

Dengan demikian Heron 1 akan segera menggantikan pesawat udara nirawak (UAV) kelas Searcher.

Peluncuran sebuah plakat untuk memperingati pencapaian status Kemampuan Operasi Penuh (FOC) Heron 1

“Terlepas dari bebagai operasi konvensional, Drone ini juga dapat digunakan terhadap ancaman teroris, karena ketekunan yang memungkinkan untuk menutupi area yang luas dari pengawasan”, tambah Menteri Pertahanan Dr Ng Eng Hen, pada hari Rabu, 15 Maret 2017.

Menampilkan avionik tercanggih, kemampuan deteksi dan sistem komunikasi, serta kemampuan take-off dan landing yang sepenuhnya otomatis dan daya tahan yang lebih lama dalam penerbangan, drone Heron 1 menyediakan dengan baik medan kesadaran situasional dan efektivitas misi ditingkatkan bagi Angkatan Udara Singapura.

Dilengkapi dengan sensor multi-misi, ia mampu melakukan berbagai misi, termasuk ancaman non konvensional. Drone ini akan menggantikan drone kelas Searcher yang telah dalam pelayanan Angkatan Udara Singapura sejak tahun 1994.

Drone ini dioperasikan oleh tim Pilot UAV, Insinyur Angkaran Udara dan para ahli dari Citra Intelijen Udara, yang telah menjalani pelatihan intensif untuk mengoperasikan dan memelihara serta mengintegrasikan drone untuk mampu mendukung setiap operasi Angkatan Udara Singapura.

  18 Responses to “Drone Heron 1 Angkatan Udara Singapura Siap Tempur”

  1. Ayo, siapin rudal patriot 😆

  2. Indonesia AKAN punya

    • Bukan ” AKAN ” mas bro. Tp sdh punya sama spt itu. ….waah mas bro kita ini ketinggalan berita rupanya. Makanya jng kecanduan “AKAN ” sampe gak update berita.
      Drone kita diberitakan dibeli dari Philipina padahal itu asli dr Israel. Coba deh ditelusuri lg beritanya. Biar nda asal Ngablak “AKAN”…..hadeewwww… 😀

      • Maren ada artikel kalo singapura nawarin latian drone/uav ini ke indonesia…brarti kan drone yg sama yak yg indonesia dn singapur..ama skalian singapur kepo ama kemampuan drone indonesia…hahahaha

  3. Uwaaaauuwww….saya sampai terheron heron

  4. Drone Herot adalah drone made in Israel, drone ini pernah sukses menyerang Hisbullah dan operasi intelejen di Syria, Palestina dan Sinai. Kemampuan membawa roket dan target laser sudah mumpuni. Jadi musuh utama drone ini adalah dengan faktor cuaca dan asap dan drone ini hanya bisa melihat sasaran datar seperti gurun, untuk hutan belum pernah tercatat Israel melakukan misi pengintaian dan penghancuran. Di sarankan untuk melawan drone ini adalah Mi26N Night Hunter, tidak perlu SU.

  5. Buat memata matai Indonesia, ………… ???

  6. Indonesia AKAN punya

  7. Indonesia bikin napa Drone siluman kayak China Kemarin mirip B2 spirit AS.

  8. Kita pasti bisa buat bung@Jadel,..cuma suka lelet karena banyak pengaruh negatif.

  9. Drone Elek

  10. ada drone heron isrohel di singaporn, mungkin kehadiran drone membuat orang ter HERON-HERON. Menambah panas situasi di NATUNA wae ponakan bung Colbiri…. heheehheee (Ugly Kid Joe)

  11. sehebat apapun singapor jika kita tempatkan 50 mlrs di sumatra sudah gemetaran dia

  12. sehebat apapun singapor jika kita tempatkan 50 mlrs di sumatra sudah gemetaran dia
    kadung kepencet

  13. sehebat apapun singapor jika kita tempatkan 50 mlrs di sumatra sudah gemetaran dia
    kadung kepencet.

 Leave a Reply