Mar 152017
 

China Aerospace Science and Industry Corporation (CASIC) tampaknya sedang mengembangkan drone siluman jarak jauh yang secara drastis akan meningkatkan kemampuan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) di Pasifik, menurut analis pertahanan Rusia, Vasily Kashin kepada Sputnik.

Drone siluman pertama yang menggunakan “weapon bay”. (© CCTV)

Drone militer dengan kemampuan siluman yang dikembangkan oleh CASIC tersebut dapat menghindari senjata anti pesawat, kata pejabat perusahaan kepada China Daily pada hari Kamis.

“Drone telah menjadi senjata yang sangat diperlukan dalam peperangan modern karena mereka dapat memainkan peran penting dalam pengintaian resolusi tinggi, serangan presisi jarak jauh, operasi anti-kapal selam dan pertempuran udara”, kata Wei Yiyin, Deputi General Manager dari CASIC kepada Daily News, seperti dilansir oleh Reuters.

Diyakini bahwa ini digunakan untuk melacak kapal perang musuh dari kejauhan menggunakan kemampuan siluman. (© CCTV)

Ia bersikeras tidak memiliki niat bermusuhan, China telah berinvestasi miliaran dolar untuk memperbarui peralatan usang dan mengembangkan senjata baru, termasuk pesawat tempur siluman dan kapal induk.

Drone yang sedang dikembangkan sesuai dengan Rencana Lima Tahunan yang ke-13 Beijing, yaitu 2016-2020. China tidak hanya ingin menyebarkan drone di dalam negeri, tetapi juga menjual mereka kepada pembeli asing yang tertarik, menurut laporan yang diberitakan oleh Upi.com.

Dengan daya angkut yang besar serta mampu menjelajah hingga jauh tanpa tertangkap radar. (© CCTV)

Drone buatan CASIC menyerupai rudal jelajah, sedangkan drone militer WJ-500, WJ-600 dan WJ-600A/D saat ini sudah ada di pasar. Drone biasanya diluncurkan melalui kendaraan kemudian dikumpulkan setelah turun dengan parasut.

Drone WJ-600A/D memiliki kecepatan jelajah tinggi hingga 700 km/jam, lebih cepat dua kali lipat dari kecepatan drone China yang ada sebelumnya, kata laporan itu.

Model ini juga memiliki kemampuan siluman dan akan muncul sebagai burung didalam radar militer, kata CASIC ini Unmanned Aircraft Institute.

Drone seri WJ pada dasarnya menyerupai rudal jelajah yang digunakan lagi dan dilengkapi dengan peralatan pengintaian bukan hulu ledak. Mereka dapat digunakan untuk menentukan target, membuat penyesuaian dan menilai hasil dari serangan.

Mereka juga dapat digunakan sebagai target udara selama latihan pertahanan rudal. Beberapa jenis drone bahkan dapat dilengkapi dengan hulu ledak dan melaksanakan tugas-tugas tempur”, rincinya.

Pekan lalu, Deputy General Manager CASIC, Wei Yiyin mengumumkan bahwa perusahaan itu berfokus pada pengembangan drone siluman berdaya tahan tinggi dan drone yang mampu terbang mendekati ruang angkasa”.

Sputnik News
Reuters
Upi

  22 Responses to “Drone Siluman Baru Tingkatkan Kemampuan Tempur China di Pasifik”

  1. wew siluman

  2. indonesia akan bangun drone siluman juga????????? entah kapan

  3. wah… bakal banyak yang iri nih tampaknya 😀 hihihihi

  4. Assalamu’alaikum wr. wb.
    mirip neuron punyaknya prancis

  5. bersukurlah mereka cina krn para pejabat parlemen mentalnya tidak seperti anggota terhormat disini, saya yakin kalo mental pejabat terhormat disini profesional dan pro pemerintahan dan tidak menjegal,tidak mementingkan kelompoknya dan tidak membuat UU yg menguntungkan asing. saya yakin 1000% kita bisa lebih hebat dari cina!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  6. apa ku bilang,, cukup punya mesin SUPER COPY. gk ribed, hheeee

  7. sepertinya knalpotnya masih bisa dijejak dgn penjejak thermal, soale terlihat nyembul keluar beda dgn raptor dan x47b

  8. hidup KW

  9. Cloningan dari B-2 spirit

  10. 1 Jempol buat China karena usaha memajukan teknologi militernya walau melakukan segala cara! 2 jempol untuk Indonesia dgn semangat **akan** karena disini cukup politikus rakus aja yg dipelihara! Sampai KPK terlalu banyak borongan kasus, sehingga APBN jebol berdampak kepada anggaran militer!

  11. Seperti B-2 ya. Bagus buat perang anti kapal induk atau AD/AA.

  12. Kalo US lebih mengembangkan B 21 yg di anggap lebih murah dan efisien dari B 2 spirit.

  13. Mantap

  14. Hongdu lujian tuh, yg ada digambar di atas, bukannya dikembangkan oleh HAIC? Apa udah ganti nama jadi CASIC?

 Leave a Reply