Dec 192016
 

Duka mendalam juga dirasakan keluarga besar Pelda Agung Sugihantono, di desa Mranggen Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Beberapa sanak kerabat almarhum tampak diselimuti kesedihan, beberapa tetangga juga nampak berdatangan turut berbela sungkawa.

Menurut Sumiran, ayah Pelda Agung Sugihanto, anak pertamanya dari enam saudara ini, pada minggu malam tersebut sempat menelpon dirinya, mengatakan akan membawa anaknya berlibur ke rumah kakek neneknya, namun tuhan berkehendak lain pesawat Hercules yang membawa agung jatuh di Wamena, Papua pada minggu pagi.

Usai disemayamkan sejenak dan disholati, Jenazah Pelda Agung Sugihantono, senin siang (19/12/2016) langsung dimakamkan di tempat pemakaman desa Mranggen, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan Jawa Timur.

Pelda agung Sugihantono meninggalkan seorang istri linda lidya dan dua anak laki – laki serta perempuan yang masing – masing masih duduk di bangku SMP dan sekolah dasar.

Artikel Terkait :

  4 Responses to “Duka Keluarga Korban Hercules Jatuh di Wamena Papua”

  1. turut berduka

  2. Turut berduka, semoga keluarga yang ditinggalkan tabah dan ini pelajaran terakhir bagi pengambil kebijakan Alutsista TNI kedepan.

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)