Feb 062017
 

MANILA – Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah mengancam akan membunuh geng kriminal Korea yang terlibat dalam perdagangan obat terlarang di negaranya, menurut media lokal pada hari Senin. (06/02/2017)

Duterte mengatakan kepada para wartawan baru-baru ini bahwa geng Korea tidak akan menerima perlakuan khusus untuk kejahatan mereka hanya karena mereka warga negara asing. (Korea Times)

“Bagi mereka yang melakukan bisnis prostitusi, narkoba dan segala sesuatu yang berhubungan dengan penculikan, kalian akan diperlakukan seperti penjahat lainnya”, kata Duterte, yang telah berulang kali mendorong warga dan polisi untuk membunuh mereka yang terlibat dalam perdagangan narkoba.

Pernyataan itu muncul setelah Kepala Kepolisian Filipina, Ronald Dela Rosa  mengklaim bahwa geng Korea mungkin berada di balik pembunuhan Jee Ick-joo, seorang pengusaha Korea yang ditemukan tewas pada bulan Oktober 2016 di markas kepolisian.

Saksi mata mengatakan bahwa Jee dibunuh oleh polisi setempat saat melakukan operasi terhadap anti narkoba. Media lokal melaporkan bahwa akibat pembunuhan tersebut untuk sementara Duterte menghentikan “perang terhadap narkoba”.

Akibat kejadian tersebut Duterte menyatakan belasungkawa dan bersumpah untuk menghukum mereka yang bertanggung jawab dengan cara terberat. Mengutip sumber-sumber intelijen, Duterte mengklaim geng Korea telah terlibat dalam operasi narkoba dan prostitusi di Filipina.

“Ini terkuat di Cebu. Jika Anda bertanya kepada setiap orang di sana atau jika Anda pergi ke Cebu untuk investigasi jurnalisme, Anda akan mencari tahu”, katanya. “Dengan segala hormat kepada pemerintah Korea Selatan, mereka (geng Korea) adalah orang-orang mengendalikan narkoba dan prostitusi”.

Tapi Duterte juga menjelaskan bahwa ia tidak mengutuk semua warga Korea karena merupakan tamu penting bagi perekonomian Filipina.

“Mereka selalu diterima di sini. Korea adalah teman kita. Hal ini telah membantu kami dalam banyak cara”, katanya. “Untuk warga Korea yang taat hukum, Anda akan dilindungi, diperlakukan sama seperti warga Filipina”.

Korea adalah salah satu negara penting bagi sektor pariwisata Filipina. Pada tahun 2015, lebih dari 1,3 juta wisatawan Korea berkunjung ke Filipina.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Korea Cho Joon-hyuk mengatakan bahwa kementerian akan segera merespon komentar Duterte ini.

JakartaGreater

Peminat manga, anime, gadget, sains & teknologi, sosial-politik dan militer
Link medsos ada dibawah
– Facebook
– Google Plus
– Twitter

  6 Responses to “Duterte Ancam Bunuh Geng Korea”

  1. Hajar Om 😀

  2. Tidak ada yg luar biasa dr berita ini, baik warga negara filipina maupun warga negara asing yg diketahui bersalah ya sdh seharusnya dihukum….masalah hukuman apa yg akan diterima ya itu ururaan dalam negeri filipina……….itu!!!

  3. yg disini si bang Petrus kok ga di bangunin…kasihan gak ada kerjaan sejak akhir 80an
    padahal masih banyak geng2 mafia dgn berbagai keahlian khusus di negara ini

  4. Salut untuk duterte

  5. Sdh seharusnya begitu.

  6. dukung pak erte

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)