Oct 012016
 

4 pengikut dimas kanjeng taat pribadi yang menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan Abdul Gani, pada bulan april lalu, kamis kemarin (29/09) berkasnya telah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

3 dari 4 eskekutor pelaku pembunuhan yang berkasnya dilimpahkan ke Kejati Jatim merupakan Mantan anggota TNI. (foto/jakartagreater:marksman).

3 dari 4 eskekutor pelaku pembunuhan yang berkasnya dilimpahkan ke Kejati Jatim merupakan Mantan anggota TNI. (foto/jakartagreater:marksman).

Dari hasil penyelidikan polisi, 3 diantaranya merupakan mantan perwira menengah TNI, sementara 1 tersangka lainnya yang kini masih buron berstatus anggota TNI aktif.

Setelah menjalani pemeriksaan hampir 4 bulan di mapolda jatim, 4 dari 9 tersangka pembunuhan Abdul Gani, yang merupakan pengikut Padepokan dimas kanjeng taat pribadi di kabupaten probolinggo, dilimpahkan ke Kejati Jatim.

3 dari 4 tersangka tersebut adalah Wahyu Wijaya, Ahmad Suryono dan Wahyudi. ketiganya merupakan mantan perwira menengah TNI, sementara 1 tersangka bernama Kurniadi merupakan warga sipil.

Selain ke-4 tersangka yang berhasil ditangkap, 4 lainnya masih dalam pengejaran petugas jatanras polda jatim. Bahkan 1 nama yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) tersebut diduga merupakan anggota TNI aktif.

3 dari 4 eksekutor pelaku pembunuhan pengikut padepokan Dimas kanjeng Taat Pribadi, merupakan mantan anggota TNI berpangkat Letkol.(foto/jakartagreater:marksman).

3 dari 4 eksekutor pelaku pembunuhan pengikut padepokan Dimas kanjeng Taat Pribadi, merupakan mantan anggota TNI berpangkat Letkol.(foto/jakartagreater:marksman).

Dengan bertambahnya tersangka tersebut, total tersangka pembunuhan abdul gani menjadi 9 orang, termasuk pengasuh Padepokan Dimas Kanjeng taat pribadi.

Dalam melakukan pembunuhan tersebut, ke-8 tersangka dibayar oleh taat pribadi sebesar Rp. 320 juta. Selain melimpahkan ke-4 tersangka, polisi juga turut menyerahkan barang bukti kejahatan diantaranya uang dan tali untuk menjerat leher korban.

Ke-4 tersangka dijerat pasal 340 junto 338 junto 55 tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.  (marksman)

Artikel Terkait :

  9 Responses to “Eksekutor Kasus pembunuhan Pengikut Padepokan Dimas Kanjeng Didominasi Anggota TNI”

  1. Sangat miris sekali banget

    • Sudah biasa
      Banyak sekali anggota yang nyambi jadi bodyguard dan Eksekutor Orang kaya
      Susahnya KPK mengusut kasus, juga karena para bintang ikut campur

  2. Sebut saja langsung namanya. Nggak usah pake “kanjeng” segala.

  3. Makin edan di zaman si sembahannya Kecebong LAknat. Revolusi mental cuma BACOT belaka. Hufft.

  4. payah mantan perwira tni ni!!!!bknya bunuh musuh negara malah bunuh saudara sndiri,dasar mental tempe!!

  5. oknum bangsat yg beraninya sama rakyat jelata… hukumannya harus lebih berat,mati.

  6. Makin edan di zaman si
    sembahannya Kecebong demokr*tLAknat.

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)