Mar 202017
 

Militer Jerman terpaksa harus menggunakan 13 unit pesawat angkut milter A400M setelah gagal menemukan pembeli baru. Hal ini juga berarti militer Jerman harus mengalokasikan biaya tambahan di tahun-tahun mendatang untuk biaya operasinya.

Jerman awalnya berencana untuk membeli 60 pesawat A400M, tetapi kemudian menurunkan jumlahnya menjadi 53 unit. Parlemen Jerman kemudian menyetujui rencana pada tahun 2011 di mana 13 pesawat A400 tersebut akan dijual ke negara lain untuk menghemat uang, tetapi hingga kini Kementerian Pertahanan Jerman belum mampu menemukan pembeli.

Biaya jangka panjang untuk mengoperasikan 13 pesawat masih sedang dikaji, tapi perkiraan awal menunjuk biaya startup satu pesawat A400 pertama bisa mencapai US$ 545 juta termasuk US$ 161 juta untuk persiapan awal A400M kedua.

Atau alternatif lain, dimana Jerman bisa mengupayakan penggunaan 13 unit A400 untuk negara multinasional, yang bisa dilakukan untuk sementara dan mengimbangi keterlambatan pengiriman 40 pesawat A400M lainnya. Sementara itu Koran The Sueddeutsche melaporkan, Berlin sedang dalam pembicaraan dengan Republik Ceko, Swiss dan lain-lain, tentang kemungkinan mengoperasikan 13 pesawat A400 bersama-sama.

Program European Multinational A400M dilaporkan mengalami kendala keterlambatan, biaya pengembangan dan produksinya terus mengalami kenaikan, Jerman sendiri dari semula menganggarkan pembelian 60 unit A400 seharga US$ 8.7 milyar membengkak menjadi US$ 10.3 milyar.

Seorang anggota Parlemen Jerman Tobias Lindner dari partai Green dan panitia anggaran, mengatakan keputusan (akibat kegagalan penjualan 13 A400 Jerman) menunjukkan bahwa negosiasi ulang kontrak A400M pada tahun 2010 dibuat berdasarkan pada harapan palsu tentang prospek ekspor pesawat A400.

“A400M adalah dan tetap menjadi ‘anak yang bermasalah’,” kata Lindner dalam sebuah pernyataan.

Juru bicara Airbus Florian Taitsch menyatakan perusahaannya tetap yakin tentang kemampuannya untuk menemukan pembeli tambahan untuk pesawat angkut A400M, dan menolak mengomentari surat dari Kementerian Pertahanan untuk anggota Parlemen Jerman.

Reuters
Editor : Muhidin

https://www.facebook.com/muhidin.jepara
https://twitter.com/muhidinjkgr

Artikel Terkait :

  45 Responses to “Gagal Temukan Pembeli, Jerman Terpaksa Pakai Sendiri 13 A400”

  1. makanya jangan ambil ni barang. jerman aja mau buang2.
    ambil aja antonov 70 itu dah bagus lebih murah lagi.

    • Kasian bgt nasib nya, he he he, tp ada lho negara berkembang yg mau beli a400m ini, padahal mahal bgt, tp ttp ngeyel mau beli 4 mpe 5 unit, ada apa ya kok smpe ngotot pengen beli pesawat yg ga recommended ini,,..yg lbh bagus dan lbh murah sangat banyak, tp mengapa pilih yg mahal, jelek dan ga ada yg mau pake spt a400m ini…aneh bgt kan?. Pasti ada apa2nya…

      • Tau dari mana jelek dan gak recomended serta gak ada yg mau pake.?

      • Airbus Military A400M Atlas Technical Specifications

        Service Year: 2013
        Type: Long Range Transport / In-Flight Refueler
        National Origin: France
        Manufacturer(s): Airbus Military / Airbus Group – France
        Production Total: 38

        Structural (Crew Space, Dimensions and Weights)

        Operating Crew: 4
        Length: 147.97 feet (45.1 meters)
        Width: 139.11 feet (42.40 meters)
        Height: 48.23 feet (14.70 meters)
        Weight (Empty): 154,324 lb (70,000 kg)
        Weight (MTOW): 310,852 lb (141,000 kg)

        Installed Power and Standard Day Performance

        Engine(s): 4 x Europrop TP400-D6 turboprop engines developing 11,060 horsepower each.
        Maximum Speed: 485 mph (780 kph; 421 knots)
        Maximum Range: 5,412 miles (8,710 km)
        Service Ceiling: 37,073 feet (11,300 meters; 7.02 miles)

        Armament / Mission Payload

        None.

        Global Operators / Customers

        Belgium; France; Germany; Luxembourg; Malaysia; Spain; Turkey; United Kingdom

        Model Variants (Including Prototypes)

        A440M “Atlas” – Base Series Production Designation; to be available in basic transport and aerial refueler variants.
        A400M “Grizzly” – Original Designation
        A400M-180 – Base Production Model Designation

        • Sejaak tahun 2013, A400 sdh diproduksi sebanyak 38 unit, dan ada 8 negara yg mengoperasikannya, dan hanya org koplak yg ngomong bahwa A400 gk ada yg mau make.

      • Sotoyy…

      • Benang merahnya ada pada pengembangan IFX, tawaran Airbus beli typoon + A400M dapat teknologi untuk IFX, tawaran dari LM beli F35 dapat 4 teknologi IFX, tawaran dari Boing beli F15e dapat teknologi untuk IFX.

        Pemerintah lagi bingung, User maunya Su35 sementara Kemenhan, BUMN, KKIP maunya typoon + A400m.

        Masalahnya dana? ambil Su35, IFX terbengkalai, ambil typoon + A400m IFX cerah atau F15, IFX cerah. Beli F35 terlalu banyak yang harus disesuaikan (hehehe…dana, datalink, radar dan maintenace).

      • ah brisik hahaha

      • Ini akibat asal ngablak aja. Komen gak pake mikir, asal moncrot aja.

    • Antonov An-70 Technical Specifications

      Service Year: 2018
      Type: Medium-Lift Military Transport Aircraft
      National Origin: Ukraine
      Manufacturer(s): Antonov Design Bureau – Ukraine
      Production Total: 2

      Structural (Crew Space, Dimensions and Weights)

      Operating Crew: 3Length: 133.53 feet (40.7 meters)Width: 144.55 feet (44.06 meters)Height: 53.74 feet (16.38 meters)Weight (Empty): 146,012 lb (66,230 kg)Weight (MTOW): 319,670 lb (145,000 kg)

      Installed Power and Standard Day Performance

      Engine(s): 4 x Progress D-27 propfan engines developing 13,880 horsepower each.
      Maximum Speed: 485 mph (780 kph; 421 knots)
      Maximum Range: 4,971 miles (8,000 km)
      Service Ceiling: 39,370 feet (12,000 meters; 7.46 miles)
      Rate-of-Climb: 82 feet-per-minute (25 m/min)

      Armament / Mission Payload

      None.

      Global Operators / Customers

      Ukraine (probable)

      Model Variants (Including Prototypes)

      An-70 – Base Series DesignationAn-70T – Basic Transport Model
      An-70KC – Proposed inflight refueler; twin-engine design with applicable refueling equipment installed.
      An-188 – Announced in 2015; 4 x jet engine powered variant for medium-to-heavy-lift transport market.

  2. Gile betul 60 ekor bro…..

    • Sebenarnya fungsi dan tujuan di buat pesawat / Alustita itu apa sih ? mohon pencerahanya.

      1. Apakah untuk Transfortasi umum / militer
      2. Untuk gagahgagahan
      3. Untuk disebut wow…
      4. Untuk Hasil sebuah karya
      5. Untuk Ditembak
      6. Untuk di HIBAH
      7. Hukum Dagang
      8. Hukum Gantung

      Bagi yang tahu mohon pencerahanya. seperti jawaban ada pada no. 1 terlepas benar salahnya mohon koreksi xixixxiii

  3. TNI AL UJI COBA MRLS tipe90B 122. China https://youtu.be/NM7J_Z_bicw

  4. herky type lanjutan aja, karena TNI sudah familier dengan ini, baik untuk operasional maupun untuk maintenance nya. jadi engga kebanyakan type supaya engga boros anggaran.

  5. Negara seluas jerman aja berniat membeli 53 pesawat angkut A400,emang buat apa aja ya….

    Coba di tawarkan ke indonesia,sapa tau berminat

    • Ntar dibelinya second tanpa radar dan harganya lebih mahal dari yang baru piyeee . . . ?
      Itu masih mending . . biar cash backnya tambah banyak ntar kalo yang beli pesennya gak pake rem juga piyee. . . cilaka tiga belas to. . !!
      Mending beli baru aja dech. . .

  6. Tes…

  7. Buset…Jerman berencana borong 60 unit a400…Semoga Indonesia jg bisa borong minimal 5 unit..

  8. 8-10 milyr dolar 60 ekor..ini 2milr dolar 5 ekor????

    • wkwkwk … namanya jg horang kaya …!!! kalo beli yang mahal sekalian, Jerman aja beli yg murah jadi bingung buat operate nya.

  9. Banyak amat pesanan Jerman.

  10. ITU punya kitax kitax dibayar Lunas pakai uang monopoli..

  11. nah kesempatan ini namanya..13 unit itu kan sudah di pakai german. gimana kalo sekarang kita tawar beli, kan itungannya sudah bekas walau cuma sebulan pakai xixixixi lumayan pasti turun harganya.

  12. Kalo saya akan lebih banyak koleksi C 295 sampai 32 pesawat alias 2 skuadron

    • bro bro, beli A400 tuh tujuannya biar bisa angkut PANDUR II
      “Desainya hull milik Pandur II sendiri tampak ramping dan ketinggian yang rendah. Untuk dapat diangkut oleh pesawat sekelas C-130 Hercules, seluruh sistem senjata dan add on armor Pandur II harus dilepas terlebih dahulu agar tidak mentok.”

      • Yakali beli a 400 cuma buat angkut begituan bung.. Kebanyakan pesawat sekelas hercules dan c295 cuma buat kegiatan sosial/kemanusiaan..

        Kalo untuk geser alutsista, kalo masih dalam satu pulau.. Misalkan dr jakarta mau digeser ke malang, pasti pakai kereta barang..

    • A-400 bisa angkut alat berat dan mendarat di landasan rumput, jd sangat berguna saat ada bencana dan perlu penanganan yg cepat
      bahkan helikopter kelas medium NH-90 bisa masuk ke kabinnya bung

  13. mungkin mahalnya gara2 ada teknologi kunci yang akan diberikan ke indonesia bung

  14. Mending beli ilyushin atau herkules baru

  15. buat apa A400 sampai 60 … hahaha

  16. A400 pesawat yg bagus,,
    semoga jadi dibeli..

    kita perlu jenis pesawat ini.. juga perlu hecules C-130J untuk menambah dan mengganti hercules lama

  17. Beli A400 untuk TOT yang lain bung …..

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)