Oct 012016
 

Kuwait dan Qatar meminta penjualan jet tempur dua tahun yang lalu, dan Kongres AS akhirnya menyetujui kesepakatan itu.

Pada hari Rabu, 28 September 2016, Senator Bob Corker, ketua Senat Komite Hubungan Luar Negeri, menegaskan bahwa Gedung Putih pada akhirnya telah menandatangani paket penjualan tersebut.

“Aku senang bahwa kita sudah sampai pada titik dimana pemberitahuan telah datang dari Kongres. Kami telah mendorong semua itu selama beberapa waktu”, katanya.

Sebagai bagian dari kesepakatan, Qatar dikabarkan akan menerima 72 unit pesawat tempur Boeing F-15E senilai US $4 miliar. Kuwait akan membeli 28 unit pesawat tempur Boeing FA-18 Super Hornet, dengan opsi untuk menambah 12unit lagi, dalam sebuah kesepakatan senilai US $3 miliar. Bahrain akan menerima pesawat tempur Lockheed Martin F-16. Apabila kesepakatan tidak terjadi, maka jalur produksi pesawat tempur F-15 akan terhenti.

“Menurut saya kepentingan nasional sedang dilayani dengan mengejar penjualan tersebut; Itu selalu datang pertama, akan tetapi kami menjaga produk pendukung dan lini produksinya tetap berfungsi dalam kasus kita perlu memanfaatkannya di masa depan”, kata Corker.

“Negara-negara ini membeli peralatan yang dioperasikan dengan peralatan kita yang sekaligus memberikan kita kesempatan untuk menangani krisis yang mereka hadapi”.

Bagian dari alasan penundaan kemarin berfokus pada keberatan Israel. Amerika Serikat secara hukum terikat untuk memastikan bahwa Israel tetap mempertahankan keunggulan militer di wilayah itu. Washington baru-baru ini menyetujui kesepakatan bantuan militer bersejarah yang memberikan Israel US $38 miliar selama sepuluh tahun ke depan.

Israel juga keberatan dengan penjualan pesawat tempur ke Qatar dengan alasan bahwa negara tersebut mendukung ekstremis Islam Sunni.

Sebelumnya pada hari Kamis, Sikorksy Aircraft Corporation juga menerima kontrak untuk menjual helikopter ke Taiwan. “Sikorsky Aircraft Corporation dianugerahi kontrak senilai US $ 148,7 juta penjualan militer asing untuk 6 (enam) Blackhawk UH-60M yang dikonfigurasi khusus untuk Taiwan National Airborne Service Corporation”, kata pengumuman tersebut.

Sumber: Sputnik News

Vegassus @ JakartaGreater.com

Artikel Terkait :

  23 Responses to “Israel Keberatan, Gedung Putih Tetap Jual Jet Tempur Ke Bahrain, Qatar dan Kuwait”

  1. Pertamix.. !! Cukai Rokok akhirnya naik !!! Modar siaa…

    • Daripada merokok mensejahterakan pemilik pabrik rokok mending dirokok kayak Aburizal Bakrie (mantan ketua umum partai GOLongan Koruptor sejAhteRa) di Maladewa bersama duo Zalianty.

      • Bung hamba mani gajah@ ente kaya nya korban politik ya, tolong jngn di bawa ke blog ini bung. Kalo mau curhat call me aje Ok. Ane akan setia 24 jam dengerin curhatan ente bung. Buahahahahah…

  2. Kok mau-maunya negara Arab beli alutsista dari USA, nanti jika mereka berantem dg Israel, alutsista buatan USA langsung rontok dg sendirinya, karena dpt bonus embargo.

    Mending beli dari china, kalaupun rontok bukan karena embargo namun karena mur bautnya pd lepas sendiri. Atau mending beli dari Rusia, sepertinya Rusia lbh fair dlm jual-beli alutsista, yg penting “ada fulus maka urusan ente bakal mulus”. Ingat, bagaimana Rusia membela rezim Assad di Suriah yg setia dg Rusia, maka Rusia pun dg semangat membela Assad dg segenap jiwa dan raganya…

    • Amerika gak akan berani macam-macam sama Arab karena Arab punya minyak!
      Apa pernah Amerika protes soal HAM waktu rakyat Yaman jadi korban serangan Saudi???
      Gak berani dia, paling-paling cuma ucapan “kami menyesalkan kejadian ….”
      Setelah itu perkaranya menguap ditiup angin.

      Nanti, kalau Amerika udah ketemu sama energi alternatif selain minyak yang bisa diandalkan dan bisa diproduksi massal, bakal ketauan aslinya Amerika. Lihat saja nanti Amerika bakal tendang tuh bokong-bokong Arab begitu si Amerika gak merasa butuh lagi.

      Sekarang tinggal negara-negara Arab, nih. Sampai kapan pakai siasat minyak. Suatu saat tuh minyak bakalan habis. Apa ada siasat lain supaya gak diacak-acak Amerika begitu minyak habis?

      • Analisa yang pintar …dan masuk akal…
        Perhatikan. .
        Ingat2….

      • Amerika gak akan berani macam-macam sama Arab karena Arab punya minyak!
        Apa pernah Amerika protes soal HAM waktu rakyat Yaman jadi korban serangan Saudi???
        Gak berani dia, paling-paling cuma ucapan “kami menyesalkan kejadian ….”
        Setelah itu perkaranya menguap ditiup angin.

        ini bener2 dejavu dgn apa terjadi Suriah.. irak … iran == HAM
        moga papua aman

    • Mereka negara kaya bro, mereka maunya HIGH QUALITY alias kualitas nomer wahid dan itu hanya produk BARAT / AS yang bisa
      Produk Rusia-China hanya untuk kantong CEKAK dan fobia EMBARGO kayak kita
      India saja sekarang telah berpaling ke AS, karena kecewa berat akan Kualitas Su-30MKI
      Rusia memang senjatanya Maut tapi Kualitanya masih jauh dibawah barat / AS

  3. Kalo tak jual ke timur tengah, bakal berhenti lini produksi utk ketiga jenis pespur tsb. Yg terasa sekali dampaknya adalah group Boeing pabrik F-15&18. Berarti akan ada pengurangan karyawan. Kecuali prototype pesawat tempur latih siap utk masuk lini produksi.

  4. 4 miliar Dollar dapat 72 unit f15..coba nkri beli f15..pasti dikasih..cuman pjbt nkri terlalu pelit ngeluarin duit segitu buat beli pespur pikirnya mendingan dikorupsi berjamaah..untuk kesejahteraan pjbt…

  5. Pake email org..sbelum yg punya keberatan

  6. terlebih,,USA merasa dikadali Israel,, krn ekspor senjata Israel merusak pasar ekspor USA, kepentingan nasional USA skr bicara melawan Israel, MIC USA hrus ttep survive

  7. Senasib dengan Indonesia tetangga sebelah Utara dan Selatan keberatan kalo RI beli F16,makanya diberi hibah yg banyak biar senang hati,tapi gak dibekali IFF biar bingung mana kawan dan lawan saat doghfight n bisa jadi salah tembak. Radar sdh diamputasi setengah saja dari kemampuan milik tetangga sebelah jadi mendeteksi msti lebih mendekat lagi. Rudal Amramm jg versi lama AIM120c7 bukan yg versi 120D itupun jumlahnya dibatasi. Sengaja dilakukan si asu mengingat keberatan sekutunya di sebelah Indonesia. Semisal ada konflik sekutu asu biar mudah melumpuhkan pilot2 TNI AU. Mendeteksi lebih dini dan lebih jauh serta menembak secara BVR lebih dulu.
    Kecuali kalo TNI AU memakai sukhoi maka mereka sendiri yg bisa ditembak lebih dulu,krn R77 yg dimiliki TNI AU sedikit lebih jauh daripada Amramm 120D mereka. Pastinya lg Rusia tidak membatasi jumlah yg diinginkan RI.

    • Ngomong opo bung…….itu semua karena KITA SENDIRI YANG NGAK PUNYA UANG
      Curiga melulu……makanya otak lu nganggur terus

  8. Qatar dan kuwait adalah aliansi amerika, jika amerika masih saja tidak percaya dengan penggunaan jet temput oleh ke 2 negara tersebut berarti sudah kebangetan tuh amerika.

    Mending gak usah aliansi an sama amerika aja kalo gitu..jadi negara nonblok aja, usir amerika dari qatar.

  9. Apa yang dibenci Israel …adalah yang berada di jalan yang benar …
    Islam Sunni …adalah Islam yang benar..
    Karena itu …Sunni dibenci USA & Israel ….

    • Goblok nya kebangetan, bukan masalah agama nyuk. Tp masalah mana yg paling rawan menyerang. Km kira israel g anti iran yg mayoritas syiah? Mbok g usah ngaitin agama kalo ngomongin militer nanti masuknya debat politik. Banyaklah berkawan dan baca2. Pikiran kok kyk domba

  10. apakah israel benar2 protes???sedangkan secara gradual penjualan alussita barat khsusnya usa dengan ini menambah pundi2 untuk dana militer dan secara tidak langsung juga subsidi pertahanan israel heehehheeh

    dengan alussita lebih canggih dr bahrain,qatar dan kuwait masih dua tingkat dibawah israel khusus supremasi udaranya,biarpun pespur2 masih masuk ketiga negara masih kalah.
    mengapa karena israel sudah mulai mendatangkan f35 juga sistem arhanud berlapis(cm masih ada rudal nyasar dijebol oleh hamas maupun hizbulah)

    cm opini pribadi saja

    salam damai selalu:)

  11. israel merupakan bangsa paranoid, takut akan musnah dari muka bumi,satu satu nya kekuatan yang mampu menghancurkan israel dengan serangan cepat dan mematikan adalah pesawat tempur. coba banyangkan jika negara negara arab itu minimal mempunyai 20 pesawat tempur dengan persenjataan lengkap, bergabung lalu secara serentak menyerang israel dengan kekuatan penuh angkatan udara, misil, roket dan rudal, maka selesai sejarah israel. hal ini yang sangat di takutkan oleh negara israel, maka tidak heran mereka protes kepada USA ketika arab saudi ,QATAR,kuwait,UEA,Bahrain, membeli puluhan pesawat tempur dengan persenjataan lengkap.
    sehingga israel sangat paranoid jika kelak negara negara arab bersatu dan melakukan serangan serentak diam diam maka tamat lah israel

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)