Feb 012017
 

DETROIT – General Motors (GM) dan Honda pada 30 Januari mengumumkan usaha patungan Sistem Manufaktur Sel Bahan Bakar (FCSM) untuk memproduksi massal sistem sel bahan bakar hidrogen canggih sebagai bahan bakar masa depan yang ditawarkan masing-masing perusahaan. (IHS Jane, 31 Januari 2017)

General Motors dan Angkatan Darat AS ujicoba Chevrolet Colorado ZH2 kendaraan listrik dengan sel bahan bakar hidrogen untuk keperluan militer potensial. (Foto: General Motors)

FCSM akan beroperasi dalam fasilitas pabrik baterai GM yang ada di dekat Detroit. “Produksi massal sistem sel bahan bakar diharapkan mulai pada tahun 2020”, kata juru bicara perusahaan.

“Selain untuk memajukan kinerja sistem sel bahan bakar, GM dan Honda bekerja sama untuk mengurangi biaya pengembangan dan pabrikasi melalui skala ekonomi dan sumber umum”, kata perusahaan.

Teknologi ini memiliki potensi sejumlah aplikasi militer. Misalnya, GM dan Angkatan Darat AS memiliki prototipe kendaraan yang dijalankan dengan sel bahan bakar hidrogen berdasarkan pada truk Chevrolet Colorado, yang disebut ZH2.

GM juga menerapkan teknologi sel bahan bakar hidrogen untuk kendaraan nirawak bawah laut US Navy melalui proyek bersama Kantor Penelitian Angkatan Laut dan menjelajahi berbagai aplikasi ruang angkasa.

Para pejabat militer AS ingin membandingkan teknologi sel bahan bakar dengan tradisional kendaraan bermesin diesel. Angkatan bersenjata berharap bahwa kendaraan dengan sel bahan bakar pada akhirnya akan digunakan untuk operasi yang tenang, mengeluarkan energi, menghasilkan torsi tinggi kendaraan off-road, mengisi bahan bakar dalam waktu kurang dari lima menit, dan menurunkan konsumsi bahan bakar terutama saat diam.

JakartaGreater

  8 Responses to “General Motors dan Honda Akan Produksi Massal Sistem Sel Bahan Bakar Hidrogen”

  1. Chevro nya sangar borrrr!!!,,

  2. keduax

  3. Di Indonesia ada 2 orang yang sangat aktif meneliti dan memasarkan produk untuk menghemat bahan bakar dengan merubah air jadi hidrogen dan oksigen ,produk mereka sudah di jual bebas .Tapi kelihatannya pemerintah tidak berminat untuk membantu mengembangkannya .Padahal kalau di gunakan untuk kapal laut akan membuat hemat bahan bakar di tambah tidak mengeluarkan asap . Sangat cocok di gunakan kapal TNI yang menggunakan diesel karena selain hemat tidak mengeluarkan asap hitam .
    https://www.youtube.com/user/hydrogenforce
    Ada satu orang lagi yang juga telah mengexport produknya keluar negri:
    http://www.jokoenergy.com/
    Orang luar menghargai produk yang mereka ciptakan tapi di dalam negri sama sekali tidak di lirik.

  4. kalau operasi desert storm mau isi air dimana? digurun kering semua

  5. wah kaya batery nya telminator

 Leave a Reply