Mar 172017
 

ilustrasi : Bandara Udara (JetBlastBWI / commons.wikimedia.org)

Surabaya – Gubernur Jawa Timur Soekarwo memastikan PT Gudang Garam akan membangun bandar udara di Kabupaten Kediri yang diproyeksikan untuk komersial.

“Bandaranya nanti digunakan untuk umum, namun sebagian untuk privasi perusahaan,” ujarnya di Surabaya, 16/3/2017.

Soekarwo mengatakan lahan maupun anggarannya telah dipersiapkan dan tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) karena murni dari perusahaan.

Soekarwo bahkan telah melapor kepada Presiden RI Joko Widodo di sela rapat kabinet terbatas di Istana Negara, Selasa (14/3/2017).

“Pak Joko Widodo sudah memberi lampu hijau dan pembangunan bandara ini menjadi prioritas. Ke depan tim dari Kementerian Perhubungan dan pihak terkait turun ke lapangan sehingga bisa segera dioperasikan,” ujanya.

Di bandara itu akan dibangun landasan ancang sepanjang 2.300 meter yang cukup untuk digunakan pendaratan pesawat jenis “airbus” berpenumpang hingga 128-130 orang.

Sementara itu, dibangunnya bandara di Kediri maka rencana pembangunan bandara perintis di Tulungagung menjadi terpengaruh kendati tim dari Kemenhub sudah pernah meneliti lokasi.

“Di sana masih belum siap karena ada yang belum selesai, terutama di masalah lahan. Jadi ke depan prioritasnya di Kediri dan diharapkan progresnya segera berjalan,” kata mantan Sekdaprov Jatim tersebut.

Keberadaan bandara dan pesawat, lanjut dia, dinilai akan membantu Jatim, terutama menghubungkan antarkota sehingga harus dimanfaatkan lapangan terbang yang saat ini sudah ada.

Menurut dia, kawasan selatan Jatim konektivitasnya masih lemah sehingga perlu dipermudah aksesnya demi kelancaran seluruh sektor, terutama perekonomian.

Beberapa daerah yang termasuk sisi selatan Jatim, di antaranya Pacitan, Madiun, Magetan, Kediri, Ponorogo, Tulungagung, Blitar, dan Trenggalek.

Dengan dibangunnya bandara tersebut nantinya diharapkan bisa mengakomodasi kebutuhan pengguna jasa angkutan udara daerah yang meliputi seluruh eks-Keresidenan Kediri dan eks-Keresidenan Madiun.

Antara

Artikel Terkait :

  38 Responses to “Gudang Garam Segera Bangun Bandara di Kediri”

  1. Satu duoooonnnggggg

  2. Ayo gudang garam beliin pemerintah Su 35 1 skuadron..Kasian tuh…Buat jaga aset PT GDG garam juga..wkwk

  3. Berarti A 400 juga bisa mendarat..

  4. Pasangin SAM oerlikon ..

  5. Bandara hususnya buat perokok..Yg gak merokok dilarang masuk..

  6. Jatim memang mantap banyak bandaranya. Sidoarjo Malang Jember Banyuwangi Bawean lalu di Madura.

    • bukti jatim, duitnya gak banyak yang bocor bung, semua kepake buat infra. liat aja jalan pantura, jabar rusak melulu, masuk jateng agak mendingan meski daerah brebes-pemalang juga parah, masuk jatim berkurang lagi…padahal apbd lebih besar 3 propinsi di jabar. Banten sama aja…

  7. pembangunan bandara di luar pulau jawa harus digalakkan
    ketimpangan infrastruktur harus dikejar agar tak memunculkan masalah di kemudian hari

    bangun bandara dekat pabrik cuma banya nguntungin eksekutif2 pabrik doang

  8. bangun donk jalur kereta api yg banyak,tambah loko dan gerbongnya, masa setiap mau lebaran tiket gk pernah kebagian habis terus.

  9. Pengelolaannya apa masih angkasapura? Nanti ujung2nya TNI AU yg jaga aset aseng dan asing! Pasca krismon 98 banyak pabrik rokok besar dibeli perusahaan rokok amerika yg notabene pemiliknya yahudi dan keuntungan besar trilyunan rupiah digontol ke AS, Indonesia cuma kebagian cukainya saja, sementara kesehatan masyarakat tetap saja dibebankan ke negara.

  10. La trus pemerintah katanya mw bangun bandara di tulungagung

  11. Mungkin yg lain nyusul ; Sampoerna, Bentoel, dll untuk ngembangkan bisnis kedepan…super sekali, atau terbang perintis dapat ditingkatkan kelasnya dengan join bersama.

  12. mantap , saya sebagai orang kediri ikut senang , semoga cepat terwujud

  13. Haruse PT Djarum juga buat bandara di Kudus ya secara Djarum kan konglomerat terkaya No. 1 di indonesia. Jangan cuma maunya sedot uang masyarakat sj lewat BCA.

    • Nggak harus bandara.
      Masing2 pilih cara sendiri untuk memberi manfaat. Djarum sangat peduli perkembangan bulutangkis. Sudah berapa atlet yg mereka cetak sejak puluhan tahun.
      Itulah, di pulau Jawa perusahaan rokok punya komitmen untuk memberi manfaat kepada masyarakat dan negara. Di pulau lain ada perusahaan emas tapi sponsorin klub bola aja udah gak mau.

  14. Tes

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)