Mar 162017
 

Jet tempur buatan dalam negeri Tejas, yang menjadi kebanggaan India (istimewa)

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto secara khusus membahas masalah cyber security (keamanan dunia maya) dengan Wakil Presiden India Mohammad Hamid Ansari di India, Selasa (14/3/2015).

Keterangan pers Humas Menkopolhukam Rabu, 15/3/2017, menyebutkan, pembicaraan Wiranto dengan Hamid Ansari itu berlangsung di Kantor Wakil Presiden India di New Delhi.

Dalam pembicaraan itu, kedua tokoh itu sepakat permasalahan dunia maya merupakan ancaman bagi semua industri di setiap negara, sebab ancaman besar bisa datang kapan saja, baik pada industri perbankan, migas, media maupun militer bahkan pemerintah.

Pada kesempatan itu Wiranto yang juga menjadi pembicara dalam Counter Terrorism Conference (konferensi kontra terorisme) 2017 pada hari yang sama di India mengungkapkan, salah satu isu penting yang kini sedang menjadi perhatian Pemerintah Indonesia adalah permasalahan keamanan dunia maya.

“Sebagai salah satu isu yang baru, keamanan dunia maya merupakan isu yang menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Kami ingin bertukar pengetahuan dengan India yang tentunya telah memiliki pengalaman dalam menghadapi permasalahan cyber security,” katanya.

Berkaitan dengan persoalan terorisme, ia mengemukakan Indonesia sebagai negara Muslim terbesar telah memiliki kemampuan dan pengalaman untuk mengatasi masalah itu.

Menkopolhukam juga membeberkan kepada negara-negara lain dalam konferensi tersebut hal-hal mengenai bagaimana upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia dalam menangani terorisme.

Sementara itu Wakil Presiden India mengatakan apa yang sedang dihadapi oleh Indonesia juga merupakan suatu permasalahan yang sedang dihadapi oleh India.

“India dan Indonesia memiliki banyak kemiripan dalam menghadapi masalah yang sama. Tentu saja India dan Indonesia harus bekerjasama dengan erat dan praktikal, tidak hanya sekedar menyampaikan persoalan saja,” ujarnya.

Menurut Hamid Ansari, ke depan harus ada dialog komprehensif antara India dan Indonesia untuk membahas permasalahan keamanan, karena masalah ini sekarang telah berkembang menjadi persoalan transnasional.

Selain Wapres India, Wiranto juga menemui Menteri Negara Urusan Dalam Negeri India, Kiren Rijuju. Dalam pertemuan itu Wiranto dan Kiren membahas hubungan antara Indonesia dan India yang diharapkan dapat memasuki kerja sama di bidang pertahanan, khususnya dalam melawan terorisme.

Dalam pertemuan tersebut Wiranto didampingi oleh Deputi II Menkopolhukam Litfi Rauf dan Kepala Biro Umum Menkopolhukam Khairul Alam.

Antara

Artikel Terkait :

  70 Responses to “Hubungan Pertahanan Indonesia-India, Semakin Lekat”

  1. Indehoy

  2. Dua

  3. Sinyal sang tejas semakin mendekat. 😀

  4. Pulang2 dinunutin…TEDJO…TEDJO PAIDJO….

  5. Programmer India memang jago2. Ini nanti akan lebih banyak kerjasama datalink, Radar dan satelit.

  6. kyk nya tejas tdk masuk hitungan deh,, cos syarat nya harus genre 4++, trus jangkauan terbang nya juga jauh…

  7. Alamatttt….Tejas mau merapat ke Indonesia….

  8. Buruan borong 4 skuadron tejas dan minta TOT ,tejas itu murah jadi harus beli banyak..Jangan murah Tp tetep beli sedikit….Borong Brahmos dan panser 8×8 kestrel..

  9. tejas super fighter stealth yg au india aja enggan menggunakanya karna terlalu canggih

    akan diborong tni au

  10. dari bawah kayak layangan yah tejas,, hheee.. agak unyu bodinya..jdi inget msa kecil.

  11. Mungkin juga membahas nego pesawat tempur tejas yang menjadi kebanggaan warjager semuanya xixuxi

  12. Tega Tega Tegaaaaaa Ngggggg
    Zzzzzzzz….

  13. ada yg tahu siapa penulis artikel ini dan bagaimana cara mengubunginya?

    ada kelebihan honor Hal India 3 ribu

    Foto artikel dan isi artikel gak nyambung disambung2in

    mulia benar perbuatannya dan patut dijadikan teladan bagi sales2 yg lain

  14. Berhubungan itu jgn suka lekat2, apalagi blum suami istri, bisa bahaya loh, masa depan bisa anclur

  15. klo dilihat dari kekuatan armed india, sebenarnya yg diincar indonesia bukan tejas.
    melainkan komponen lainnya seperti hidrophone, dipping sonar, torpedo, hanud, dll.
    cuma byk kaum sumbu pendek mencoba mengkait kaitkan dengan pesawat tejas. 😛

  16. dan tejas pun makin mendekat….

    xixixi….

  17. Ah Tejas Mirip Segitiga Sama Kaki di liat daru bawah ..kaga keren

  18. AU india ajaa nggak pake tejas….. masa kita mau pungut…..

  19. Mungkin maksudnya mau naturalisasi artis cewek India mana tau ada warjager yg mau akuisisi jd nyonya rumah untuk perbaikan keturunan!ha3. Masalah IT India jagonya karena di Silikon Valey AS byk orang India ahlinya!

  20. Indonesia batal beli SU-35, malah beli tejas, ………. bikin maloner geli, ……… malu dong, ngomong nya gede, …………… buktinya pespur nehi nehi nehi !!!

  21. Pakistan cemburu ni…

  22. Ngincer teknologi thrust-vectoring untuk ngoprek SU27SKM/SU30MK2

  23. ngincer Brahmos keknya

  24. Di India ada presiden yah?kok ad wakilnya?

  25. beli satu paket tejas+brahmos. Dpat tot rudal brahmos hehehe

  26. ohhh…suteja…sute….jaaaaa

  27. Ndak ada yg menarik made in india…kerjasama pertahanan OK…kalau beli khusus militer….nanti dulu….

  28. Lha kerjasama di bidang pertahanan khususnya terhadap terorisme, kok dipasang foto Tejas.

    Jangan2 editornya sales Tejas nih…

    Peace bung Diego..

    Kabuuuuuuuuuuurrrrr

    Xixixixi

  29. Beli satu aja dimodifikasi dan dibongkar buat belajar ahli2 kita

  30. Ada beberapa kesamaan budaya antara indonesia dan india…., kebetulan india sdh mandiri di bidang satelit…target utama adalah Data Link dan Satelit…, dibanding China…india tidak punya jiwa agresor..,, dan sumber alutsista juga Rusia..sama seperti China…, jadi indonesia lebih “bermesra-mesra” dengan india…..Maju terus Pak Wir…

    • ngawur apa anda lupa dgn invasi raja chola di sumatera dan memporakporandakan kerajaan sriwijaya dan memecah keluarga kerajaan?

      mereka punya east asia policy penanaman pengaruh di asia basisnya adalah pengaruh kerajaan gupta india abad ke 3 yg mereka ngaku wilayah asean adalah adalah wilayah kerajaan gupta dan disebut india kecil sama halnya dgn china yg mengklaim indochina terutama vietnam sebagai wilayah kekaisaran china.

      lagipula menjadi negara super power tidak harus dgn kekuatan militer tapi dgn pengaruh budaya dan ekonomi
      taktik cia waktu perang dingin slah satunya adalah dominasi budaya

      jika kamu muslim janganlah menjadi arab
      jika kamu kristen janganlah menjadi yahudi
      jika kamu hindu janganlah menjadi india

  31. Kenapa pada sentimen negatif sama tejas ya? saya mah setuju asal tot 100 persen termasuk tot pembuatan mesin kavery, tinggal disempurnakan sama engginer indonesia jadi gak mulai dari nol. lumayan kan nanti biar ifx kita gak khawatir embargo mesin mamarika

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)