Dec 112016
 


Angkatan Laut India telah menetapkan bahwa jet tempur ringan Tejas varian angkatan laut yang dirancang oleh Hindustan Aeronautics Limited (HAL) belum memadai untuk beroperasi dari kapal induk, demikian menurut laporan Times of India.

Kepala Staf Angkatan Laut India Laksamana Sunil Lanba mencatat bahwa rasio daya dorong dan berat Naval Tejas tidak memadai (ketika terisi penuh dengan bahan bakar dan senjata) bagi operator untuk lepas landas.

Admiral Lanba menambahkan bahwa dengan tambahan INS Vikrant, kapal induk pertama yang dirancang dan dibangun secara lokal dengan bobot 40.000 ton, Angkatan Laut India akan membutuhkan pesawat tempur berbasis kapal induk lainnya untuk bergabung dengan armada MiG-29K antara 5 hingga 6 tahun kedepan.

Pada awal November 2016, Pemerintah India dikabarkan memesan 83 unit jet tempur HAL Tejas dengan anggaran US $7,5 milyar untuk Angkatan Udara India (IAF), yang pada gilirannya, juga mulai mencari jet tempur medium bermesin tunggal yang baru.

Gas Turbine Research Establishment (GRTE) India juga akan menerima dukungan dari Safran Group untuk menyelesaikan pembangunan mesin turbofan Kaveri yang ditujukan menerbangkan Tejas pada tahun 2020.

Sumber: India Defence News

  8 Responses to “India Belum Siap Untuk Menggunakan Tejas Versi Kapal Induk”

  1. pertamax di amankan

  2. Ohhh..

  3. Made in india terlihat kasar di finishing … Mending made in indonesia ..finishing nya alus2..

  4. Indonesia jg belum siap Nerima su 35 karena anggarannya sdh ORAONO

  5. Indihe di tikung pakistani

  6. India bisa jadi kena dilema ni, antara ttp fokus dg HAL Tejas yg udah outdate atau HAL AMCA sbgi flagship kekuatan udara India di masa depan

 Leave a Reply