Sep 202016
 

NEW DELHI – Ilmuwan India dan Israel sedang melakukan serangkaian tes Rudal Permukaan-ke-Udara Jarak Menengah (MR-SAM) dari perusahaan patungan dari basis pertahanan di India Timur.

Ribuan orang telah dipindahkan ke daerah lain sebagai langkah pencegahan dan para nelayan telah diminta untuk tidak memasuki pantai Teluk Benggala selama tes berlangsung. Sumber pemerintah mengatakan bahwa pengujian 5 (lima) unit Rudal Permukaan-ke-Udara Jarak Menengah akan dilakukan dari Lapangan Test Terpadu di Chandipur.

Menteri Pertahanan India Manohar Parrikar mengatakan, “MR-SAM dapat mendeteksi pesawat musuh yang masuk pada jarak 100 km dan menghancurkan mereka pada rentang hingga 70 km”.

Beberapa sumber mengatakan bahwa Angkatan Udara India akan dilengkapi dengan 450 unit rudal, sementara Angkatan Darat India juga bisa memesan MR-SAM versi darat termasuk 14 unit peluncur. Angkatan Darat India akan menggantikan rudal Kvadrat Rusia dan sistem OSA-AKM yang dibeli di era 70-an dan 80-an.

India dan Israel menandatangani kesepakatan untuk bersama-sama mengembangkan MR-SAM pada tahun 2009. Pengujian pertama rudal ini dilakukan pada tanggal 30 Juni 2016 lalu.

Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Pertahanan, sebuah laboratorium Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan, telah mengembangkan rudal ini bekerja sama dengan Israel Aerospace Industries dengan biaya US $1,514 miliar.

Banyak industri India seperti BEL, L&T, BDL, Tata Group dan industri swasta lainnya telah memberikan kontribusi untuk pengembangan sejumlah subsistem yang telah mulai digunakan dalam tes peluncuran ini.

Proyek ini mengalami keterlambatan selama 3 tahun dari jadwal dan diharapkan akan masuk dalam pelayanan pada tahun 2017.

Sumber: Sputnik News

Artikel Terkait :

  13 Responses to “India-Israel Intensifkan Pengujian SAM Jarak Menengah”

  1. India mencoba bermain dgn semua lini

  2. Ngomong-ngomong israel bakal make rudal ini nggak?

    Mereka kan sudah punya iron dome, david sling dan arrow

  3. Bajigur!!! India gak ada habisnya…

    • ketika jiwa nasionalis demi bangsa sudah di canangkan dan di pelopori oleh pemimpinnya maka apapun bisa terwujud. Tidak menetek dan memohon pada asing dan aseng serta mengharapkan berapa cuan yang bisa masuk kantong.

  4. ga ajak Indonesia patungan juga nih 😀
    lumayan loh rudalnya, Indonesia tertarik ga nih :v

  5. indonesia kebanyakan aliran. jadiny gak majuX.duduk ditempat

  6. Aqu wes mbayar pajeg taat lunas tiap taon ndilalah pejabat indon pancen kurang ajar… Abal.. Abal kabeh… Asuuu…

    Seharusnya Indon itu beli dan belajar manajemen sistem combat ke Isro’il bagaimana pun juga isro’il adalah bangsa terpandai di muka bumi ini, lha kok malah nang singkek, gendheng opo guobluok..

    Terakhir malah rudal odong -odong kw downgrade pisan di pake latian wes ra fungsi impoten seng guwoblok sopo rakyat opo pemangku kebijakan weeessss kewan kabeh..
    Gak menteri ne, anggota hewan ne, opo panglima jenderal naga bonar isine mung lawak kabeh… Asu

  7. Yamko rambe yamko

  8. Jooo, manuk mu lepas ikiiii!

  9. Pentingnya rudal jarak 100-170 km….

  10. coba kalau menhan kita juga si cantik Manohara seperti India dijamin berkembang pesat tuh pengembangan rudal kita

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)