Sep 202016
 

Pencapaian tonggak penting dalam sejarah desain dan konstruksi Program Kapal Perang Dalam Negeri India dengan peluncuran Kapal Perusak Berpeluru Kendali, Mormugao, sebagai kapal kedua dari Proyek 15B, pada hari Sabtu, 17 September 2016, di Mazagaon Dokyard Limited (MDL), Mumbai.

Dengan berat peluncuran 2844 ton, kapal melakukan kontak pertama dengan air pada pukul 11:58 waktu setempat dengan dihiasi penuh meriah saat acara peluncuran oleh Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Sunil Lanba sebagai Tamu Utama.

 


Video upacara peluncuran Project 15B DDG di Galangan Kapal MDL, Mumbai

 

Laksamana Sunil Lanba juga memuji kemitraan yang sinergis dari MDL, Angkatan Laut India, DRDO, OFB, BEL, perusahaan sektor publik lainnya dan industri swasta dalam memastikan bahwa tingkat kekuatan yang tersedia untuk memenuhi tujuan strategis Nasional India.

Dia juga mengucapkan selamat pada DGND dan timnya di Direktorat Naval Desain untuk merancang kapal perang canggih dan berkontribusi untuk mencapai mimpi Angkatan Laut India untuk mengubah dari “Pembeli” menjadi “Pembuat” Armada Laut.

 

india-ddg-project-15b

Desain Kapal Perusak Berpeluru Kendali Project 15B berdasarkan pada Project 15A Kolkata-Class

 

Empat kapal perusak berpeluru kendali dari Project 15B (P 15B) yang sedang dibangun di Mazagaon Dockyard Limited, Mumbai. Kontrak untuk pembangunan 4 kapal tersebut ditandatangani pada 28 Januari 2011.

Kapal ini adalah satu di antara Kapal Perusak Berpeluru Kendali berteknologi paling maju di dunia, dengan paket senjata dan sensor tercanggih, fitur siluman dan otomatisasi tingkat tinggi. Desain kapal P 15B telah dikembangkan oleh Direktorat Naval Design.

Dengan bobot 7300 ton, masing-masing kapal memiliki panjang 163 meter, beam 17,4 meter. Kapal ini akan didorong oleh 4 turbin gas dengan kombinasi konfigurasi Gas dan Gas (COGAG) serta mampu mencapai kecepatan lebih dari 30 knot dengan daya jelajah maksimum 4000 nm.

Perusak P15B menggabungkan konsep desain baru untuk meningkatkan survivability, menjaga laut, kemampuan siluman dan manuver. Kapal ini akan dilengkapi untuk membawa dan mengoperasikan dua helikopter multi-peran.

Kapal ini benar-benar dapat diklasifikasikan memiliki Jaringan ke Jaringan, karena dilengkapi dengan Integrated Platform Managemen System (IPMS), Jaringan Data Kapal (SDN), Sistem Manajemen Daya Otomatis (APMS) dan Sistem Manajemen Tempur (CMS).

Sedangkan kendali dan pemantauan mesin serta auxiliari dapat dicapai melalui IPMS, manajemen daya dilakukan dengan menggunakan APMS tersebut. CMS melakukan evaluasi terhadap ancaman dan alokasi sumber daya berdasarkan gambar taktis tersusun dan amunisi yang tersedia secara onboard. SDN adalah jalan raya informasi dimana data dari semua sensor dan senjata ditampilkan.

Kemampuan siluman telah menjadi wilayah utama dalam desain P 15B. Peningkatkan fitur siluman telah dicapai melalui pembentukan lambung dan penggunaan radar fitting dek transparan yang membuat kapal ini sulit untuk dideteksi.

Kapal mewujudkan beberapa fitur seperti Multiple Fire Zones, Sistem Kendali Udara Menyeluruh (TACS) untuk penyejuk udara, Sistem Kendali Kerusakan Pertempuran (BDCS), Sistem Distribusi Daya dan Darurat untuk meningkatkan kemampuan bertahan dan kehandalan dalam setiap skenario yang muncul.

Kapal ini telah dirancang untuk membawa 50 perwira dan 250 pelaut. Akomodasi dan ruang kerja telah dirancang dengan penekanan khusus pada sisi ergonomi dan layak huni.

Kapal ini dikemas dengan persenjataan dan sensor canggih, termasuk sistem peluncur rudal vertikal permukaan-ke-udara (SAM), rudal permukaan-ke-permukaan (SSM) untuk serangan jarak jauh target yang berbasis di pantai maupun dilaut. Dengan kandungan lokal yang signifikan dalam bentuk senjata, mesain dan material lainnya, kapal ini adalah bukti kemandirian yang dicapai oleh India dalam desain dan pembangunan kapal perang.

Kapal perusak kedua P 15B Mormugao, akan menjadi kapal perang garis depan kelima, termasuk kapal induk dalam negeri, yang akan diluncurkan dalam 6 tahun kedepan, selain itu pengiriman 3 frigat, 3 kapal perusak dan 2 korvet dalam periode yang sama.

Sumber: Navy Recognition

Artikel Terkait :

  31 Responses to “India Luncurkan Destroyer Kedua, Project 15B”

  1. Wowwww

    • Kapan ya punya destroyer berat seperti ini…..??? Baru bisa focus di light frigate Atau light Korvet saja….sementara..
      Pemimpin nya ..Masih Belum punya visi yang jelas…

  2. Indonesia pasti BISA!!

  3. Indonesia ada KLA Project

  4. Wew pertamax xixixixi

  5. hhhhhmmmmmm

  6. Setelah 10514 selesai dibikin semua kita naikkan ke level destroyer jg..

    Wah sepuluh taon lg dah punya bnyk destroyer..

    • Terus Bagaimana Urusan nya….
      Khan perjanjiannya Sudah ” DEAL ”
      yang kalah harus mbayar hutang hutang
      mana realisasi kenyataan nya…
      apakah tidak bisa mengingat bahwa setiap laporan sudah di turutin dan realisasikan oleh aparat berwenang. Baik di pemerintahan, penegak hukum, baik di kantor maupun di lapangan.
      sekarang ngga mau mbayar hutang apa berkelit,berpindah,loncat untuk mendukung yang goblok,oon,bego,koplak,gila,dengan cara seperti …..

      Terus Sekarang Bagaimana ngga mau melanjutkan apa yang sudah di rencanakan. Bersama.

      Amit Amit Jabang Bayi
      gkgkgkgkgkgk
      Apakah Pribahasa itu betul
      Mending Terlambat daripada Tidak sama sekali

  7. Destro banyak di sini

  8. indonesia ada project ngutang dan naikharga

  9. Padahal kapal baru, tapi kok kotor ya.. dekil.. beda kayak KRI REM, cliinngg..

  10. indonesia udah past bgt bisa membuat kapal apapun, semua dunia perkapalan indonesia udah kenyang. hanya saja bila ada niat ngluarin dana untuk itu pt pt perkapalan kita past bisa walaupun itu sekelas destro ato induk. . hanya saja niat pemerintah ada pa ga..

  11. India semakin mandiri
    Itu smua dmi kepentingan keamanan india yg pendudukx banyak.

  12. 1 destro berbanding 2 pkr, gk apa2, kita perbanyak pkr…justru lebih efektif

  13. India lagi India lagi yg bikin atau beli peralatan gahar.. Yg dibeli Nkri dan dibikin nkri cuman senjata odong odong..

  14. kita ngutangnya juga lebih gahar dan sadis

  15. Mantaap India.. Nkri hanya bs merenungi nasib.

  16. Indonesia mau destroyer, ……… percuma Kalo yang di instal persenjataan/rudal ecek2 dr cino !!!

  17. indihe lg indihe lagi bkin ngiri aja loe nehik,,,merdekanya selisih 1 thn doank ya pdhal????tp nyalipnya udh beberapa tikungan,,hahaha,,kayak gitu tuh apa para pemimpin kita,apa para dpr kita gak MALU ya??????apa yg mrk kerjakan selama ini????ngebacot dimedia ini itu ini itu,,rencana ini rencana itu,,hasilnya ZONK,,koruptor dipiara,dimanja2,udah jelas mrk2 penghambat kemajuan,msh dpt remisi hukuman???tragis sekali negriku ini,,meski blm destro gpp lah,fregat,korvet,kcr 40&60 gpp,tp yg bener2 tentenganya,jgn rudal kw yg delay 5 menit,sdh gtu mleset dr sasaran,kan kami sbg rakyat sedih dan miris skali pak,udh banyak koruptor,belanja alutsista gak bener,,di india atau negara manapun yg namnya korup pasti slalu ada,tp ingat jgn main main dan permainkan masalah senjata,,belanja yg bener,beli yg banyak,kl perlu minta lisensi,tp yg berkelas jgn yg kw,,pespur yg mencukupi,kasel mencukupi,,cm itu kok pak yg km inginkan,krn kami ingin mlihat negara tercinta ini Kuat dan punya daya gentar yg besar….!!!

  18. Paling nyesek kalo perlakuan pemerintah sm koruptor kelas ikan paus benar 2 diistimewakan bak Raja.. Itutuh yg kemaren sikoruptor Cina yg kabur ketiongkok itu.. Dijmput pake pswt jet tanpa diborgol malah disambut layaknya tamu Negara.. Cb teroris sm maling kelas teri diperlakukan seperti hewan.. Padahal sikoruptor lebih merugikan Negara karna telah korutor jutaan triliun.. Tp diperlakukan istimewa.. Itulah kelakuan pjbt nkri yg konyol sekaligus bodoh… Yg seakan akan korutor itu dimanja dan dipelihara.. Makanya koruptor di nkri gak bakalan ada kapok2 nya malah tumbuh subur dan nkri dirugikan milyaran triliun dollar..

  19. Bung diego@ RI 1 atau petinggi TNI apa pernah ngopi di warjag bung. Kalo iya salam dari sy bung.

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)