Feb 192017
 

India sedang negosiasikan pesanan dua unit fregat Project 11356 kelas Admiral Grigorovich (kelas Talwar – versi ekspor) yang dibangun untuk Armada Laut Hitam Rusia, kata Wakil Direktur Layanan Federal Rusia, Vladimir Drozhzhov kepada TASS.

Admiral Makarov, fregat ketiga kelas Admiral Grigorovich milik Angkatan Laut Rusia (© Drakon 64)

“Dalam pembicaraan yang saat ini sedang berlangsung untuk menyetujui bentuk teknis kapal perang dan menyusun kontrak sesuai dengan kapal yang dibangun di Rusia dari Project 11356 untuk Armada Laut Hitam”, katanya.

Pada bulan Oktober 2016 lalu, Rusia dan India telah menandatangani perjanjian antar pemerintah untuk pembangunan dua unit fregat Project 11356 proyek untuk Angkatan Laut India.

Awalnya enam unit fregat Project 11356 dibangun adalah untuk Armada Laut Hitam di Yantar Shipyard yang ada di Laut Baltik. Batch pertama dari tiga unit fregaet tersebut telah dibangun. Dua fregat telah beroperasi sementara fregat yang ketiga Admiral Makarov sedang menjalani tes penerimaan pemerintah.

Pada tahun 2013 fregat keempat Admiral Butakov dan fregat kelima Admiral Istomin telah meletakkan rangka baja dan sekarang sedang dibangun. Sementara rangka baja fregat keenam belum diletakkan, namun lambung telah dibentuk di galangan kapal tersebut.

Fregat pertama kelas Admiral Grigorovich bergabung dengan Angkatan Laut Rusia pada 11 Maret 2016. (© Yantar Shipyard)

India hingga saat ini sudah mengoperasikan enam unit frigat kelas Talwar, yang merupakan versi ekspor dari fregat Project 11356 Admiral Grigorovich. Kapal perang tersebut telah memasuki layanan pada tahun 2003-2004 dan 2012-2013.

Fregat Project 11356 memiliki bobot penuh 4035 ton, panjang 124,8 m, lebar 15,2 m, draft 4,2 m, kecepatan jelajah 30 knot, daya tahan hingga 30 hari (atau sejauh 4.850 mil), dan memiliki awak 180 orang. Kapal ini didukung oleh dua mesin gas turbin.

Fregat ini dipersenjatai dengan rudal anti kapal dan serang darat 3M-14K /3M-54K Kalibr (SS-N-27 Sizzler), 1x meriam A-190 100 mm, 2x CIWS AK-630M, 36x rudal permukaan-ke-udara (SAM) Shtil-1 dan 2x peluncur torpedo kembar 533 mm.

Navy Recognition

Artikel Terkait :

  24 Responses to “India Pesan Dua Fregate Admiral Grigorovich dari Rusia”

  1. yang digotong…ngeri ..euy……

  2. Indonesia cukup iver aja dgn gotongan rudal yakhont,kalibr dan rudal buatan dalam negeri RHan-450

  3. menyebalkan… hr ini tak dapat pertalite

  4. tidak usah niru india yang beli beli terus seolah olah tidak akan pernah kehabisan duit
    kita cukup mencatat saja apa apa yang india beli

  5. klo Indonesia beli iver dan kdx dengan tot untuk kemandirian lalu produksi yg banyak, untuk efek gentar nanti beli juga dari rusia dikit aja tapi kapal perang yg paling canggih. seperti halnya pespur beli yg paling canggih misalnya SU35.

  6. Beli Kapal2 besar & Kerjasama TOT dg PT PAL, gak ada untungnya.
    Mending banyakin beli kapal mini (boat) dari swasta lokal, banyak untungnya.
    (Bagi para pejabat pemburu angpao)

  7. Tar Indonesia beli bekasnya petr the great (kirov class) mantab…

  8. Jd gak Indonesia produksi bersama Iver dan KDX? Persenjataan sebailknya gabungan Timur dan Barat.

  9. Aku gak peduli jenis apa kapalnya yg penting adl radar, sonar dan gendongannya…

    • sigma 10514 dengan 4-faced APAR, Thales SMART-L, 2 x Atlas bow-mounted sonar.
      gendongannya:
      40 cell Mk41 VLS system with 32 x SM-2 IIIA surface-to-air missiles (1 per cell) and 32 × Evolved Sea Sparrow Missiles (4 per cell)
      1 × Oto Melara 127 mm dual-purpose gun
      2 × Goalkeeper CIWS with a 30 mm Gatling gun firing at 3000 rpm
      2 quad launchers for 8 Harpoon anti-ship missiles
      2 × twin torpedo launchers with MK46 lightweight torpedoes

      keren ya broo.. kapalnya perlu di oprek lagi tuh xixixi

      • @bhisma

        Bisa2 sigmanya ngesot gara2 kelebihan muatan om…xixixi

        Tapi kalo mo irit,bisa meniru desain sigma10514 utk polandia…radar smart-s diganti dg radar aesa yang berputar(thales ns-100).

        Kanon 76mm sudah optimal krn kita hrs memperhitungkan luasan. ruang penyimpanan amunisinya. Utk kanon127mm, amonya lebih besar&berat shg butuh rak penyimpanan yg lebih luas serta butuh alat bantu utk memindah amo dr rak ke revolver kanon 127mmnya…kalo amo 76mm kan cukup digotong saja.

        Bisa saja sih amo 127mm digotong tpi kasian kan krunya…harus nyetok parem kocok dlm jumlah yang banyak, xixixi

      • Bhisma# ntar itu semua bakalan di gotong iver indonesia bung…muehehehe

  10. Kapal…Dengan isian “HEBAT”(untuk dikelasnya)…

  11. Nunggu bekas nya aja

  12. over kredit xixixi, klo ga salah masih ada seri admiral lainnya yg nganggur kenapa ga di over kredit aja jual ke indonesia 😀

  13. gahar jang,….
    jadi ngiler

  14. gambar pertama bendera indonesia ?

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)