Jan 092017
 

India kini aktif membahas kemungkinan penjualan rudal anti pesawat Akash ke Vietnam, rudal buatan dalam negeri India ini akan ditawarkan kepada Vietnam. Sebelumnya Vietnam telah menunjukkan “minat mendalam” untuk mengakuisisi rudal Akash, meminta transfer teknologi dan produksi bersama dari sistem pertahanan udara Akash.

India terus gencar menawarkan perangkat militer tercanggihnya setelah sebelumnya menawarkan rudal jelajah Brahmos dan torpedo Varunastra kepada Vietnam. Hubungan kedua negara terus meningkat setelah sebelumnya India juga melatih pilot-pilot pesawat tempur Su-30 Vietnam dan personel pengawak kapal selam Kilo.

Menteri Pertahanan India Manohar Parrikar mengatakan Vietnam “adalah teman dekat” India dan sedang melangsungkan beberapa inisiatif untuk lebih meningkatkan kerja sama pertahanan bilateral, mulai dari bantuan upgrade peralatan militer dan melatih personel militer Vietnam.

The ‘Akash’ super sonic cruise missile with a range of 25km, passes through the Rajpath during the 58th Republic Day Parade – 2007, in New Delhi on January 26, 2007.

India menyatakan relatih mudah untuk memberikan transfer teknologi rudal Akash kepada Vietnam karena sistem rudal tersebut 96% adalah milik India sendiri, namun relatif sulit untuk mentransfer teknologi rudal Brahmos karena merupakan produk kerjasama dengan Rusia karena 60% teknologi dan komponennya berasal dari Rusia.

India mengklaim rudal Akash sebagai rudal ‘murah meriah’ yang bisa menjadi alternatif bagi negara dengan ekonomi pas-pasan. Namun meski berharga murah (hanya US$ 4 juta untuk satu baterai) rudal Akash diklaim mampu menjadi rudal pertahanan udara yang sanggup merontokkan rudal jelajah, helikopter dan pesawat tempur musuh.

Memiliki jangkauan 25-30 km, Akash dengan kecepatan Mach 2.5 mampu mengejar dan mengintersep target yang sudah berhasil menerobos sistem pertahanan udara menengah.

JakartaGreater

Bagikan Artikel:

  27 Responses to “India Siap Transfer Teknologi Rudal Akash, Tapi Tidak Untuk Rudal Brahmos”

  1. Indonesia?

    • Rudal aneh bentuknya, bahan bakar padat apa cair sih ? ko butuh air intake.

      • Pakai air intake berarti mesin jet. Baik turbojet, turbofan, ramjet, scramjet, berbahan bakar cair. Kelebihannya adalah kecepatan dan sifat stealth lebih bisa diatur.

    • nggak moncer nih barang buat indonesia. jangan diborong. cuma 25km, sampe kecamatan sebelah doang.

      mending sekalian nyari yang Brahmos, atau sekelasnya TOT atau sekalian ngembangin R-HAN aja. propelan kasih PT.dahana, body unit ke PT. pindad atau LAPAN, guide systemnya ke PT.LEN.

      duite sopo? mbah mu!!! wkwkwkwk

  2. Sabar Bosss..duwitnya baru di carikan

  3. nunggu lengkap semua Arhanud pakai manpads, klo udah terpenuhi semua baru SAM medium ranger , trus SAM long ranger..

  4. Borong kalo perlu ngutang

  5. Pak menhan TOT ya

  6. Duitnya udah ada(ngutang), tergantung kita mau Borroonngg apa enggak..

  7. kita pesan aca aca

  8. lbh baik pilih RB-15 Mk3 walaupun Sub sonik tapi bisa bermanuver, lbh baik kita nggak usah beli dr india langsung saja dr gurux rusia beli T.o.T rudal Yakhont utk mengembangkan rudal Hipersonik

  9. Perkembangan ToT guide rudal C705 gimana..?? Nantikan bisa diaplikasikan di RX 122, RX 450 dan RX 550..sepertinya pesimis kalau dengan China..mending dengan Korsel aja..sudah terbukti berjalan baik..

  10. C705 gimana nih?hehe

  11. MR. Takur, ………… TOT rudal brahmos nya, untuk Indonesia saja, ………. !!!

  12. kalo misil model ginian sich indonesia udah punya semenjak jaman ORBA dulu . . . malah lebih smart
    kalo penasatan pingin tahu silahkan datang di museum ABRI di jalan gatot subroto jakarta, mau selvie2 juga boleh khoq . . xixixi

  13. gk perlu ah udh ada rudal petir

  14. Ngimpi mau punya yg beginian

  15. baterainya mahal banget, kemarin beli baterai samson aja cuma 80rb.. xixixixixi

  16. rudal tai kucing, bikin handphone saja ini negara ga becus belaga mau kasih tot rudal. bikin insas saja mereka gatot ( macet kalo dipakai kepanasan) bikin heli jatoh mulu, bikin tank armynya sendiri ogah pakai, bikin jet tempur 30 taon ga kelar kelar.

  17. Wahh indonesia nyungsep ketinggal…lebih milih rudal chino ngadat C705…

    Kalo india jual lisensi boleh juga tuh..

    Tapi apa daya negara ini kebanyakan mimpi..pejabatnya asik korupsi..tolol gak abis abis..

  18. Wahh indonesia nyungsep ketinggal…lebih milih rudal chino ngadat C705…

    Kalo india jual lisensi boleh juga tuh..

    Tapi apa daya negara ini kebanyakan mimpi..pejabatnya asik korupsi..tol*l gak abis abis..

    • emng udah sejak jaman kerajaan dulu tol*lnya, makanya mudah dijajah dan diadu domba… eh setelah merdeka ternyata mereka lebih banyak dan cepat berkembang….

      parah…

  19. Vietnam kurang harmonis dgn RRT, jadilah Teman India, kl dgn Indonesia mgk harus berhitung banyak, walaupun harga terjangkau tapi masalah kualitas dan kebutuhan harus jadi prioritas dulu

 Leave a Reply