Dec 272016
 

Korps Marinir Indonesia telah menerima sejumlah 4 unit Multiple Launch Rocket System (MLRS) Tipe 90B 122 mm (40 ronde) dari North Industries Corporation (NORINCO) China.

Sumber di Angkatan Laut menyatakan kepada IHS Jane pada 27 Desember 2016 bahwa ujicoba penembakan pertama dari sistem tersebut akan dilaksanakan hingga akhir bulan ini di berbagai lokasi yang masih dirahasiakan di Jawa Timur.

Sistem peluncur roket 122 mm tersebut telah dikirimkan dibawah kontrak yang telah ditandatangani pada 2015 lalu antara Kemenetrian Pertahanan Indonesia dengan NORINCO China.

Spesifikasi Umum:

  • Tipe: MLRS Multiple Launch Rocket System 122 mm
  • Produsen: NORINCO China
  • Hulu ledak: 18,3 – 28 kg (maksimum)
  • Jangkauan: 20 – 40 km
  • Panjang Roket: 2,75 – 3,03 meter
  • Persenjataan: 40 + 40 roket
  • Kecepatan Tembak: 40 roket dalam 18 – 20 detik
  • Truk: North-Benz 2629 (6×6)
  • Kemampuan Jelajah Truk: 800 km

Sumber: IHS Jane

Bagikan Artikel:

  67 Responses to “Indonesia Lakukan Ujicoba Penembakan MLRS Tipe 90B Buatan China”

  1. Semoga lancar dan berhasil dengan sangat baik.

  2. Semoga nggak mogok :D

  3. Cina lagi cina lagi hancur

  4. Jangkauan nya berapa km, apa kelebihan nya dgn senjata serupa yang sudah dipunyai TNI ???

  5. lumayan dah

  6. semurah2 nya buatan china, apa gk lebih murah buatan sendiri ???????????

  7. Ikiii NGAARAANEEE DILEEMAAA……..bener Ora Caaak??

  8. gakgaaak ternyata benar apa yg di omongin temen gw di bbm , om y marinir bilang ada tambahan nanti mlrs dari china ternyata benar datang juga ini mlrs kw2 si sipit, padahal omongany 3 bln yg lalu di bbm

  9. mbah bowo ikutan senang ini, karna ikut kecripatan

  10. Pembelian berdasarkan kontrak yg ditanda-tangani pada th 2015 lalu.
    Hayo…kamu ketahuan beli brg2 KW !
    Dan pengujiannya pun ditempat yg dirahasiakan. Kenapa ? Takut ketahuan gagal kayak C705 ya ? Kasihan marinir, sekarang mulai dikasih brg2 KW.

  11. Weleh..

  12. Uuluuyuk

  13. Btw belinya cuman 4 unit aja nie ya? Kok banyak amat ya??? :) :)

  14. RM-70 vampire jangkauan maksimum klo gak salah cuma 20 km lebih dikit aja

  15. Rudal ama MLRS buatan china pada biasa saja anggota dewan yg terhormat Pun diam saja, padahal Marinir juga sudah pake Vampire dari ceko kok beda ya kalo TNI-AU pasti saja ada polemik nya dari F-16,Hercules hingga AW-101

  16. Patut dihargai kalau memang kemampuan kita hanya alutsista2 bikinan Tiongkok disamping harga terjangkau juga tidak akan diembargo.

  17. lumayan ..d buktiin aja..

  18. Nice.. Perbanyak MLRS.. Supaya dpt ToT utk produksi versi asli Indonesia.. Untuk mematangkan MLRS nasional..

    Tidak selamanya KW itu jelek.. Ilmu bisa diambil drmn saja..

  19. Dibeli 4 unit dulu untuk dicoba.

    Jika berhasil akan ditambah.

    Grad, Vampire dan norinco 90b ini dibeli agar bisa kejar kuantitas minimum.

    Jika ada 3 divisi marinir maka minimum harus ada 9 batalyon MLRS. 1 batalyon 3 atau 4 baterai dan 1 baterai 4 unit MLRS.

    Jadi 9 x 3 x 4 = 108 unit MLRS atau 9 x 4 x 4 = 144 unit MLRS.

    MLRS untuk marinir bukankah belum ada 108 unit ?

  20. Naaahh…trmksih bung@phd …Saya suka komen anda….komen yg waras….hahaha…maap ni mah yg laen jgn tersinggung hahahaha

  21. Ini semakin nampak jelas, pemerintah indonesia sdng berusaha mencari tot dari berbagai negara tuk mencapai kesempurnaan. Jd kesannya beli alutsista dari berbagai negara yg mungkin jenisnya dan fungsinya sama. Tp tujuannya mensukseskan program tot kemandirian industri pertahanan dalam negeri. Smg sukses!!!

  22. Indonesia sudah bisa buat truk peluncur Roket sendiri kenapa mesti beli dari luar ?, ini kelemahan militer Indonesia kurang percaya diri dengan peralatan militer buatan Lokal, kalau semua peralatan perang beli dari luar, nanti militer Indonesia bisa dikendalikan negara asing, padahal pekan lalu Indonesia sudah luncurkan truk peluncur roket hampir sama persis seperti buatan cina

    • :D

      dengan membeli dan membandingkan hasilnya dgn produk dalam negeri, maka kita bisa mengambil langkah selanjutnya dalam pengembangan… setiap produk pasti ada kelebihan dan kekurangan… Bahkan salah seorang pendiri Apple juga menggunakan produk dari saingannya… begitu juga sebaliknya…

  23. Mudah-mudahan tidak delay

  24. Jgn menyebut Bpk Presiden kita spt itu bung, anda tingfal di indonesia harusnya menyebut pemimpin dgn nama yg benar dan lengkap…utk hal ini anda tdk boleh bercanda…bercanda ada waktunya, jgn jadikan nama Presiden kita bahan candaan…klo tdk suka dgn Presiden kita skr, anda bs pergi ke suriah, irak dan yama atau ke myanmar…disana mungkin cocok utk anda…

  25. yang komentar pada kekanak kanakan semua. sok bilang pakai buatan dalam negri segala, kita beli cuma 4 unit tujuannya untuk di pelajari terutama mekanisme kerja dan modul elektroniknya. harapanya setelah rhan bisa di tembakan dari berbagai macam platform, baru akan di pilih platform mana yang plng unggul, kemungkinan akan di gunakan sebagai dasar pengembangan untuk peluncur roket dlm negri, lupakan soal tot, ingat kasus kapal selam korsel yang malah jadi saingan jerman setelah di tot, banyak negara ogah kasih tot, yang ada di suruh merakit doang.

  26. Yang ini pak TB hasanuddin juga mesti protes, pindad sudah bisa bikin RHan, tidak boleh lagi beli dari asing

  27. KALAU JENIS NYA SAMA TAPI BANYAK KAN MENAMBAH DAYA GETARNYA BUNG, LIHAT RUSIA/YG LAIN LATIHAN PKE MLRS WIH NGERI SERBUANNYA BANYAK KARENA MLRS NYA BANYAK.MASA MARINIR KITA LAT GAB NYA MAU STAK DI 4/3 MLRS NGAK BOSEN.TAPI KALAU BANYAK KAN ADA 10/20 KAN NGERI LATIHAN NYA BUNG. SEMOGA TNI MAKIN KUAT BESERTA RAKYAT NYA

  28. bacanya sambil ngopi… “mau beli dr cina kek.. dari alam ghoib kek… ora urus.. kita nyesek.. yg teken kontrak cengar cengir.. “sa bodo teuing eta teh…”

  29. Uji coba di grati, bukan?
    πŸ˜•

  30. jaraknya 20km-40km, sedangkan buatan Indonesia maksimal baru 32 km. Sepertinya harus banyak belajar lagi sama negara2 produsen roket MLRS 122mm. Habis itu baru melangkah ke kaliber 200mm. yang jarak diharapkannya dari 50km – 80 km. Terus dan terusnya mencomot teknologi asing. karena tidak ada yang salah dengan mencontek. Dogma belanda mencontek tidak boleh.

  31. Kan udh ada BM21 Grad, sdh ada Vampir..roket sdh bisa buatan pindad R han 122 dan R han 450. Keliatan dipaksakan…titipan jkodok.

    • ingat untuk pembelian alusista kita yaitu kebutuhan bukan keinginan..dan sekali lagi user lbih tau daripda penonton..karna setiap apapun pasti ada pro dan kontra tidak mungkin semuanya setuju…dan kita tidak tau apa yg diinginkan pemerintah dari hasil pembelian ini yg mungkin berguna untuk kemajuan inhan kita..so bijak lah dalam memahami dan bersikaplah menjadi bangsa yg besar

  32. Nasib bangsaku ada ditangan siapa??
    Ga mua komentar aahh takut dianggap makar

  33. Jgn sampe delay om klo meluncur.. Whahaha..

  34. jelek ini mlrs 90b dari china waktu di uji coba sama marinir kurang memuaskan katay ,kayaky kontrak pembelian tidak di lanjutkan untuk pengadaan selanjuty , selanjuty marinir berencana membeli sebanyak 32 unit dari rusia / ceko

  35. DISAAT FILIPIN-VIETNAM- GENCAR BELANJA KE RUSIA.,
    semoga saja layak dibanggakan

  36. Fungsinya sama, reloadnya udah bisa buat sendiri…Cari yg murahlah…Gak usah mahal2…

  37. Awas kalau delay lagi…

 Leave a Reply