Mar 212017
 

Drone “Wing Loong II” atau “Pterodactyl II” buatan China ini mampu membawa hingga 12 buah rudal dan bom dengan total muatan hingga 480 kg.

Kontrak ekspor penting bagi industri pertahanan China dengan pengiriman 300 unit Medium-Altitude Long Endurance (MALE), pesawat tempur tak berawak (UCAV) Wing Loong II yang juga disebut sebagai Perodactyl II ke Arab Saudi. Drone Wing Loong II diresmikan dalam ajang China Airshow di Zhuhai pada bulan November 2016, sebagaimana dilansir dari Army Recognition.

Pada bulan Februari 2017, Chengdu Aircraft Industry Group (CAIG) dari China telah berhasil melakukan uji penerbangan pada Wing Loong II, sebuah varian upgrade dari Wing Loong yang dipamerkan untuk pertama kalinya kepada publik dalam pameran Aviasi dan Dirgantara China yang diadakan di Zhuhai pada tahun 2010 silam.

Wing Loong II adalah versi upgrade dari Wing Loong yang telah masuk ke dalam pelayanan Angkatan Udara China pada tahun 2008. UCAV ini juga telah diekspor ke berbagai negara di seluruh dunia termasuk Mesir, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Nigeria, Uzbekistan dan Kazakhstan.

Didalam artikelnya Indian Express menyebutkan bahwa Wing Loong II merupakan UCAV (Unmanned Combat Aerial Vehicle) dalam kategori MALE (Medium-Altitude Long Endurance) yang memiliki panjang sekitar 11 meter, bentang sayap 20,5 meter, dan tinggi 4,1 meter. Drone ini mampu membawa persenjataan hingga 12 buah dengan total muatan hingga 480 kg, yang dapat mencakup persenjataan seperti rudal udara-ke-permukaan, rudal presisi dipandu, bom dan rudal udara-ke-udara.

Wing Loong II ini didukung oleh mesin pendorong turboprop tunggal yang dipasang pada bagian belakang badan pesawat tersebut. Drone ini memiliki fitur dua sirip ekor vertikal, yang disusun dalam bentuk V. Wing Loong lebih besar dan lebih tinggi dari versi sebelumnya yaitu Wing Loong I.

Wang Yangzhu, presiden Unmanned System Institute di Beihang University, mengatakan kepada China Daily bahwa ia yakin Wing Loong II memiliki radius operasional hingga 1.500 km dan dilengkapi dengan sistem komunikasi satelit.

“Jika drone ini sama bagusnya dengan AVIC yang disebutkan, maka saya yakin itu akan sangat kompetitif di pasar internasional”, kata Wang. Wing Loong II mampu dipersenjatai dengan berbagai jenis bom dan rudal diantaranya bom FT-9/50 seberat 50kg, bom GB3 dipandu laser 250 kg, bom TL-10 dan masih banyak lagi.

Artikel Terkait :

  16 Responses to “Industri Pertahanan China Akan Mengirim 300 “Wing Loong II” untuk Arab Saudi”

  1. pertamax pake tejas

  2. Busyet dah, langsung borong 300 unit tanpa perlu transfer teknologi?

    • kalaupun kita beli, ngeteng, minta bonus TOT pula, ………… pertanyaan nya, punya duit kagak, , apa hanya mampu bayar pake “AKAN” saja, ……… ???

  3. Pengembangan..UAV..gimana ..kabar

  4. Sementara kita punya Wing Koo babat

  5. pemberontak yaman pake alutsista cina juga. menarik.

  6. Enak bener ya orang kaya ngomongnya, kaya asal njeplak , “Pesen 300..!”

  7. Nanti akan digunakan cina untuk memantau daerah2 yang dianggap kawan terebut. Kali aja ada potensi ekonomi yang bisa dikeruk.

  8. Luarbiasa triokampret ini (China, USA, Rusia) bikin panik negara2 timur tengah dan Asia demi jualan senjata. Sebentar lagi akan menyusul kedatangan 2 temannya (Inggris dan Francis) untuk pesta di LCS.

  9. radiusnya itu lo yg bikin tanda tanya, sampek 1500km busyed…. dah

  10. raja arab berbisnis sama china dan beli 300 unit ini sih namanya dah bikin skuadron????buat di pake dimana??yaman/ suriah??

    kira kira di arab sana ada yg teriak teriak raja beraliansi sama komunis gak yh?seperti kaum nyiyiers disini 😀

    arab bisnis sama china
    arab bisnis sama amerika
    amerika bisnis sama china
    Indonesia bisnis sama china

    trus yakin bakal perang sementara sebagian besar produksi Apple bergantung di cina?atau mungkin angkat kaki pindah produksi??

    tak ada musuh yg abadi yg ada hanya kepetingan abadi

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)