Aug 182016
 

LONDON – Inggris menghabiskan sejumlah £ 184 juta pounsterling ($ 239 juta dolar AS) untuk menimbun versi baru dari rudal jarak pendek udara-ke-udara ASRAAM guna melengkapi persenjataan jet tempur F-35B Lightning II, Kementerian Pertahanan mengatakan pada hari Selasa (16/08/2016).

Kementerian Pertahanan mengatakan pesanan rudal baru akan mulai dioperasikan bersama dengan jet tempur F-35 milik Royal Air Force dan Royal Navy sekitar tahun 2022.

Pesanan tambahan untuk rudal ASRAAM ini sebagai kelanjutan pengumuman bulan September 2015 lalu dari kesepakatan £ 300 juta pounsterling dengan perusahaan pembuat rudal MBDA untuk merancang dan membangun batch awal senjata yang telah diperbarui.

Jet tempur Typhoon dan Tornado sudah persiapkan untuk mampu membawa ASRAAM versi yang ada saat ini.

Varian terbaru dari rudal ini diharapkan untuk masuk layanan bersama Typhoon pada tahun 2018, Kementerian Pertahanan mengatakan dalam sebuah siaran pers.

Jet tempur F-35 Inggris akan membawa versi terbaru dari ASRAAM pada 2022 di mana pada saat itu akan mulai digunakan. Jet Tempur F-35 gelombang pertama dijadwalkan akan diperkenalkan ke layanan dengan skuadron Angkatan Udara Inggris di tahun 2019. Jet tempur Royal Navy akan ditempatkan di kapal induk baru HMS Ratu Elizabeth yang direncanakan mulai beroperasi pada tahun berikutnya

Integrasi uji coba F-35 dengan dilengkapi ASRAAM sudah mulai dilakukan di Amerika Serikat. Integrasi bom presisi dipandu Raytheon Paveway IV juga berlangsung pada jet tempur tersebut.

Rudal ASRAAM yang baru akan dibangun di fasilitas manufaktur baru yang dibangun dengan menghabiskan sekitar £ 40 juta poundsterling, dan sekarang hampir selesai. Fasilitas tersebut berada Bolton, barat laut Inggris.

Sumber: Defense News

  8 Responses to “Inggris Timbun Rudal ASRAAM Baru Untuk F-35B Lightning II”

  1. Pertamania

  2. Ini timbun bom, dinegara lain timbun piutang dan kebutuhan pokok

  3. Coba pertamax

  4. Keren…!! Jokowi Panggil 74 ProfesorAsal Indonesia di AS Untuk Pulang Kampung Segera
    Thursday, August 18, 2016

    – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut ada 74 profesor asal Indonesia yang berprestasi di Amerika Serikat. Pemerintah tengah mengupayakan agar mereka kembali dan mengabdi di Tanah Air.”Ini yang sedang kita upayakan agar semakin banyak anak negeri yang punya prestasi, bekerja di dalam negeri. Karena kita butuhkan, saya sudah minta. (Dari 74 profesor) Ada 24 sekarang ini saya minta untuk menyiapkan bidang pendidikan di Papua,” kata Presiden saat memberikan sambutannnya dalam acara silaturahim dengan para teladan nasional di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (18/8).Presiden yakin, 74 profesor itu siap membangun Indonesia. Dia bahkan berjanji akan menyediakan fasilitas dan riset agar potensi profesor tersebut tersalur dengan baik.”Kita akan bangun juga sebuah pusat riset untuk padi di Merauke. Dengan 24 profesor dari Amerika tadi. Saya ingin tidak hanya 24 tapi 70 semua bisa berkontribusi,” jelasnya.Presiden menambahkan, dirinya tak ingin ada warga Indonesia berprestasi dimanfaatkan negara lain. Apalagi jika gejolak di tanah air mengakibatkan warga berprestasi lari meninggalkan Indonesia.”Saya tidak mau yang berprestasi di negara kita justru kita tidak ambil, tidak manfaatkan, justru digunakan oleh negara lain,” terangnya.”Kita harus mulai beri penghargaan ke orang yangmau kerja keras.

  5. Advance Short Range Air to Air Missile (ASRAAM) boleh juga kayak nya buat gantiin AIM-9X Sidewinder.

  6. tahun 2023 giliran indonesia akan borong juga …xixi

    minum kopi dulu campur sianida biar pikiran damai selalu…

  7. Sipp

  8. #Jet Tempur F-35 gelombang pertama dijadwalkan akan diperkenalkan ke layanan dengan skuadron Angkatan Udara Inggris di tahun 2019#

    masa sih….? sepertinya sudah ada yang dikirim deh..?

    http://www.dailymail.co.uk/news/article-3666644/Lightning-flies-rainbow-UK-s-100m-stealth-F-35B-jets-roars-Britain-touching-RAF-base-ready-flown-new-617-Dambusters-Squadron.html

 Leave a Reply