Oct 252016
 

INS ARIHANT

Lautan India1971, terjadi ketegangan di sekitar India. Bangladesh dengan bantuan India berupaya membentuk negara sendiri berpisah dengan Pakistan. Dalam situasi yang memanas, USA mengirim angkatan lautnya ke sekitar India. Armada yang terdiri dari beberapa kapal perang tersebut bertujuan untuk menekan India agar menghentikan bantuannya terhadap Bangladesh. Rusia tidak tinggal diam. Di perairan India, muncul kepermukaan sebuah kapal selam bertenaga nuklir milik Rusia. Keberadaan “hanya” 1 kapal selam ini, mampu meredam aktifitas armada kapal perang USA saat itu.

Kejadian ini, menginspirasi perdana menteri India waktu itu Indira Gandhi. Kemampuan strategis kapal selam nuklir yang menggentarkan, menimbulkan ide untuk memilikinya. PM Gandhi kemudian membuat studi kelayakan secara komprehensif tentang teknologi kapal selam nuklir, galangan kapal hingga pelabuhan untuk penyimpanannya.

Pada pertengahan 1980-an, India menyewa kapal selam nuklir yang dilengkapi rudal penjelajah (SSGN) Charley Class/Project 670 Skat (diberi nama Chakra I) dari Uni Sovyet untuk pelatihan operasional dan pemeliharaan. Selama menyewa, India berharap mampu mendesain dan memproduksinya sendiri. Tahun 1984 desain dan teknologinya difinalisasi, Proyek ini disetujui oleh pemerintah India. Tahun 1998 pembuatan dimulai dengan melibatkan perusahaan swasta L&T Walchandnagar sebagai partner utamanya. India awalnya, mempelajari desain kapal selam konvensional dari HDW, Jerman. Dalam perjalanannya, proyek ini sering kali mengalami hambatan hingga biayanya membengkak dan pemerintah kesulitan dana.

Akhirnya, pemerintah meluncurkan program ATV (Advanced Technology Vessel) dengan bantuan teknik dari Rusia dan menggunakan kapal selam Akula (Project 971 Shcuka) sebagai basis desainnya. Tahun 2009 Arihant diluncurkan untuk pertama kali.

Dilanjutkan pada bulan Desember 2011, India menyewa SSGN Nerpa Class (K-152) dari Rusia (diberi nama Chakra II) selama 10 tahun sambil terus mempelajari pemasangan teknologi reaktor nuklir pada kapal selam. Baru pada tahun 2013, reaktor nuklir diaktifkan pada kapal selam Arihant. Kapal ini ditenagai reaktor nuklir air ringan bertekanan VM-5 yang menghasilkan energy 85 MW yang dikembangkan oleh BARC (Bhaba Atomic Research Centre). Sedangkan system sonarnya dikembangkan oleh DRDO.

image003

Setelah melalui perjalanan panjang, INS Arihant yang artinya penghancur musuh, diserahkan kepada angkatan laut India pada bulan Agustus 2016. Dengan alasan keamanan dan kerahasiaan, kapal selam yang mampu meluncurkan rudal nuklir ini tidak pernah diekspos secara resmi oleh pemerintah India. Pemerintah India berencana memproduksi 3 unit kapal selam ini. Meskipun dioperasikan angkatan laut, kapal selam ini langsung berada dibawah komando Perdana Menteri India.

Kapal Selam ini memiliki panjang 112 m dan diameter 10 m serta bobot 6.000 ton. Kecepatan dipermukaan 12-15 knot. Kecepatan saat menyelam 24 knot dan menyelam hingga 90 hari. Mampu membawa 30 misil termasuk 12 SLBM. Misil antara lain rudal balistik K-15 (Sagarika) dengan jarak jangkau 250-350 km (diupgrade hingga 700 km) dan muatan 500 kg. Serta rudal K-4 dengan jarak jangkau 3.500 km. Kita bisa membayangkan efek penggentar dari kapal selam nuklir semacam ini. Kesenyapan dibawah air, kemampuannya berpindah tanpa terdeteksi dan senjata yang sangat mematikan.

India membuktikan, dengan kemampuannya meluncurkan senjata nuklir dari tiga matra yaitu darat, udara (menggunakan pesawat Raffale) dan laut (Arihant) pantas dijuluki sebagai Negara super power. India menjadi Negara ke 6 yang mampu melakukannnya setelah USA, Rusia, Perancis, Inggris dan China. India juga membuktikan kemajuan industri alutsista harus didasarkan pada kemauan yang kuat dan ditopang oleh perekonomian yang bagus.

Opini penulis, Indonesia mempunyai kesempatan untuk itu. Dari sisi ekonomi, Indonesia pada tahun 2050 diperkirakan memiliki Produk Domestik Bruto terbesar ke 4 di dunia setelah China, India dan USA (Hal Hill, ilmuwan dari National University of Australia pada symposium di UGM). Dari sisi teknis nuklir, ilmuwan kita banyak. Dari sisi kemauan, pemerintah dan rakyat harus membuktikannya. Masih teringat, cukup masifnya penolakan pembangunan PLTN di Indonesia. Padahal PLTN penting untuk meningkatkan keahlian teknisi BATAN dan BAPETEN mengelola reaktor nuklir………

PENULIS : Pak DHE
Dikutip dari berbagai sumber.

Artikel Terkait :

  36 Responses to “INS ARIHANT : Jalan Panjang INDIA Sebagai Negara SUPER POWER”

  1. 😀

  2. UTTARAN

  3. Setubuh Pak Dhe…eh Setuju.

  4. Tes…
    Comen hilamg…
    Tes dari tadi kirim link lank lung hilang…
    Mungkin admin jakarta greter mw perang dunia ke 3 neee….

    🙁
    😀

  5. Negara yg di ancam konflik biasanya gak bisa tidur terus berpikir caranya membuat senjata untuk melindungi rumahnya sendiri..

    Kalo indonesia adem ayem..santai..slowwww…slowwww…ndowehhh…kalo udah kejadian baru bingung….kepontang panting..(“komporrrr”)

    Jadi bagi istri istri anak anak jendral dpr presiden yg ikut nimbrung di jkgr ini ayo kompori bapakmu bojomu..biar indonesia bisa maju dan mandiri..

    Hahahhhahahaha…

  6. Emang tdk gampang ingin jadi negara maju.

    Kyknya bagi RI jalan utk kesana masih panjang, sbb teknologi dasarnya saja belum dikuasi, seperti industri mesin dan industri penunjangnya.

    • Belum sempat mengalami kemajuan tekhnologi, eehh.. Dukhan keburu datang..
      Habislah semua tekhnologi di dunia ini.. Kembali ke jaman batu..!!!

  7. ??

  8. nanti bikin yg tenaga thorium, ongkosnya lebih murah dibanding nuklir

  9. Ditahun 2050 Indonesia diperkirakan akan menjadi kekuatan ekonomi ke 4 dunia. Terkadang saya prihatin dengan pernyataan ini. Dari sisi perencanaan jangka panjang (25 tahun) Indonesia tidak punya yang dulu di sebut PJPT. Kalo jangka menengah (5 tahun) semacam GBHN mungkin ada tapi apakah itu juga berjalan, dan apakah di publikasikan ke publik? Kita harus tahu bahwa banyak skenario besar dunia yang tidak menginginkan Indonesia menjadi negara maju. Baik itu dari Amerika dan sekutunya, dari Cina, atau dari kekuatan ekonomi lainnya. Bisa dari India, eropa, atau lainnya. So, hayalan bisa saja, tapi harus dibarengi dengan ikhtiar. Hutang yang menumpuk dengan bunga yang semakin menggunung juga merupakan bagian dari penghambat dari tujuan tahun 2050 itu. Inget Bro, Rp. 210 triliun bunga yang harus dibayar tahun depan. Lumayan uang sebanyak itu kalo dipakai untuk pemberdayaan ekonomi. Dan terakhir masalah korupsi yang semakin parah di negeri ini, dimana periode sekarang sepertinya semakin buruk dari periode sebelumnya. Periode sebelumnya para kolega partainya melakukan korupsi tapi KPK tetap menindaknya, bagaimana dengan periode sekarang ketika kolega2nya melakukan korupsi? Mereka aman2 saja.

    • tanyakan saja sama KPK drpd berburuk sangka

      bisa ada banyak kemungkinan kenapa kpk adem ayem:
      -koruptor sudah gk bernyali
      -koruptornya lebih pinter dan senyap
      -koruptor rame rame jd saling melindungi
      -koruptornya puasa sampai 2019

      • Analisa ngawur..
        Yang benar, sejak sekarang KPK dibikin mati…
        Itu yang benerr…..

        • TPF MUNIR???disimpen dimana 10 th gk kelar kelar dokumennya entah keman duh mirip pak harto dokumen supersemarnya gk ketemu..yh namanya jg mantan anak buah 11-12 gayanya

        • denger kabar KPK masih hidup; baru saja menangkap mentri kesehtan era mantan.

          paling ngelesnya tebang pilih hehehe

  10. bagaimana dgn ngr kita ini?

  11. sedangkan kita hanya onani politik saja mengecewakan pada rebutan kue kekuasaan!!!!!kampreeeet semua.

    di negara ini tidak ada kesungguhan walaupun di buat peraturan pun utk kerangka kerja tetap aja gak jalan project project mandiri karena dananya di buat bancakan.

  12. Mudah-mudahan PLTN tawaran Rusia segera terealisasi. Kapan lag Indonesia bisa membuat lompatan…….???

  13. Saya suka,saya suka,saya suka pak dhe

  14. Para analys hampir sepakat kl potensi indonesia menjadi negara gagal sangat besar kl tidak segera berbenah scr extrem.

    Itu yg kami kawatirkan kl terjadi..
    Sebab akan byk pengungsi dan penyusup yg memasuki negara kami hanya untuk bisa hdp layak.
    Selama ini km tlh menghidupi jutaan yg berimbas pada puluhan juta sanak saudaranya yg tergantung pd kami.
    Sebb itu kami ingin adik kami bisa segera mungkin bisa manduri.

    • Bagaimana malay nak hidup mandiri pakcik,nak kerja pun orang malay tak de skill hahaha…kau tengok berjuta2 orang asing kuasai kerja di malay mulai dari level terendah sampe CEO malaysia airlines pun dipegang tenaga kerja asing,apa hal orang malaysia tak boleh kerja,kerana orang malay itu bodoh2,pemalas,tak de skill,mau gaji tinggi tapi tak de skill kerana tak de skill pribumi malay banyak jadi jual dadah,thieves,beza dgn orang cina dan bangla malay,mereka ada skill dan sekolah, macam nak mandiri kah kah kah

      • @askhar power
        Ranger

        Coba cek data statistik pbb tingkat sdm negara dunia

        Adik tiri kami peringkat berapa trus liat kakanya peringkat berapa

        Knpa ade mentri indonesia yg menginginkan sekolah semalam suntuk utk seluruh pelajar di indonesia..

        Itu sklh pa kerja lembur ya

        Kah kah kah

        Kami sdh high skill profesi.
        Low skill takde stock makanya kami impor.

    • Kih…. Kih…… Kih……
      Bung Sultan, Indonesia termasuk negara G-20 (20 negara dengan perekonomian terbesar didunia). Kekayaan alam dan bonus demografi, menjadi kelebihan kami. Persoalannya adalah pemerataan ekonomi dan meningkatkan ketrampilan. Bukan negara yang menuju kegagalan. Jadi, analisa anda tidak tepat sama sekali.
      Justru Malaysia yang hanya mengandalkan sawit dan pariwisata harus berfikir kreatif lagi supaya bisa eksis…..

  15. Indihe strong

  16. Dukung terus Alutista Milik TNI RI

  17. Dukung Terus Perkembangan Alutusta NKRI

  18. Bhaba itu bener2 disupport oleh pemerintahnya, bukan cm utk militer tp jg kesehatan dan industri lain termsk PLTNnya. Kita pny batan aja PLTN gak didukung.

  19. pantesan aja thn 90an dulu india miskin, sering huru hara, jalanannya rusak berdebu, mobilnya odong odong, banyak ular cobra berkeliaran dimana2, sampai dijuluki ‘negara penuh bencana(alam)’, potret masyarakatnya hitam dekil kurus miskin penyakitan kelaparan jarang mandi, makanan pokoknya sejenis ‘cantel’ pakan burung. ternyata apbn nya buat bikin beginian ya???, rakyat dipaksa utk berlaku ‘prihatin sementara’ demi kemakmuran anak cucu, sungguh usaha keprihatinan yg tdk sia sia.
    lain cerita Indonesia, diwaktu yg sama kita sdh hidup gedonis gaya dgn pamer merk2 luar (US/eropa), dicekoki dgn film hollywood, music rock, ditingkat masyarakat mid-high class budaya barat diadopsi serampangan, makan roti enak pake sendok garpu minum susu, ternyata repelita cuma sekedar proyek mercusuar belaka, duit hutang beracun nikmatnya sesaat (2 dasawarsa lebih) yg nanggung anak cucu cicit dan seterusnya.
    nb : proyek mercusuar krn mengedepankan pembangunan yg terukur dgn angka2, fisik (infrastruktur) tapi mengabaikan pembangunan moral & spiritual bangsa.
    maka lahirlah manusia bermental matrealistis, hedonis, konsumtif dan korup yg akan selalu mewariskan sifat tersebut ke anak cucu.
    kalau saya salah silahkan dibantah.

  20. jktgreater …susah login…

    apa di spionase oleh aussy….
    atau pula di boncengi NICA…

    NGOK NGOK NGOK….XIXIXI:D

  21. Tidak ingin komen ahh…
    Soalnya yang komen dominan ahli politik…

    xixixixixixixi… 😀

  22. Bung@wangsa kencana cari aman ajah ya bung…. Xixixixiiii

  23. @jakatarub
    Betul bung jakatarub komen Anda . Sejak era orba SDM,SDA,dan rasa nasionalisme kita memang rendah dan rusak. Memang sesuai dg keinginan pihak asing bahwa Indonesia jgn sampai bisa membangun SDA,SDM,dan bersatu padu dg rasa cinta tanah air yg tinggi yg memungkinkan indonesia menjadi negara adidaya dlm segala bidang. Dulu memang ada program repelita tiap 5 tahunan,pembangunan memang bagus tp sayangnya tidak disokong dg mental manusianya (sdm) yg baik,bisa dilihat hingga sekarang bukan? Perlu satu generasi utk membangun ulang kembali negeri ini,insya Allah sejak era reformasi sedikit demi sedikit kita mulai berbenah dan utk generasi masa depan Indonesia,biarpun rong2an gaya gaya oknum model orba terus menghantui negeri ini. Semoga pemimpin2 negeri ini yg sejak era reformasi sampai skrg sdh bisa membangun kembali negeri yg hampir terpuruk,biarpun tertatih tatih dengan segala kekurangan dan kelebihan masing2,maka menurut saya insya Allah mulai 2020 kita sdh mulai tinggal landas menuju kejayaan,dan sesuai analisis ditahun 2050 kita bisa menjadi negara super power pasti akan terwujud.

  24. Gimana mau maju kalo ada oknum ilmuwan hingga oknum pejabat masih percaya klenik,mistik,tahayul…lha emangnya ada pusaka penangkal nuklir??? Itu India sama Tiongkok pusatnya klenik lho tapi ya gak terpedaya, tetap realistis ilmiah dg bikin senjata muktahir…kalo percayanya jimat jimat dan dukun dukun ya alamat buruk

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)