Dec 122016
 


Dalam sebuah siaran pers resmi, Denel Group mengumumkan bahwa integrasi Denel Dynamics Umkhonto, sistem rudal permukaan-ke-udara (SAM) jarak pendek pada frigat MEKO A200AN milik “klien internasional” hampir selesai.

Denel dikontrak untuk memasok Umkhonto dibawah program lima tahun yang akan menyediakan tidak hanya SAM saja tetapi juga sistem pengendalian peluncuran on-board.

“Setelah empat tahun masa produksi, integrasi dan commissioning kita sekarang telah mencapai tahap akhir dari program ini”, kata CEO Denel Dynamics Tsepo Monaheng.

Frigat MEKO A200AN milik Angkatan Laut Aljazair, yang memesan 2 unit kapal dari ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS) senilai 2,7 miliar dolar pada tahun 2012 (dengan opsi tambahan 2 unit lagi).

Frigat MEKO A200AN dikonfigurasi dengan radar pengawasan udara Sea Giraffe Agile Multi-Beam (AMB) 3D buatan SAAB. Radar ini mampu melacak target hingga 180 km.

Denel Dynamics Umkhonto adalah rudal permukaan-ke-udara (SAM) dengan pemandu inframerah (IR) dengan jangkauan antara 15 – 20 km.

Ketika diluncurkan, Umkhonto akan menggunakan radar pembimbing yang berasal dari kapal untuk menuju ke sasaran, dan setelah memasuki jangkauan, maka pelacak IR dari Umkhonto ini akan hidup dan mengejar target secara mandiri.

Versi dengan jangkauan lebih jauh dari Umkhonto yaitu Umkhonto-EIR juga sedang dalam pengembangan.

Peminat manga, anime, gadget, sains & teknologi, sosial-politik dan militer
Link medsos ada dibawah
– Facebook
– Google Plus
– Twitter

Artikel Terkait :

  19 Responses to “Integrasi Rudal Umkhonto Pada Frigat Angkatan Laut Aljazair Hampir Rampung”

  1. Namanya aneh utk nama rudal. Maksudnya unik.

  2. Jangan diborong ah

  3. Hihi namanya jorok..awas jgn ditambahin L

  4. Ada huruf yg ilang..

  5. Kok pada mempermasalahkan nama, emangnya kenapa sih?
    Nama “Umkhonto” kan biasa saja nggak ada yang aneh.
    Jangan kaitkan persoalan rudal dengan hal lain
    Komen harus baik dan kesopanan harus dijaga.
    Harus ingat:
    SITUASI, KONDISI, TOLERANSI (disingkat SIKONLAN)

  6. Lebih Bagus VL mica ini mah

  7. radar SAAB lagi,,
    TOT nya kita butuh,,
    sayang gripen ng belum tahap produksi
    setelah SU 35, gripen buat patroli

    • @senopati

      Saab sea giraffe-amb sebenarnya kurang cocok dijadikan radar surveillan utk negara tropis yang terletak pd garis ekuator…karena saab-amb bekerja pd gelombang-C yang cocok dioperasikan pd wilayah sub tropik, mediteran dan artik.

      Untuk wilayah tropis cocoknya pake radar yang bekerja pd gelombang-S/L, jadi walopun cuaca sdg buruk atau hujan deras, kemampuan deteksinya tidak melorot.

      Itulah kenapa RI, malaysia memilih smart-S yang bekerja pd gelombang-S

  8. o gitu to..?!

  9. wajib waspada
    sebentar lagi akan meledak

  10. 2 fregat 2,7 milyar dolar. Mahal yoo

  11. Ini lebih cocok untuk PKR mengimbangi VL MICA

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)