Aug 302016
 

Sistem radar Nazir mulai di operasikan, mulai sekarang tidak ada benda terbang bisa masuk ke langit Iran tanpa izin”, kata Jenderal Esmaili.

“Radar ini khusus untuk mendeteksi benda-benda terbang kecil dan General Atomics MQ1, Northrop Grumman RQ4 Global Hawk dan pesawat jet Lockheed U2 serta dapat dengan mudah mendeteksi dan melacak rudal balistik ataupun rudal jelajah, dan yang paling penting, pesawat siluman ataupun pesawat yang sengaja menghindari radar”, tambahnya.

Pada bulan September 2015, Iran meluncurkan dua sistem radar buatan dalam negeri yaitu Nazir dan Bina.

Nazir adalah sistem radar jarak jauh dan presisi tinggi yang sangat mampu mendeteksi target dengan RCS (Radar Cross Section) rendah dan tahan terhadap rudal anti-radar. Radar Nazir juga mampu melawan peperangan elektronik.

Dikenal sebagai pilihan yang sesuai terhadap rudal anti-radiasi, Nazir mampu mendeteksi target pada jarak 800 kilometer dan pada ketinggian 100.000 kaki. Sistem radar Nazir dan Bina telah dipasang di daerah pegunungan dan dataran di sebelah tenggara Iran.

Presiden Iran Hassan Rouhani (kanan) dan Menteri Pertahanan Hossein Dehghan (kiri) berdiri dekat sistem pertahanan rudal udara Bavar-373 di Teheran, Iran (21/08/2016)

Jendral Esmaili juga mengumumkan rencana untuk integrasi sistem rudal pertahanan udara Bavar-373 buatan dalam negeri dan S-300 buatan Rusia. Ia juga mencatat bahwa sistem pertahanan udara buatan lokal, termasuk versi upgrade dari Talash, akan mengakhiri kebutuhan pembelian S-400 buatan Rusia.

Bavar-373 adalah sistem pertahanan udara yang kuat dengan rudal dan radar yang akan menjadi pelengkap yang cocok untuk S-300, tambahnya.

Iran dalam beberapa tahun terakhir telah membuat terobosan besar dalam pembuatan berbagai peralatan militer, termasuk sistem pertahanan udara yang menggunakan teknologi canggih.

Sumber: The Iran Project dan Fars News

Peminat manga, anime, gadget, sains & teknologi, sosial-politik dan militer
Link medsos ada dibawah
– Facebook
– Google Plus
– Twitter

Artikel Terkait :

  18 Responses to “Iran Mulai Operasikan Radar Jarak Jauh “Nazir””

  1. Alhamdulillah Iran semakin kuat dan Zionis semakin ketakutan.

    • Seandainya radar jarak jauh seperti ini bisa kita buat 8 buah..

      WOW..

    • Utk pertahanan diri negara luar tdk setengah ” berharap leader kita memahami dan menerapkan dgn sungguh ” jangan setengah ” utk negeri ini

  2. bisa saya pakai … Dan pasang di warkop apung natuna saya nich

  3. wah… 800 km kah?

    • USA punya israel sebagai anak didik tehnologi militer. Russia punya iran sebagai anak didik tehnologi militernya. Mulai dari nuklir, rudal PSU dan mungkin juga tank.

    • USA punya israel sebagai anak didik tehnologi militer. Russia punya iran sebagai anak didik tehnologi militernya. Mulai dari nuklir, rudal PSU dan mungkin juga tank.
      Kalau China agak bandel, inisiatif sendiri nyuri sana-sini. Tapi hasilnya nyata.

  4. Radar jauh jauh dengan jangkauan 800km ???? Low begitu mah masih mending radar mobille Thales MASTER-T milik SATRAD TNI , kalau ga salah MASTER-T memiliki jangkaun lebih dari 1500km ( kalau ga salah ea , kalau salah ea benerin )

    • sebelum di bully mba CARIN ganteng mo diterangin duluan soal jangkauan radar Thomson Thales MASTER-T satrad TNI .
      Max Jangkaun 440km dipasang berjajar sebanyak 6 unit pada jarak 400km /unit . Jadi 400 X 6 = 2400km ??????
      imho : saat ini Satrad TNI memiliki Thales Master-T sebanyak 12 unit ( katanya ) dari 32 unit yang direncanakan . Dan itu diluar radar satrad model lain .

  5. model nya persis kaya radar soviet “Duga” yg bisa mendeteksi peluncuran ICBM..

  6. Bukan dunia aja, radar sampai planet mars pun bisa trjangkau…tp radarnya di taruh di mars…ha ha ha…

  7. Ngitungnya tuh bukan jarak jangkau radarnya tapi luas wilayah yg bisa dicover radar tsb. Luas total per radar 3,14x400x400 = 502.400 km2 x 6 = 3.014.400 km2. Masih 40-45% wilayah yg terkover. tapi itu belum dihitung pake jenis radar lainnya. Kalo Radar punya Iran bisa cover seluas 2.009.600 km2, kalo punya 3 berarti bisa cover 6.028.800km2. Coba Indonesia beli radar buatan Rusia yg jangkauannya 3.000 km, Luas jangkauannya bisa 28.260.000 km2, seluruh ASEAN, Guam, Sebagian China, Seluruh Australia, Cocos & Cristmas bisa kekover semua tuh.

    • Setuju bung@Putra, …. memang idealnya kita sebagai negara besar dg wilayah yg luas perlu sekali memiliki jenis radar OTH ini, misalnya saja OTH “Container” dari Rusia, …. meskipun harga sebuah sistem pengadaan OTH ini cukup fantastis, namun demikian apalah artinya nilai sebuah harga bila dibandingkan Keutuhan dan Kedaulatan NKRI utk saat ini maupun dimasa yg akan datang.

  8. Radar ini bisa ndetect mukidi gak ?? Xixi…

  9. Yang di atas biar pada argumet dech…kan sudah pinter semua…..

    yang di bawah nyimak aja sambil sruput kopi sianida.

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)