Feb 112017
 

MOSKOW – Sebuah konsorsium yang terdiri dari universitas dan perusahaan Italia bermaksud untuk berinvestasi sebesar € 40 juta (567 milyar rupiah) untuk eksperimen bersama Rusia untuk membuat simulasi penerbangan ruang angkasa berawak ke planet lain, menurut manajer proyek perwakilan Italia Sauro Addidati pada hari Senin, 6 Februari 2017. (TASS Defense)

“Anggaran penuh untuk penyatuan perusahaan dan universitas negara ini sekitar 40 juta euro”, kata Sauro dalam sebuah konferensi di Moskow.

Menurut Sauro, Italia berniat untuk kerjasama sebagai bagian eksperimen di bidang biologis-medis, farmakologi dan solusi teknologi.

“Berdasarkan kesamaan teknologi know-how, saat ini kami telah mampu untuk mengembangkan teknologi baru yang akan diterapkan tidak hanya untuk tujuan ilmiah dalam penerbangan ruang angkasa, tetapi juga akan menemukan aplikasi untuk tujuan komersial”, katanya.

Institute of Medico-Biological Problems dari Akademi Sains Rusia, yang bertindak sebagai penyelenggara eksperimen, mengatakan sebelumnya bahwa lebih dari 20 perusahaan, industri dan universitas telah bergabung dengan konsorsium ilmiah dan industri Italia, yang akan mewakili dan memilih bidang penelitian yang paling menarik dan akan dimasukkan dalam program isolasi.

Banyak negara bergabung dalam proyek Rusia

Jepang, Perancis, Jerman dan Italia berniat untuk ambil bagian dalam proyek bersama dengan Rusia untuk simulasi penerbangan berawak ke planet lain, kata Kepala Departemen Institut Medico-Biological Problems, Mark Belakovsky pada hari Senin.

“Pembicaraan yang sangat intensif dengan rekan-rekan kami dari Jepang yang akan berkunjung di bulan Maret untuk negosiasi khusus pada kontrak karena kita telah membahas parameter dasar program ilmiah dan teknis”, katanya

“Pembicaraan awal dengan perwakilan dari lembaga antariksa Jerman, Prancis dan Italia telah memberikan persetujuan mereka untuk berpartisipasi dalam proyek ini. Ada beberapa ilmuwan yang telah bergabung bersama kami dari Belgia, Perancis, Kanada, Jerman dan Rumania. Termasuk sejumlah perusahaan yang telah mendekati kami, khususnya Airbus”, kata Belakovsky.

Kru percobaan pertama akan di isolasi sebagai bagian dari persiapan untuk penerbangan ke planet lain melibatkan partisipasi relawan dari Jepang dan Jerman, kata Belakovsky.

“Kami berencana untuk mengadakan percobaan teknis pada dua minggu pertama di bulan Oktober. Telah ada aplikasi dari salah satu perusahaan Jepang dan Jerman” tambahnya.

Ada juga rencana untuk memilih dua atau tiga orang wanita diantara 6 awak tersebut, kata Belakovsky.

Institute of Medico-Biological Problems dan NASA sebelumnya sepakat untuk mengadakan serangkaian percobaan isolasi bersama untuk mempelajari psikologi dan kapasitas kerja manusia dalam penerbangan ruang angkasa jangka panjang. Percobaan akan diselenggarakan di kompleks lembaga eksperimental darat tahun 2017-2021.

Institute of Medico-Biological Problems telah mengadakan puluhan percobaan serupa sejak tahun 1967, diantaranya A Year in Spaceship (1967-1968), HUBES (1994), EKOPSY (1995), SFINCSS (2000), Mars-500 (2007-2011).

Proyek Mars-500 meniru penerbangan ke Planet Merah dan berlangsung selama 520 hari. Sebuah kompleks darat khusus didirikan untuk tujuan ini.

Pada bulan Oktober-November 2015, dilakukan percobaan Moon-2015 selama 9 hari, diadakan di Moskow untuk mengisolasi enam gadis di kompleks darat yang tertutup rapat. Peserta proyek melakukan peran sebagai awak pesawat ruang angkasa yang berada di bulan.

JakartaGreater

Artikel Terkait :

  9 Responses to “Italia Berinvestasi 40 Juta Euro di Rusia”

  1. pertamax

  2. test…

  3. mengapa 6 gadis,, mengapa tidak laki laki??
    ada yg bisa jelaskan?

  4. Indonesia kok gak ikutan konsorsium antariksa begian ya? Gak ada dana atau memang gak punya niatan.

  5. Katanya Indonesia mau bikin pusat antariksa di Papua, kanapa gak ikut penelitian bareng Rusia ya? Kan tidak sampai 1 trilyun dananya, Itali ambil 4 bidang penelitian aja cuma 567 milyar… Hm… ntahlah…

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)